
Disebuah Vila yang jauh dari perkotaan, Olive dan Lilyan hidup dalam ketenangan di temani pengurus rumah dan istrinya. Lily pelan-pelan sudah menerima kehidupannya di tempat itu bebagai macam bunga ada di belakang vila mereka. sebuah bunga lili tumbuh cantik di taman.
" Mama, bunga ini cantik sekali"." ya seperti kamu"." apa Lily secantik itu ma"." tentu saja, sama seperti bunga Lily putih ini, dia melambangkan kesucian dan kemurnian"." benarkah??"." oh iya bagaimana di sekolah baru"." Lily tidak suka ma. mereka jahat. mereka bilang Lily adalah anak pungut"." yang benar saja. biarkan saja. toh kamu kan memang anak pungut dari rahim mama".
Olive memeluk erat putrinya itu, walaupun banyak orang yang menilainya negatif, dan dia memiliki anak di luar nikah dia tidak peduli, anak ini tidak bersalah, dialah yang menginginkannya.
" Lily, jangan pedulikan apa kata orang lain, kamu ya kamu. yang harus kamu tahu, kamu anugerah untuk mama. kamu itu semangat hidup untuk mama. jadi biarkan saja orang mau bicara apapun, mereka hanya menilai dari luarnya saja. kamu lihat ini, lebah dan bunga itu saling membutuhkan dan saling menguntungkan. Di dunia yang keras ini mama butuh kamu sebagai semangat hidup mama, dan kamu butuh seorang mama yang mengurus semua kebutuhan kamu".
ibu dan anak saling berpelukkan saling menguatkan dan saling menyayangi satu sama lain.
begitu berharganya Lily bagi Olive, di saat dia kehilangan arah dan tidak punya tujuan hidup, akhirnya dia sadar dengan kehadiran Lilyan pada kehidupannya ini.
__ADS_1
Olive memiliki sebuah toko bunga di desa, dia tidak menjual bunga dengan harga tinggi, dia tahu bagaimana pendapatan orang-orang di desa itu.
selama Lily sekolah dia menjaga tokonya, dari sanalah pendapatan Olive.
" Hallo selamat datang di toko bunga Hyappy. ada yang bisa saya bantu tuan". sambut Olive pada seorang pelanggan, pria yang tinggi dan sangat tampan datang dengan mobil mewahnya.
" tolong sebuah buket bunga mawar kuning ya"." mawar kuning? bukan mawar merah atau putih tuan"." tidak kuning saja"." baik. mohon tunggu sebentar tuan" .
Lilyan pergi menemui mamanya setelah pulang dari sekolah, dari dalam mobil Pria itu masih memperhatikan kedua ibu dan anak itu. tidak lama kemudian dia pergi.
" bagaimana harimu di sekolah"." seperti biasanya ma. mereka menyebalkan. mereka selalu mengejek Lily tidak punya ayah terus, padahal Lily punya ayah. Lily mau ayah kembali ma". tangis Lilyan pecah. dia sangat merindukan sosok ayah di sampingnya.
__ADS_1
" baiklah bulan depan kita ke kota ya"." benarkah. baiklah ma".
Lily memeluk mamanya dan belajar di tempat tunggu.
setiap hari Lily menemani mamanya di toko bunga kadang dia membayangkan andai dia punya seekor kucing pasti akan lebih menyenangkan lagi, dia akan mempunyai teman bermain di toko bunga ini.
seorang pria pembeli bunga bergumam sendiri di dalam mobilnya.
" pada akhirnya aku menemukanmu lagi Liv".
seorang pria yang kecewa pada kehidupan rumah tangganya.
__ADS_1
teman satu sekolah yang dia idamkan, sosok gadis kecil periang yang selalu menjadi pusat perhatian kini telah tumbuh menjadi sosok wanita yang cantik.