
..." Phia bagaimana kabarmu dan Ray di sana? "." baik-baik saja ma"." keluarga Wyatt baik kan padamu"." sangat baik pa. tenang saja"." kapan kamu akan kembali"." mungkin bulan depan ma, di sini masih banyak yang harus Ray urus"." baiklah, bawakan mama dan papa oleh-oleh yang banyak ya"." oke. ma aku mau jalan dulu. bye"." selamat bersenang-senang"....
Setelah menutup telpon Phia menghampiri Ray yang sedang berada di ruang baca, dia sangat suka di ruangan itu jika sedang bekerja.
..." Ray, kamu sibuk? "." hanya beberapa dokumen ada apa? "." temani aku jalan-jalan"." baiklah, kamu siap-siap saja, nanti aku akan menyusul"." oke"....
Sophia pergi ke kamarnya untuk bersiap pergi kencan dengan Ray, dia berdandan agar tidak membuat Ray malu, sebenarnya Shopia sudah sangat menarik, dia manis apa lagi ketika dia sedang tersenyum dan tampil sebagai balerina.
Selesainya dia bersiap Raymond masuk ke kamar untuk siap-siap, dia mencium kening tunangannya itu, dan memuji Sophia yang terlihat sangat cantik.
Raymond sudah menyiapkan makan malam romantis untuk kekasihnya itu, karena hari ini adalah hari ulang tahunnya. dia sudah menyewa sebuah restoran mewah dan beberapa kejutan kecil untuk Sophia.
__ADS_1
sebuah mobil sport berwarna putih melaju cepat menuju sebuah restoran di tengah kota S. malam yang cerah dan jalanan yang ramai lancar membuat Sophia merasa senang, sudah lama dia tidak jalan-jalan berdua seperti ini.
sebelum bertunangan, Ray sangat mengejar Sophia, bahkan di universitas dia selalu mengikuti gadis itu, bahkan ketika dia pergi ke negara lain untuk mengikuti kompetisi Ray selalu menemaninya. semua pria yang mengejar Sophia dia buat hancur. hanya dia yang boleh memiliki gadis itu.
setelah lulus, Ray di perintah ayahnya untuk memegang cabang luar negeri dia meminta Sophia untuk menemaninya, dan suatu kebetulan keluarga sophia juga pindah di negara tempat Ray bekerja.
tanpa berfikir panjang keluarga Sophia menyetujui hubungan mereka dengan syarat Ray tidak boleh melarang Phia dalam menggapai cita-citanya menjadi seorang balerina, Ray menyetujuinya, dan tidak lama mereka bertunangan.
sesampainya mereka di restoran, pelayan melayani mereka dan membawa pesanan yang spesial untuk mereka berdua.
..." Sophia Lizzie". Ray bersujud di hadapan Phia sambil membawa cincin bermata permata merah. " ya". jawab Phia malu-malu. " mau kah kamu menjadi istriku, menjadi kekasihku dan menjadi teman hidupku, hingga kita menjadi tua bersama dengan anak-anak kita nantinya"....
__ADS_1
Sophia meneteskan airmatanya, dia merasa senang dan bahagia, ini lebih baik dari pertunangan mereka. Sophia mengangguk tanda setuju, Ray memasangkan cincin itu dan mencium Sophia dengan lembut.
Ray membawanya ke balkon restoran, menggenggam tangan Phia.
......" Lihatlah". tunjuk Ray pada langit malam. ......
kembang api yang sangat besar menghiasi malam itu, Sophia tertawa kecil.
..." kamu terlalu berlebihan Ray"." bukankah ini indah"." ya, dan ini menggelitikku". air mata Sophia tidak henti-hentinya mengalir, dia merasa terharu dengan semua kejutan yang Ray berikan untuknya. ...
Ray mengahadap ke arah Phia, mencium keningnya dan tersenyum.
__ADS_1
..." Andai kamu tahu betapa sayang aku padamu Phia"." ya aku juga Ray, sangat-sangat sayang padamu"....
mereka berpelukkan sangat lama. malam semakin larut, mereka memutuskan untuk pulang kerumah, dan tidur bersama saling berpelukkan.