My Beloved Boy

My Beloved Boy
109


__ADS_3

Telat datang bulan, badan terasa lelah, mual-mual, membuat Olive semakin curiga, jangan-jangan dia hamil. Awalnya dia ragu tapi dia sudah tidak tahan dengan yang dia alami sekarang ini. dengan menggunakan jaket dan topi dia memberanikan diri ke apotik untuk membeli testpack.


sesampainya di rumah dia langsung mencobanya, atau besok pagi saja, karena sesuai dengan petunjuk untuk hasil yang lebih meyakinkan adalah pagi hari, tapi dia tidak sabar, gugup menyelimuti fikirannya.


..." aku hamil. anak Kai kah ini, soalnya terakhir kali aku berhubungan dengannya"....


tiba-tiba pacar Olive datang mengunjunginya, karena dia mendapat kabar dari ayah Olive bahwa putrinya sakit.

__ADS_1


rasa gugup kembali menyelimuti perasaan Olive, dia tahu betul bagaimana sikap pria yang berada di depannya sekarang ini.


..." kamu kenapa?"." aku hanya tidak enak badan"." apa yang kamu sembunyikan itu".". bukan apa-apa"." berikan padaku. kamu hamil, anak siapa?"." Kai"." bukan anakku"....


Olive hanya bisa terdiam, prianya terlihat marah dan menampar tembok rumah Olive. Olive tahu dia merasa kecewa, sudah menjalin hubungan yang sangat lama, tapi mereka tidak bisa memiliki anak. saat Olive melakukannya dengan Kai dia hamil. Entah sebuah keberuntungan atau Mala petaka. tapi bayi ini tidak bersalah.


Ini memang yang Olive inginkan, dia ingin punya teman, dan seorang anak memang yang dia inginkan akhirnya rumah yang begitu besar ini tidak akan terasa sunyi lagi. apa dia harus memberi tahukan ini pada Kai, tapi dia harus melakukan beberapa kali lagi ujian sekolah setelah semua selesai dia akan memberitahukannya kepada Kai. Apa Kai akan menerima bayi ini atau tidak ini tidak akan menjadi masalah baginya. karena dia akan memiliki teman sekarang, yang akan menemani hari-harinya yang akan menemaninya hingga dia menua nanti.

__ADS_1


..." terimakasih bayiku sayang. mama akan menjaga kamu dengan baik. baik-,baik ya di sana"....


Hari semakin malam, dia memutuskan untuk tidur lebih awal besok akan menjadi hari yang sangat panjang.


..." selamat pagi dunia tipu-tipu, selamat pagi anakku sayang. kamu belum bangun juga ya, baiklah hari ini kita harus semangat ya, jangan buat mama muntah-muntah lagi ya. ya walaupun mama belum tahu sekarang kamu bagaimana, tapi mama berharap kamu sehat ya"....


Aktivitas baru bagi Olive, bayi yang akan menemani hari-harinya yang akan datang. Hal yang selama ini dia inginkan, sejak dulu dia juga begitu menyukai Kai, hingga dia dan Kai memiliki anak yang belum tahu apakah dia perempuan atau laki-laki. Akhirnya dia bisa melepaskan diri dari belenggu hubungan yang tidak sehat dengan pacarnya yang sekarang, Dia tahu bahwa pria itu adalah orang suruhan ayahnya untuk menjadi pengawalnya, tapi dia kelewat batas hingga menjalin hubungan tidak sehat dengan Olive tapi bersyukurlah dia bahwa anak ini bukannya anak dari pacarnya yang sekarang, jika itu terjadi dia tidak akan tahu bagaimana tersiksanya dia nantinya.

__ADS_1


..." Live ku dengar kamu sakit ya, bagaimana keadaan kamu sekarang"." aku baik-,baik saja"." sungguh, sykurlah, oh iya kamu mau ikut ke kantin"." tidak terima kasih"." baiklah aku pergi dulu ya"." hmmm"....


Menurut Olive, Angel terlalu cari-cari perhatian, bahkan cerita kesana sini Kai tidak menghiraukannya lagi, tidak peduli padanya lagi, bahkan dia cerita bahwa Kai membuang dirinya. sehingga orang-orang simpati padanya, bahkan banyak orang yang benci kedekatan Olive dan Angel, padahal mereka adalah teman sejak mereka duduk di bangku sekolah menengah pertama hingga sekarang.


__ADS_2