
Sudah setengah tahun Lilyan tinggal bersama ayah daan ibu tirinya, dia menempati kamarnya lagi dan bersekolah di tempat yang baru. Apa Lilyan bahagia. tidak. dia sangat merindukan sosok mamanya yang begitu sayang padanya. Ibu tiri yang dia anggap lebih baik ternyata kebalikannya.
Angelly tidak mau mengurus anak itu dan menyerahkan semuanya kepada pengasuh anak. Dia menganggap Lilyan adalah sumber masalah baginya, bahkan mama Kai menganggap Lilyan adalah seorang anak haram yang merepotkan. Angel menjadi sangat sibuk ketika menetap di kota S, dia selalu mendapat undangan sebagai seorang Violis, namanya semakin melambung tinggi.
..." Bibi, bolehkah Lily meminjam telpon". tanya Lilyan pada pengasuhnya." tidak". Lilyan semakin sedih, dia tidak tahu bagaimana cara untuk menghubungi mamanya....
Ketika di sekolah Lilyan menjadi bahan ejekan teman-temannya, banyak yang mengatakan bahwa dia adalah anak haram. ketika acra sekolahpun ayah dan ibu tirinya juga tidak hadir.
Suatu hari Lilyan membolos dari sekolah, dia pergi ke taman kota, dia sangat sedih, dia ingin mamanya kembali.
ketika dia sedang bermain ayunan, dia melihat sosok wanita yang sangat mirip dengan mamanya.
__ADS_1
..." Mama". teriak Lilyan pada wanita itu." eh adik kecil aku bukan mama kamu"." Lilyan, sedang apa kamu di sini" . kata seorang pria di samping wanita itu, dia adalah Liam dan pacanya....
..." maaf Lily kira anda adalah mama saya"." sayang kamu kenal dengan adik kecil ini". tanya pacar Liam." ya, dia anak temanku yang pernah aku ceritakan padamu"." oh yang itu. hey Lily nama ku Natali. kamu kenapa bisa disini" ." Lily pergi dari sekolah Lily ingin bertemu mama". tangisan Lily semakin menjadi-jadi. ...
Liam dan pacarnya menjadi iba, kebetulan Liam beberapa hari lagi akan bertemu dengan Olive di kota S untuk membicarakan bisnisnya dengan Natali.
Liam memberikan nomor telpon dan hari dia akan bertemu dengan Olive. Lilyan terlihat sangat senang. dia ingin kembali pada mamanya lagi.
..." kemana saja kamu. sekolahmu menelpon ku mengatakan kamu bolos dari sekolah". Kata Angel dengan marah." tidak tahu bersykur kamu ya Lily sudah baik kami mau mengurus kamu sekarang kamu bikin masalah ya, banyak teman-teman nenek yang mengeluh tentang kamu. memang mirip mama kamu". Lilyan hanya menundukkan kepalanya saja, dia tidak berani menatap kedua orang itu....
Lilyan fikir mereka lebih baik dari mamanya ternyata dia salah. mereka jauh lebih jahat.
__ADS_1
Lily membaringkan badannya ke kasur, barang-barang di kamarnya ini sangat mewah dia menjadi tidak suka. semakin dia menjadi anak orang kaya dia menjadi semakin tertekan.
dia sangat rindu pada mamanya.
Di sekolah lagi-lagi Lily lupa mengerjakan pr nya, dia di hukum ibu guru berdiri di luar kelas sambil mengangkat 1 kaki selama pelajaran berakhir.
..."Lebih baik begini saja. ini lebih baik". Guman Lily dia tersenyum senang, dari pada dia harus berada di kelas yang menakutkan itu lebih baik dia diluar begini saja....
2 jam berlalu pelajaran sudah berhenti. tiba saat istirahat teman-temannya mengerjai Lily lagi dengan melemparkan semua isi tasnya ke luar jendela, kelas Lilyan berada di tingkat 3 dia semakin kesal, teman-temannya semakin jahat padanya.
dia sangat ingin kembali kepada mamanya, dia sudah tidak tahan di perlakukan orang begini.
__ADS_1