
..." setiap hari setiap jam setiap malam dia hanya marah dan hanya ingin aku yang selalu mengerti tentang dia, bahkan perusahaanku jatuh saja dia tidak peduli wanita macam apa dia, dia bilang itu hanya masalah kecil aku harus bagaimana Live". keluh Kai pada Olivia. " bukankah dia gadis yang baik, bukankah kamu juga yang bilang pada orang-orang dia adalah gadis yang sempurna"." ya dia memang sangat sempurna, bahkan beberapa temanku saja menyukai dia"." kamu harusnya bersyukur bisa punya wanita seperti Angel"." tapi dia bukan pendengar yang baik"." hais mau bagaimana lagi dia adalah pilihanmu"." entahlah Live, menurutku kamu yang lebih mengerti aku"." sudahlah aku mau kerja dulu".' temani aku sebentar lagi ya"." aku sibuk"....
Kai tetap menunggu Olive hingga dia selesai bekerja dan ingin mengajaknya pulang bersama, tapi Kai terlalu mabuk untuk membawa mobil sendiri. pada akhirnya Adel meminta Olive mengantar Kai kembali ke apartemen miliknya, dengan terpaksa Olive mengantar Kai yang saat itu terlihat sangat mabuk.
__ADS_1
selama perjalanan menuju apartemen Olive melihat sekilas pada Kai yang sedang tidur di bangku belakang mobilnya, sambil sesekali memanggil nama Anggelly. Olive tahu benar bagaimana perasaan Kai yang tulus pada Angel, bagaimana tidak dia adalah teman sekaligus cinta pertamanya. selama bertahun-tahun mereka telah bersama, apa wajar jika dia masuk di antara keduanya, tapi dia tidak tega dengan Kai. perusahaan jatuh, tapi Angel masih merengek terus menerus meminta perhatian Kai untuknya seorang.
dengan susah payah Olive menopang Kai untuk masuk ke apartemennya, mencari kartu dan akhirnya menemukannya. apartemen yang begitu bagus dan rapi, baru tahu dia bahwa Kai orang yang sangat rajin. Olive kemudian memapah Kai ke kamarnya.
__ADS_1
..." kenapa kamu begitu berat Kai. huft akhirnya, baiklah tugasku sudah selesai, selamat malam bocah besar". pamit Olive pada Kai yang masih tertidur pulas.tapi tiba-tiba dia menarik tangan Olive dan diapun jatuh di kasur yang sama dengan Kai." jangan pergi temani aku di sini ya". Kai memeluk Olive dengan erat. Tapi di luar dugaan Kai sudah bertindak seenaknya sendiri dan melakukan hal terlarang....
..." Kai hentikan, ini tidak bagus"." bukannya kamu menyukaiku juga"." apa kamu bilang"." benarkan"." lepas aku mau pulang"." pulang kemana bukankah kamu yang bilang padaku bahwa rumah itu menakutkan, kenapa tidak menemani ku saja disini"." kamu gila ya, aku mau pulang"." kmu terlambat"." umm Kai hentikan.. Kai jangan ah,, Kai tolong jangan"....
__ADS_1
Kai dengan seluruh tenaganya melakukan hubungan terlarang dengan Olive, bahkan Kai dengan sengaja memfoto dan merekam apa yang dia dan Olive lakukan sekarang, dia menipu Olive dengan berpura-pura mabuk agar dia bisa mengantarnya dan berduaan dengannya. ini kali pertama bagi Kai dan rasanya dia merasa sangat puas, walaupun dia agak kecewa karena Olive sudah bukan perawan lagi tentu rasanya berbeda.
Malam itu mereka berdua sangat menikmatinya. tidur dalam pelukan Kai membuat Olive bisa tidur dengan nyaman. dia memang sangat menyukai Kai. bahkan dia ingin memiliki Kai bagaimanapun caranya, rupanya Kamipun begitu padanya, tapi Olive tahu dia hanya akan menjadi pelampiasan belaka dari Kai.
__ADS_1