My Beloved Boy

My Beloved Boy
#36


__ADS_3

" kamu melamun lagi, ada apa?". tanya Rey pada Angel. " tidak apa, aku hanya lelah, jet lag ini membuatku tidak nyaman"." baiklah istirahat saja, besok kita akan melihat aula konser pertamamu"." baiklah. aku ke tempat tidur ya"." hmmm".


Rey heran dengan gadis itu, ada yang dia sembunyikan darinya, sejak kembali ke kota S, Angelly terlihat aneh. dia lebih suka menyendiri dan melatih permainan biolanya, terdengar sangat indah, tapi gadis itu masih saja terlihat sangat sedih.


Rey menghubungi orangnya, dia mencari semua tentang kehidupan gadis itu di kota S.


Hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja dia dengan mudahnya mendapat data yang dia inginkan, akhirnya Rey tahu penyebab gadis itu sedih. Dia bertemu lagi dengan teman masa kecil sekaligus calon suami, sayangnya dia mempunyai hubungan terlarang dengan sahabat tunangannya dan sekarang mereka sudah menikah dan mempunyai seorang anak yang sangat cantik.


Anggely melihat ke layar handphonenya ada beberapa pesan dari orang tuanya dan juga Kai yang mengajaknya untuk bertemu. dia mengabaikan semua pesan itu, dia harus fokus untuk konsernya nanti.

__ADS_1


Angel pergi ke GYM untuk berolah raga, tubuhnya itu tidak di dapatkannya dengan instan, dia harus selalu menjaganya, dia bahkan masih ingat saat dia tinggal di luar negeri bersama orang tuanya, dia sangat suka makan dan terus makan, hingga badannya menjadi sangat besar dia mati-matian untuk menurunkannya kembali.


Karena badannya itulah orang tidak suka padanya, walaupun permainan biolanya sangat bagus tapi tubuhnya merusak semuanya.


" permisi nona.. maaf apakah anda Angelly Violis yang terkenal itu". Angelly terlihat malu dia tidak sehebat itu tanpa bantuan Rey dan keluarganya. Penggemar itu terlihat sangat senang, dia memanggil teman-temannya dan meminta berfoto bersama Angel.


Rey yang melihat Angel segera menghalangi semua penggemar itu dia membawa kembali gadis itu ke dalam kamarnya. dia terlihat sangat marah, apa yang Angel fikirkan hingga dia berani keluar sendiri tanpa pengawalnya.


dia mondar mandir di hadapan Angel yang duduk terdiam di kasurnya.

__ADS_1


" apa yang kamu fikirkan Angelly. bersykur lah kamu tidak apa-apa, bagaimana jika mereka melakukan lebih dari itu"." maafkan aku Rey.... aku hanya ingin olah raga"." bukannya kamu bisa bilang padaku apa yang kamu butuhkan"." Maaf Rey"." sudahlah, aku akan meminta pihak hotel mengantar alat olaharagamu ke sini"." baiklah"." hais,, bersiap-siaplah kita akan pergi ke aula".


menjadi terkenal membuat Angel merasa tidak nyaman dan tidak sebebas dahulu. kemana-mana dia harus bersama pengawal pribadinya, bahkan dengan segera pihak hotel menyiapkan alat olah raganya. Rey bergerak dengan sangat cepat.


Angel telah selesai mandi dan berdandan, dia terlihat cantik dengan gaun putih yang dia kenakan, Rey lagi-lagi terpana pada gadis itu, dia wanita yang sangat sempurna. batin Rey.


sesampainya mereka di Aula, orang-orang terlihat sangat sibuk, dia melihat lihat Aula yang akan menjadi tempatnya konser pertama kali,, bamyak penikmat lagu yang akan datang, dia harus memberikan penampilan yang sempurna.


siang menjelang malam, mereka berdua pergi makan malam bersama dan bertemu dengan tamu yang tidak ingin Angel temui.

__ADS_1


__ADS_2