
Hanya sekedar menjadi pelampiasan nafsu bahkan hanya menjadi tempat pembuangan dan sekarang harus mengandung anak seorang pria yang tidak mencintainya, menyesali semuanya tentu tidak ada artinya sekarang ingin melepaskan diri dari belenggu orang yang telah merusaknya, kini dia harus terbelenggu dengan orang yang memperlakukannya sama.
Pria yang baik itu memang sangat sulit di temukan, mungkin hanya ada beberapa persen saja di dunia ini. Dunia ini memang banyak kepalsuan kadang jika terlalu jujur juga sangat salah, akan di cap oleh orang-orang sebagai manusia yang banyak ngomong dan akan di jauhi kadang juga bisa di anggap bodoh, padahal tidak semua orang jujur itu bodoh.
Olive salah satu wanita yang jujur, karena semua itu berkat ajaran dari sang Mama, hanya saja dari keterjujurannya dia di jauhi banyak orang, mereka hanya menganggapnya sebagai orang bodoh dan suka cari perhatian. Ya memang sudah menjadi sifat Olive untuk berkata jujur dari pada penuh kebohongan dan drama. Di depan orang-orang terlihat baik tapi di belakang membicarakan orang lain. Munafik itulah sifat kebanyakkan orang Sekarang.
__ADS_1
..." mama sibuk?"." ada apa"." Olive. kangen mama"." mama sibuk Live. nanti saja ya"....
Terlalu singkat, haruskah ketika dia rindu kedua orang tua nya dia harus selalu begini. menangis salam kesendirian itu sangat sakit di depan dia memang terlihat sangat tegar, tapi di belakang dia sebenarnya sangat rapuh dan ingin merasakan kasih sayang kedua orang tua nya, sebentar saja walau hanya beberapa detik. Olive kembali melihat layar handphone nya, hanya ada kontak kedua orangtuanya dan nomor Kai, dia tidak punya teman.
Paginya dengan sangat malah dia pergi ke sekolah, karena sebentar lagi akan di umumkan kelulusan, karena ini sudah lewat 3 Minggu setelah ujian. Berapapun nilai yang akan dia dapatkan itulah hasil kerja kerasnya selama ini dan itupun pasti telah si bantu oleh sekolah juga.
__ADS_1
2 Minggu lagi sekolah akan mengadakan perpisahan sekolah. mengundang para orang tua murid, Olive harus datang dengan siapa orangtuanya bahkan tidak pernah menelpon dirinya pasti nanti dia akan menjadi bahan pembicaraan orang lain. Lagi dan lagi harus mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.
Olive mulai berfikir apa ini saatnya dia untuk mengatakan pada Kai bahwa dia sedang hamil.
Olive terus menyalakan dan mematikan handphone nya, dengan perasaan ragu dia melihat kembali nomor Kai dan memastikan bahwa itu benar nomor pribadinya. Perasaan ragu Olive mulai muncul bagaimana jika Kai menyarankannya untuk menggugurkan janin yang ada dalam kandungannya ini, Olive tidak menginginkan itu semua, bayi ini tidak bersalah dia hanya akan hadir di keluarga yang tidak mencintainya dan tidak menginginkannya.
__ADS_1
Olive hanya bisa mengelus perutnya yang mulai terlihat membuncit bayinya mulai membesar rupanya senyum tipis menghias wajah cantik Olive.
mungkin orang-orang terlalu buta hanya melihat Angelly yang sempurna bagaikan seorang Dewi yang cantik jelita, mereka terlalu berlebihan, jika mereka lebih melihat ke Olive dia jauh lebih cantik, hanya saja mereka buta dan hanya menganggap Olive hanya sebagai parasit di badan Angelly