
Angelly terlihat senang bermain di taman. dia sangat bosan jika sepanjang hari hanya menunggu ibunya selesai bekerja. sudah sangat lama dia tidak pergi ke taman seperti ini.
" papa, Lily mau es krim". pinta Angel." baiklah, ayo kita pergi, kamu bisa pilih sendiri apa yang kamu mau"." baik".
Angelly menggandeng tangan papanya dengan erat. Dia memilih es krim Strawberry dan vanila, dia sangat lahap memakannya hingga dia merasa bahwa es krim membekukan kepalanya. papa nya tersenyum melihat gadis kecilnya ini.
Selesai bermain di taman, mereka pergi berbelanja di mall dan bermain bersama. Papa nya membelikan dia beberapa buku, karena putrinya ini sangat suka membaca. saat berkeliling toko buku, Angel melihat beberapa alat musik, dia merasa kagum dengan sebuah biola, lama sekali dia melihat, bahkan ketika papanya memanggil dia tidak mendengarkan.
" Lily, kamu sedang apa". tanya papanya yang tidak di respon anaknya itu." permisi"." ya tuan ada yang bisa saya bantu". seorang pekerja menghampiri papa dan anak ini." saya ingin membeli biola itu"." baik tuan"." dan buku-buku yang kami pilih tadi"." baik. ada lagi tuan"." tidak itu saja".
Angelly masih melihat ke arah biola itu. saat papanya menggandeng tangannya untuk membayar dia baru tersadar.
__ADS_1
Angel sangat terkejut, biola yang dia lihat tadi di belikan oleh papanya. dia sangat senang.
Angel berjanji pada dirinya sendiri, akan menjadi seorang pemain biola yang bisa membanggakan papa dan ibunya nanti.
dalam perjalanan pulang ke restoran Angel tertidur di bangku depan, papanya menurunkan bangku agar Angel lebih nyaman untuk tidur.
" kalian sudah datang, bagaimana perjalanannya". tanya ibu Angel." dia sampai tertidur"." dia terlalu senang".
" Lily selalu menatap biola ini di toko buku, jadi aku belikan untuknya, sepertinya dia sangat suka dengan biola"." benarkah. terimakasih"." untuk apa kamu berterimakasih ini memang sudah kewajibanku bukan"." ya, tapi kita....". ibu Angel menundukkan kepalanya." apa kamu ingin kita seperti dulu"." yang benar saja"." aku sudah berpisah dengan Juli"." benarkah, tapi kenapa"." aku punya alasan sendiri". Papa Angel mengusap kepala ibunya.
Davidpun pamit untuk pulang, dia mencium kening putrinya.
__ADS_1
dia merasa berat meninggalkan ibu dan anak itu. dia sangat berharap mantan istrinya itu dapat menerima dan hidup bersama lagi.
David sudah membulatkan tekadnya dia akan kembali kepada mereka dan melindunginya dengan semua yang dia punya.
Hari senin tiba, Angel masuk ke sekolah barunya. dia merasa malu dan gugup, banyak mobil bagus di sekolahnya ini. Ibunya menggandeng tangannya untuk pergi ke ruang guru.
sesampainya di sana, ibu Angel sangat kaget kakek Kai menyambut mereka.
" ah tuan. selamat pagi"." Angelly akhirnya pindah ke sini ya"." ya kakek"." Lily kamu tidak sopan". Kakek Kai tertawa." tidak apa nyonya, saya yang memintanya untuk memanggil saya kakek".
Angelly dan ibunya di antar berkeliling sekolah. Tk, Sd ,Smp, dan Sma menjadi satu sekolah, sedangkan untuk universitas berada di seberangnya. di sekolah ini memberikan fasilitas yang sangat lengkap dan para guru yang profesional, sangat wajar jika sekolah ini sangat mahal, kebanyakkan yang lulus akan mudah mendapatkan pekerjaan.
__ADS_1
Kantin sekolah juga menjaga masalah kebersihan makanannya, ibu angel merasa tenang jika putrinya sekolah di sini, tidak seperti dengan sebelumnya, walaupun nantinya dia harus bekerja keras.