My Beloved Boy

My Beloved Boy
#20


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Olive kembali ke rumahnya. sunyi sekali, mungkin orang tuanya belum pulang dari syuting ataupun model iklan, atau mungkin saja sedang bersama orang lain. bersama teman-temannya memang lebih menyenangkan.


"Brak".


pintu depan rumah Olive di banting dengan sangat keras. dia melihat keluar, ayahnya datang dalam kondisi mabuk berat, dia memarahi setiap pekerja di rumah mereka. dia seperti orang gila baru saja. Dia baru tahu sifat suka minumnya di turunkan dari siapa.


..." Olive"." ya, ayah ada apa"." dimana ibumu kenapa dia tidak mengangkat telponku"." mana Live tau ibu dimana"." dasar kalian anak dan ibu tidak berguna"." apa?. tidak berguna terus saja menyalahkan aku dan ibu"." anak kurang ajar kesini kamu"....


Olive buru-buru masuk ke kamar dan menguncinya, agar ayahnya tidak masuk. dia menelpon ibunya yang nomornya hanya dia yang tahu, bahkan produser saja tidak tahu nomor ini.


..." Bu, ibu dimana"." ibu di kantor pencatatan sipil"." untuk apa bu?"." Live sayang, ibu sudah lelah dengan ayahmu, kamu juga kan"." hmmm"." sayang tenanglah ya, tunggu ibu pulang kita akan mencari rumah baru nanti"." oke"." ayahmu semakin menjadi-jadi. ibu ingin mengakhirinya"." hmmm"." baiklah ibu masih ada urusan, kamu makan lah dulu ya"." Olive mau jalan-jalan"." ya sudah hati-hati ya"....


Olive menghela nafas, begini kah akhirnya. di satu sisi dia sangat sedih, tapi di sisi lain dia jua bersykur akhirnya semua ini berakhir walau menyakitkan.


Dia menelpon pacarnya Ethan, tapi dia belum mengangkatnya, mungkin dia masih sibuk bekerja sekarang. dia memutuskan untuk pergi sendiri. Ayahnya sedang tidur di sofa, mungkin malam tadi dia sedang bersama wanita lain. pria brengsek batin Live.


dia menelpon Della, ternyata dia di sekolah sedang mengurus surat pindah. dia hampir lupa untuk pindah sekolah yang sama dengan Angelly, nanti saja lah fikirnya. dia pergi keliling kota menghilangkan penatnya dan fikirannya. Live memarkir mobilnya di sebuah toko ice cream langganannya dan teman-temannya. di balik jendela toko dia melihat Ethan bersama seseorang, pantas saja dia terasa tidak asing dengan mobil yang ada di sampingnya tadi. mereka bergenggaman tangan dan saling menatap satu sama lain, Ethan memberikan cincin pada wanita itu dan dia menerimanya.

__ADS_1


Apa tidak ada pria yang baik-baik saja di dunia ini, batin Olive. dia masuk kembali ke mobilnya dan pergi dari sana. sekarang dia berkendara ke pinggir laut, pergi ke laut begini memang lebih baik untuk menghilangkan penatnya. hari mulai senja, dia sangat suka melihat matahari terbenam begini.


Olive kembali mengendarai mobil sedannya, dia malas untuk pulang ke rumah, jika dia kerumah Della, rumah itu penuh kehangatan keluarga, dia tidak suka hal itu. jika dia pergi ke rumah Angelly, dia akan merasa bosan dengan buku-buku yang menumpuk di rumahnya itu. dia pergi ke sebuah hotel dan memesan kamar di sana. sekarang dia bisa tidur nyenyak.


...****...


..." Ya bu ada apa?"." kamu tidur dimana Live"." di hotel, kenapa bu"." tidak. kamu nyenyak.tidurnya"." ya bu, ini sangat nyaman. urusan ibu sudah selesai, oh iya katanya kamu ingin pindah sekolah yang sama dengan Della dan Anggela. nanti akan ibu urus semuanya ya."." baik bu terimakasih"." kamu kapan pulang"." mungkin dalam bebetapa hari bu"." baiklah, kamu hati2 ya"." baik"....


