My Beloved Boy

My Beloved Boy
114


__ADS_3

Menangis sendiri merenung sendiri, tanpa teman tanpa orang yang mengerti hanya menangis sendiri dalam kesendirian. Merindukan orang tua yang tidak peduli pada anaknya sendiri walaupun dia tahu bahwa ayahnya padti akan menerimanya kembali tapi, itu semua akan sia-sia jika suatu hari akan ada orang yang menemaninya.


Rasa sedih Olive berangsur berkurang karena mamanya menghubunginya walau hanya sekedar menanyakan kabar dan memberi selamat atas kelulusannya. Dia harus kuat dia harus kuat, itulah prinsip yang kini harus Olive miliki.


Rian mantan pacar sekaligus penjaga pribadi ayahnya datang menemuinya, mengajaknya menikah itu tidak mungkin, karena Olive hanya ingin bersama dengan Kai seorang.


Rasa lelah menghampirinya, begini kah rasanya menjadi seorang ibu, apa mamanya juga begitu lelah ketika mengandungnya.


Beberapa bulan telah berlalu, kejadian-kejadian yang lalu membuat Olive menjadi sosok gadis pendiam, dia tahu bahwa Kai tidak mencintainya dia hanya ingin bertanggung jawab atas apa yang telah mereka berdua lakukan selama ini, karena bayi mungil itu tidak bersalah.

__ADS_1


Usia kandungan Olive sudah memasukki usia 8 bulan, dan Kai baru memberanikan diri bilang pada keluarganya bahwa dia telah menghamili seorang gadis dan itu bukan Angelly melainkan temannya sendiri.


Terlihat jelas bahwa keluarganya begitu kecewa dengan Kai dan juga keadaan keluarganya sekarang ini. Mereka telah jatuh dan Kai akan memiliki seorang anak yang belum tentu bayi itu adalah anak dari Kai.


Andai mereka tahu bagaimana Kai saat sendirian, dia seperti Kai yang seperti biasa. Dia telah berubah menjadi Kai pendiam dan juga mudah marah.


Keluarga Kai begitu kecewa, Kai yang tidak berdaya membawa Olive ke suatu tempat dimana orang-orang tidak akan bisa menemukannya. Sebuah pulau kecil yang memiliki fasilitas yang lengkap, Olive merasa di manjakan oleh Kai.


Pernikahan tanpa pesta dan hanya sebuah surat pernikahan saja Olive kecewa tapi dia tidak punya daya untuk memprotes semua ini, tapi walaupun begitu dia senang karena Kai memilih dirinya.

__ADS_1


2 bulan kemudian, Olive akan melahirkan dan Kai sudah sangat pusing bagaimana dia bisa mendapat biaya untuk persalinan dari Olive, Kai dengan terpaksa dia harus meminta atau meminjam kepada Kakaknya.


Selesai persalinan Kai menghubungi Angelly dan mengajaknya untuk melihat putri kecilnya bersama.


Tidak lama kemudian mereka datang bersama.


Angelly sangat syok dan tidak tahu harus berkata apa saat melihat bayi kecil itu. Selesai melihat bayi mereka memutuskan untuk berjalan berdua saja berama Kai.


..." kakak memintaku untuk menikahi Olive, bayinya tidak bersalah dan aku harus bertanggung jawab atas apa yang telah ku perbuatku"." Hmmm"." Apa kamu marah padaku?"." Marah. Untuk apa marah? Aku hanya kecewa Kai"." Mau bagaimana lagi"....

__ADS_1


Dengan perasaan Kacau, Kai seperti orang yang tidak punya pendirian. Dengan sangat terpaksa dia harus melepas Angelly dan berharap suatu hari nanti bisa bersama kembali padanya. Hanya hingga bayi ini tumbuh besar dan sehat dia akan melepasnya, mungkin itu adalah jalan terbaik untuk semuanya.


Baik untuk dirinya, keluarganya, dan untuk pasangannya kelak. Dia berjanji pada dirinya sendiri jika suatu hari dia dan Olive berpisah dia akan mencari kembali Anggelly bagaimana pun caranya kelak.


__ADS_2