My Beloved Boy

My Beloved Boy
87


__ADS_3

..." Angel, jaga bicara kamu. tidak sopan". tegur Kai." **** apa aku salah bicara Kai. dia memang bekas orang bukan cuma kamu kan, bukannya dia dulu bekerja di bar. wajar jika aku bilang dia bekas orang kan". nada bicara Angel semakin meninggi....


Olive hanya bisa tersenyum, ya Angelly memang benar, dia pernah bekerja di Bar, tapi bukan berarti dia bekas banyak orang. apa seorang pelayan Bar juga termasuk bekas banyak orang batin Olive.


Melisa hanya tertawa kecil, dia tahu betul bagaimana kakak iparnya itu, Adelline banyak cerita padanya tentang Olive. Dari bagaimana kerjanya hingga masa lalu Olive dan Kai.


..."* kenapa kamu tertawa begitu?".**tanya Angel pada Melisa." tidak aku hanya merasa lucu saja, bahkan aku yang tidak melihat dengan mata kepalaku sendiri saja tahu kok apa yang kakak iparku ini lakukan di sana"." sok tahu sekali kamu"." ya nyonya Wyatt, saya memang sok tahu. tapi dari sok tahunya saja, saya lebih tahu dari anda. sudahlah, kak Live temani aku masuk". Olive mengangguk.*...

__ADS_1


kini tinggal Angel, Kai dan Alex saja yang berada di taman. dengan percaya diri Angel merasa dirinya benar semua yang di katakan itu benar.


..."* Kai tolong jaga bicara istrimu"." maafkan saya"." Kai untuk apa kamu meminta maaf padanya"." sudahlah, ayo kita pulang. kami permisi Lex. terimakasih".** Kai menarik tangan Angel dengan keras, dia malu dan juga sangat marah.*...


Alex hanya melambaikan tangan, dia marah tapi dia hanya diam jika mau dia bisa saja menghancurkan keluarga Wyatt, tapi jika dia melakukannya Olive pasti akan marah padanya.


..." kak, apa kamu tidak marah pada sikap Angel itu". tanya Melisa pada Olive di meja dapur." aku memang marah, tapi ya sudahlah, kalau aku melawan aku yang lelah nantinya"." kak, kami bisa bantu kakak"." tidak Lisa. ini hanya masalah kecil, aku juga paham, Angelly itu sangat benci padaku dan Lily. aku memang salah tapi sekarang sudah berakhir"." ugh kakakku ini". Melisa memeluk Olive dengan erat." jika kamu memelukku seperti ini bagaimana aku bisa masak"." kak, kan ada koki dirumah, kenapa kakak malah masak sendiri"." aku hanya suka saja. apa kamu tidak suka"." tidak masakan kakak yang terbaik, ya kan ka Alex"....

__ADS_1


Olive menoleh ke arah belakangnya, Alex rupanya sudah lama melihatnya. Olive membawa masakan yang baru dia masak dan menghampiri Alex, dia menyuapi Alex untuk mencoba masakannya.


..." bagaimana?"." enak seperti biasanya"." syukurlah"." Live"." ya kenapa Lex"." kamu baik-baik saja kan"....


Melisa segera meninggalkan kedua orang itu untuk berbicara, dia tahu bahwa kakaknya dan Olive harus berbicara berdua agar Olive terbiasa dengan kakaknya itu.


..." bohong jika aku bilang aku baik-baik saja tentu aku merasa sedih tapi aku malas untuk berdebat"." ughh, aku sakit melihat kamu begini. bagaimana jika ku hancurkan saja mereka"." jangan.. kasihan masa depan anak yang Angel kandung. sudah cukup aku dan Lily merasakan sakitnya, jangan sampai bayi itu juga"." apa kamu tidak penasaran itu bayi siapa"." Kai kan,, dia suami Angel"." tidak sayang kamu salah itu bukan anak mereka"." lalu bayi siapa"." produser Ivan"." apa? produser yang menjadi sponsornya itu. kamu jangan bercanda"." tidak aku sungguh-sungguh"." hah.. sudahlah Lex. itu masalah mereka. kita tidak usah ikut campur ya"." baiklah"....

__ADS_1


Alex mencium kening istrinya dan memeluknya dengan lembut, mengelus rambut Olive dan memegang tangannya.


__ADS_2