Ethan menelponnya untuk mengajak bertemu di toko ice Cream, entah kenapa Olive merasa hidupnya menyedihkan. ayah dan pacarnya lebih memilih wanita lain. Mungkin karena dia kurang cantik dan kurang menarik. dia mengiyakan ajakan Ethan.


Hatinya tidak beraturan, dia ingin marah semarahnya, dia ingin berteriak dan ingin menampar seseorang sekarang.


..." hi, Olive udah nunggu lama ya"." tidak, mau bicara apa"." apa aku perlu duduk dulu"." tidak, kamu berdiri lebih baik. ada apa?"." begini aku ingin..."." siapa dia?"." apa"." aku tanya dia siapa"." oh, dia teman sekantorku, dan aku melamarnya tempo hari, dan dia setuju, jadi aku.."." baik kita putus. bye pergi kamu"." tapi Live"." hais. kamu fikir aku akan menangis tersedu-sedu melarang kamu pergi, jangan tinggalkan aku. begitu. maaf itu tidak berlaku untuk diriku"." baiklah. aku pergi. hapus kontakku dari hp mu"." sebelum kamu bilang juga sudah aku hapus dari kemarin kok"." apa"." sana pergi aku males liat muka mu"....


Ethan pergi meninggalkannya. sekarang dia sangat membenci yang namanya laki-laki, tapi nanti pada akhirnya dia akan menikah juga dengan seorang pria dan punya anak. semoga saja nanti dia akan mendapatkan orang yang benar-benar baik.


...****...

__ADS_1


Angelly meminta Olive mengajarinya menyetir mobil, dia bilang bahwa ayahnya membelikannya sebuah mobil, tapi dia tidak bisa membawanya, jadi dia minta di ajarkan oleh Olive. yah dia juga merasa bosan di rumah. alhasil dia mengiyakan dan mengajak Della, katanya Della juga ingin berenang di rumah Lily.


Olive dan Della sangat terkejut. Ayahnya memberikan mobil sport keluaran terbaru berwarna biru. dan itu warna yang di sukai Angelly.


Olive membawanya ke sebuah lahan kosong, dan mengajarinya di sana. dia sangat suka dengan mobil Angelly ini, andai ibunya membelikan juga. Sedangkan Della tinggal di rumah Angel untuk berenang.


..."Ngel kita tukeran mobil yu"." eh bagaimana bisa"." ini keren banget, aku ingin punya seperti ini"." kamu boleh kok meminjamnya"." benarkah, tapi nanti papamu akan marah padaku"." tidak akan, berani dia marah-marah"." hahaha. definisi papa takut dengan anak ya"." ya begitulah. ajarin aku oke"." oke"...


Olive mengajari Angel dengan penuh kesabaran, dan Angelly hampir menyerah di buatnya, tapi dia ingin mengendarai mobil ini. hari semakin sore. dia mengizinkan Olive membawa mobilnya kerumahnya.


setiap hari dia mengajari Angelly sampai bisa. sekarang mereka bertiga sudah satu sekolah, Angel tidak perlu lagi homeschooling. mereka berangkat dengan mobil sport milik Angel, dan mereka menjadi pusat perhatian orang-orang.


mereka bertiga tidak peduli dan asik sendiri dengan dunia pertemanan mereka. mereka menjadi primadona baru di sekolah itu.


Angelly yang pintar dan cantik, Olive dia seenaknya sendiri, cerewet, tapi dia seorang penyayang, Della si pendiam dan anak orang paling kaya di antara mereka bertiga, dia menjadi penengah antara Lily dan Olive.


Di sekolah baru ini banyak yang menyatakan suka dengan mereka, tapi mereka tolak, dan banyak wanita yang iri dengan mereka bertiga

__ADS_1


satu minggu telah berlalu, Angelly akhirnya bisa menyetir tapi dia masih belum berani membawa sendiri, dan Olive masih menjadi pemandu untuk Angel


__ADS_2