My Beloved Boy

My Beloved Boy
#35


__ADS_3

Kamar hotel tempat Angelly meningap.


Dia hanya menatap keluar jendela yang sangat besar itu. melihat pemandangan kota yang sangat sibuk bahkan di malam hari.


Rey, manager barunya sangat sensitif. dia tidak bisa sebebas dulu, sebelum bertemu Rey dia hanya seorang pemain biola panggilan saja, tapi saat pertama kali dia bertemu Rey 2 tahun yang lalu, barulah dia menjadi seorang Violonis dan sekarang dia akan menggelar konser tunggal pertamanya di kota S. kota yang menyimpan banyak kenangan untuk Angelly.


" kamu sedang apa kenapa tidak istirahat"." ah Rey, aku belum menganruk"." tidur lah besok kita akan sangat sibuk"." ya"." sepertinya ada yang menganjal ya"." ti.. tidak kok"." hais, wajah cantikmu ini memperlihatkannya sangat jelas". Rey menyentuh lembur wajah Angel.


Angelly sangat tahu bahwa Rey sangat menyukainya dan segala cara dia mau mendekati Angel.


Hingga dia membuatny menjadi seorang Violonis terkenal seperti sekarang.

__ADS_1


bahkan ibu dan papanya hdup bahagia di luar negeri dan mereka memiliki perusahaan yang sangat maju dan berkembang sangat cepat.


Angelly sangat rindu dengan sosok Kai, bagaimana bisa di dengan mudahnya melupakan cinta pertamanya. tapi hidup Kai pastinya sekarang sudah sangat bahagia walau tanpa dia.


sebuah nomor privat menghubungi Angel. awalnya dia ragu dengan telpon itu, beberapa menit kemudian dia memberanikan diri mengangkatnya.


" ya, siapa? haloo"." hai Lily, apa kabar". suara pria di seberang sana membuatnya tersipu." Kai?". tebak Angel." ya.. bagaimana kabarmu selama ini"." aku baik saja,,, hmmm bagaimana dengan..."." keluargaku. ya mereka baik. anakku juga tumbuh dengan sangat cepat"." hmmmm"." aku rindu kamu". kata Kai tiba-tiba membuat Angel terdiam.


Air mata Angel tumpah, ini yang dia inginkan, tapi dia tidak bisa memaksa Kai bersama dengannya dia sudah memiliki kehidupannya sendiri sekarang.


" ku dengar kalian sangat sukses ya sekarang"." hmmm ya"." anak kamu sekarang dimana?"." dia bersama Violet di rumah...."." Angelly". kata Kai memotong pembicaraan Angel." kamu kenapa baru kembali sekarang?"." tak apa"." aku rindu padamu, sangat. bagaimana ini aku ingin bertemu". sambung Kai.

__ADS_1


Gadis itu hanya terdiam dengan handphone di telinga kanannya, air mata yang dia tahan keluar dengan sendirinya.


ketika menyayangi seseorang dengan tulus, tapi pada akhirnya di tinggalkan dengan cara tragis.


Bagaimana bisa seorang pria beristri dan mempunyai anak merindukan mantan kekasihnya.


" aku lelah Kai. selamat malam"." Lily. aku ingin bertemu. bolehkah"." maaf aku sibuk, dan aku tidak punya waktu"." hah baiklah. selamat malam".


Angel menutup telponnya dengan segera,, bagaimana mungkin Kai masih menyimpan nomornya tapi dia baru menghubungi Angel sekarang. Batin Angelly.


Gadis itu merebahkan badannya di tempat tidur, dia ingin tidur dengan segera, sebelum dia menangis lagi seperti dahulu, saat dia berada di luar negeri dan hanya memikirkan perasaannya kepada Kai, hingga tahun-tahun berlalu. sekarang dia harus merasakan perasaan itu lagi dan lagi, terasa sesak dan membuatnya trauma. dia tidak ingin menjalin hubungan asmara.

__ADS_1


Malam berganti pagi, Rey sudah menyiapkan sarapan untuk Angel, tapi Angel sedang sibuk dengan bak mandinya dia ingin menjernihkan kepalanya terlebih dahulu.


__ADS_2