My Beloved Boy

My Beloved Boy
118


__ADS_3

..." Kai ini akuberikan untukmu, ku dengar kamu mau membangun sebuah mall kan. Gunakanlah ini"." Dari mana kamu mendapat uang sebanyak ini Live"." Aku menjual mansion dan mobil sportku. Ini gunakanlah"." Apa tidak apa-apa aku Menerima semua ini"." Tidak apa aku memang mau memberikannya untukmu"." Terimakasih banyak Live, aku janji akan selalu membahagiakan kamu dan Lilyan"....


Olive memeluk Kai dengan erat, demi Kai apapun akan dia korbankan karena ia sudah terlanjur nyaman tinggal dan hidup bersama Kai.


Walaupun tak memiliki harta lagi tapi dia bahagia dengan apa yang dia miliki sekarang, dia tidak mau jika putrinya merasakan apa yang dia rasakan. Dia ingin memberikan keluarga yang hangat untuk putri kecilnya.


Bulan demi bulan berlalu mall yang ingin Kai bangun akhirnya sedikit demi sedikit telah di bangun oleh arsitektur ternama di kota S. Tidak terlalu mewah tapi terlihat besar dan juga parkiran yang nyaman serta taman kecil menghiasinya.

__ADS_1


Tahun demi tahun berlalu setelah mall sukses dan telah menjadi Mall terbesar di kota S, kini Kai menjadi CEO di perusahaan keluarganya. Lilyan juga bersekolah di sekolah bagus tapi dia mendapat perlakuan tidak baik dari teman-temannya dan Olive sering pulang pergi ke luar negeri untuk mememui orang tuanya kai tidak menyukai hal itu karena Lilyan menjadi tidak terurus dan hanya ibu asuh yang bersamanya.


Kai yang mulai bosan pada Olive entah suatu kebetulan Angelly kembali dengan statusnya sebagai pemain Biola terkenal. Ada perasaan rindu Kai pada Angelly.


Olive sekarang mengerti Kai hanya menginginkan Angelly. Pantas saja sejak dia tinggal bersama Kai perlakuan orang tuanya memang baik kepadanya tapi ketika ada sebuah pertemuan hanya Kai dan kakaknya yang mereka banggakan, seolah Olive tidak punya peran apapun di sana.


Sedih kecewa tentu menjadi hal yang dia rasakan bagaimana tidak jika tanpa bantuannya bagaimana Kai sekarang bagaimana keadaan perusahaannya sekarang.

__ADS_1


..." Kai kamu sepetinya lelah, sebaiknya kita pulang saja, lagian makan kuta juga sudah habiskan. Ayo Lilyan kita pulang ya, papa lelah"." Ya ma. Lily juga sudah lelah"....


Sepanjang perjalanan Kai hanya diam tanpa suara, Lily juga tertidur di belakang Olive yang merasa suaminya ini tiba-tiba berubah sejak kedatangan Angelly.


Rupanya konser tunggal yang ingin Lilyan tonton itu adalah konsernya Angelly. Dia hanya bisa menghela nafas bahkan anaknya sendiri juga sangat menyukai Angelly, bahkan sekarang dia lebih cantik dari pada dia yang dullu.


Semakin hari Kai semakin berubah dan bersikap dingin padanya bahkan pesan-pesan yang dia kirimkan juga tidak dia tanggapi, dengan alasan pekerjaan dan Olive harus mengerti semua itu.

__ADS_1


Kai berubah dan seolah semakin menjauh darinya, bahkan tak ingin menyentuhnya lagi dengan alasan lelah setelah bekerja.


Ya Olive akui badannya tidak sebagus saat dia masih remaja, sekarang tubuhnya sudah seperti ibu-ibu lainnya perut membuncit badan berisi dan kulit yang menghitam.


__ADS_2