
..." Kai aku hamil"." Kamu yakin"." Aku sudah beberapa kali mengeceknya dan hasilnya tetap sama"." Kamu sudah periksa ke dokter"." Belum, aku tidak berani dan aku hanya sendirian"." Mau ku temani"." Apa kamu tidak sibuk"." Tidak aku akan membuat janji"." Baiklah"....
Perasaan yang campur aduk antara senang dan takut yang Olive rasakan saat ini. Apa benar ini jalan yang harus dia pilih mengakui segalanya pada Kai, tapi apa dia akan bahagia nantinya. Karena yang dia tahu keluarga Kai begitu mencintai Angelly.
Kebetulan hari ini libur, karena sekolah akan mengadakan perpisahan. Pagi-pagi Kai sudah menjemput Olive di vilanya, ini pertama kalinya Kai menjemput Olive dia baru tahu bahwa wanita ini adalah anak orang kaya hanya saja dia tidak pernah menampakkannya.
__ADS_1
..." hallo Kai"." Pagi Live, ini beneran rumah kamu"." Bukan aku hanya tinggal sementara disini"." Ku fikir ini punya kamu"." Tidak aku hanya menumpang hidup saja"." Oh, orang tua kamu dimana"." Mereka berpisah"." Oh maaf"." Tak apa. Ngomong-ngomong bagaimana dengan dokternya dan dimana"." Sudah ku atur semua"." Ngomong-ngomong sudah berapa lama"." Mungkin sejak ujian kemarin"." Hmmm"....
Sepanjang perjalanan hanya diam tanpa kata hanya di temani alunan lagu mobil saja, tanpa sepatah kata tanpa basa basi membuat perjlanan terasa sangat lama. Olive mulai cemas apa Kai akan menerimanya atau tidak, dia telah memantapkan hati jika Kai keberatan dan tidak percaya bahwa bayi ini adalah anak kandung Kai.
Akhirnya sampai di rumah sakit yang Kai janjikan, rasa deg deg kan menghampiri keduanya. Kai ragu pada Olive, Olivepun juga begitu pada Kai saling tidak percaya satu sama lain membuat keduanya semakin ragu.
__ADS_1
..." apa benar dia anakku"." Hmm dan ya sekarang dia berumur 3 bulan"." Mungkin ini karena aku terlalu dekat denganmu"." Jadi bagaimana"." Lebih baik kita bicarakan di tempat lain saja"....
Kai melaju mobilnya ke sebuah cafe, sepanjang jalan dia hanya terdiam tanpa kata, antara percaya dan tidak tapi selama beberapa bulan ini dia hanya bersama Olive, mungkin benar itu adalah anaknya. Kai terlihat berfikir keras bagaimana kedepannya jika dia menikahi Olive, bagaimana perasaan Angel dan keluarganya nanti, bahkan dia akan punya anak dalam waktu 6 blan nanti.
Sesampainya di cafe, Kai memesankan kue manis untuknya, karena Kai tahu bahwa Olive sangat menyukai makanan manis terutama kue rainbow cake.
__ADS_1
..." terimakasih Kai"." Aku akan bertanggung jawab, tapi mungkin aku tidak bisa membuat pesta pernikahan yang mewah karena keadaanku sekarang ini"." Aku mengerti, aku juga tidak ingin pernikahan yang mewah. Kapan kita akan mencatat pernikahan kita"." Biar aku saja yang mengurus semuanya"." Baiklah. Tapi Kai kamu baik-baik saja kan"." Di bilang baik-baik saja tentu tidak, ini terlalu mendadak dan aku belum siap tapi bayi itu tidak bersalah dan aku harus bertanggung jawab"." Apa kamu merasa terbebani Kai, jika iya aku tidak mau membebani kamu, aku bisa mengurusnya sendiri"." Apa kamu bodoh kalau aku bilang akan tanggung jawab ya akan ku lakukan". Bentak Kai pada Olive. Olive hanya bisa menundukkan wajahnya Kai membuatnya malu dia membentaknya dengan begitu keras....