
Angelly terdiam di kamar sambil memeluk boneka kesayangannya. Hatinya sakit, dia ingin Kai mengatakan sejujurnya dengannya. Lily tahu bahwa sahabatnya itu sangat menyukai Kai. tapi bagaimana mungkin dia harus merelakan Kai untuknya.
sejak kecil dia selalu bersama-sama dengan Kai, sedangkan dengan temannya itu baru beberapa tahun saja. Apa ini yang namanya penghianatan. Batin Angelly.
Hari ini Lily pulang ke rumah papanya, karena ibunya sangat sibuk di restoran.
" Lily kamu sudah tidur?". tanya ayahnya di balik pintu." tidak pa. masuk saja". " kamu terlihat murung ada apa. bukannya kemarin habis kencan dengan Kai". " tidak apa-apa". " hais, anak papa ini. ada apa?". " Lily hanya merasakan apa yang ibu rasakan dulu pada papa". " maksud kamu". " ketika papa lebih memilih perempuan itu dari pada aku dan ibu. ternyata sangat sakit". " apa Kai menghianati kamu". " mungkin".
__ADS_1
papanya menghela nafas dan keluar dari kamar Lily untuk membiarkan gadis itu beristirahat. tapi suara kecil Lily membuat papanya berbalik.
" ada apa Ly". " apa ajakan papa dulu masih berlaku". " tentu saja. kapanpun kamu mau kita semua akan pergi dengan segera". " hmmmm".
Ajakan papanya untuk tinggal di luar negeri membayangi fikiran Angel. apa dia harus pergi, atau dia akan menetap di sini dan mempertahankan hubungannya dengan Kai.
Malam semakin larut Angel tertidur.
__ADS_1
Papa Lily sudah menunggu, hubungan kedua orang tua ini semakin membaik saat Ibu Lily mau kembali kepada bekas suaminya itu.
di ruang dapur mereka terlihat serius. ada sesuatu yang putri mereka sembunyikan dan membuat Lily sangat sedih.
" Lily bertanya padaku, apa ajakkanku masih berlaku mengajaknya tinggal di luar negeri". " apa, ada apa dengan gadis itu?". " mungkin ini ada masalahnya dengan Kai". " bukankah mereka terlihat baik-baik saja". " ya di luar mungkin terlihat baik-baik saja. tapi kita tidak tahu ada apa di balik itu semua'". " hah,, ada masanya hubungan mereka seperti ini". " Lily juga mengatakan , dia merasakan apa yang kamu rasakan dulu ketika aku lebih memilih wanita lain selain kalian berdua". " apa yang terjadi?". " kita lihat saja nanti".
Paginya, Lily malas untuk bangun dia sangat lelah. tapi harumnya masakan ibunya membuat dia bergegas untuk bangun. hanya dia seorang yang berada di rumah, ibunya meninggalkan sebuah catatan yang meminta Lily untuk makan dan pergi membantu ibunya di restoran. sambil menyantap sarapan dia membuka handphonenya. sebuah pesan dari Della yang membuat dia hampir tersedak. tanpa berfikir panjang dia langsung menelpon gadis itu.
__ADS_1
" kamu bercanda kan". " tidak, aku juga baru saja mendapatkan beritanya". " dia berada di mana sekarang". " ku dengar dia di suatu tempat yang tidak tahu dimana". " tidak bisakah kamu mengirim orang untuk mencarinya Dell". " akan aku kerjakan nanti. ngomong-ngomong bagaimana hubungan kalian". " entahlah. mungkin aku akan ikut orang tuaku". " jadi kamu akan meninggalkanku". " hey, yang ingin keluar negeri kan, bagaimana bisa kamu mengatakan aku meninggalkan kamu". " hahahaha. aku hanya bercanda. hey aku sibuk nanti lagi ya"." oke bye".
Lily semakin curiga dengan menghilangnya Olive dari kota S ini. setelah acara kelulusan itu dia menghilangkan jejaknya, bahkan orang tuanya tidak tahu dia dimana, apa hanya Kai yang mengetahui Olive berada di mana, itu membuat Lily semakin curuga dengan hubungan kedua orang itu.