My Beloved Boy

My Beloved Boy
75


__ADS_3

Angelly membantin badannya ke kasur nya. dia lelah dan juga sangat marah, di depan Angel selama ini mereka hanya pura-pura baik padanya, nyatanya di belakang mereka tidak sebaik itu.


Hanya karena dia lebih cantik dari anggota lainnya dia menjadi bahan ejekkan orang lain, hanya karena permainan biola mereka lebih profesional darinya mereka bisa seenaknya sendiri.


Angelly mulai berfikir apa dengan tubuhnya itu dia bisa menjadi seorang bintang yang dia inginkan, menjadi seorang yang lebih terkenal lagi.


Malamnya Kai pulang telat, Angel semakin marah, baru saja ingin berganti pakaian Angel sudah menghampiri Kai.


..." kenapa baru pulang. ini sudah lewat jam kerja kamu kemana?" tanya Angel pada suaminya itu." banyak pekerjaan di kantor, ada beberapa klien dan sekarang baru selesai dan pulang"." bukannya memberi kabar, kamu malah mendiamkan aku dan tidak meninggalkan pesan satupun untukku"." maaf ya, aku mau ganti pakaian dulu kamu istirahat lah dulu"....


Angel ingin sekali cerita kejadian hari ini, tapi dulu Kai sudah tidak memberikan izin padanya untuk masuk ke orkestra, tapi inilah yang Angel inginkan selama ini.

__ADS_1


sudahlah! batin Angel.


Hari demi hari berlalu, Kai terlalu sibuk setelah liburan panjang mereka tempo hari. Ini yang Angel tidak suka dari Kai, dia penggila pekerjaan hanya punya waktu sedikit dengannya, bahkan Kai jarang sekali menyentuhnya.


di tempat kerja Angel masih di perlakukan sama oleh para anggota, dia semakin tidak tahan.


sepulangnya Angel bekerja, dia menelpon produser yang telah menolak karyanya secara terang-terangan itu.


..." ya nona Angel ada apa?". tanya produser." tuan, apa yang kemarin itu masih berlaku?"." apa kamu berubah fikiran sekarang?"." tanyanya!." ya. tapi apa anda benar-benar akan membuat saya lebih terkenal lagi nantinya"." tentu saja kamu akan menjadi bintang baru tahun ini dan seterusnya selama kamu bersikap baik"." baiklah tuan"." temui aku di hotel L. malam ini di kamar nomor 3346"." baik tuan"....


tidak lama kemudian Angel mendapat pesan dari Kai bahwa hari ini dia tidak pulang, karena harus keluar kota bersama kliennya. Suatu kebetulan, batin Angel.

__ADS_1


malamnya dia bergegas berdandan dan pergi keluar dengan alasan ingin bertemu dengan Della sahabat baiknya.


selama perjalanan dia sangat was-was. Jikaa gagal dia tidak tahu harus bagaimana lagi nantinya.


di kamar 3446, produser itu telah menunggunya, layaknya seperti seekor babi yang sedang duduk dia menghampiri Angel yang msih berdiri mematung melihat produser itu.


..." nona Angel, kenapa anda diam tanpa bahasa begitu. mari duduk lah dulu"." hmmm ya"." ini minumlah dulu. relax saja nanti pada akhirnya kamu akan terbiasa"....


Tanpa fikir panjang Angel meminum minuman yang telah di siapkan, rasanya tidak enak untuk di minum, tapi produser itu memaksanya untuk minum hingga habis. Beberpaa kali Angel tersedak dan pria itu hanya tersenyum senang. Dia tidak akan melepas Angel begitu saja, barang bagus tentu saja pria tua itu tidak akan melewatkannya.


tiba-tiba Angelly merasa tidak nyaman ada sesuatu yang aneh pada dirinya,rasanya panas dan juga menyakitkan.

__ADS_1


melihat Angel sudah bereaksi pria tua itu mencoba menggoda dan langsung memakan Angel.


dia menikmati malam itu, tanpa sadar Angel lebih menikmari permainan pria tua itu membuatnya sangat nyaman, bahkan Kai tidak pernah seperti itu terhadapnya.


__ADS_2