
" mama kita akan pergi ke konser tante Angelly kan". tanya Lilyan pada Olive." Ya sayang. kamu sangat suka kan pada pemainan biola tante Angelly kan"." ya mama, Lily sangat suka permainannya sangat bagus dan nada-nadanya juga sangat enak di dengar". kata Lilyan dengan polosnya.
entah bagaimana bisa putri semata wayangnya itu sangat menyukai Angelly, gen sang ayah benar-benar kuat. batin Olive.
Dia sangat sayang pada putrinya itu, hanya dia penyemangat Olive, setelah orang tuanya bercerai dia menjadi sendirian, walaupun uang tidak masalah menjadi Olive karena dia putri satu-satunya.
Dia juga sangat sayang pada Kai, saat keluarga Wyatt jatuh hanya ada Olive di samping Kai, dia sangat tahu bagaimana stresnya Kai saat itu.
setelah mengantar Lilyan sekolah, Olive pergi ke perusahaan Kai, dia ingin melihat lagi jadwal Kai.
" nyonya muda selamat pagi ada apa anda datang ke kantor pagi-pagi. tuan Kai belum masuk". kata sekertaris Kai. " Kai belum datang? ada apa?"." sa..saya juga tidak tahu nyonya".
__ADS_1
Rasy terlihat mencurigakan. dia sepertinya tahu apa yang Kai lakukan, dia pergi kemana, kemana Kai pergi dia yang mengantarnya.
" berikan catatan kegiatan Kai". perintah Olive pada bawahan Kai. " baik nyonya mari ikut saya".
di belakang Olive para karywan menjelek-jelekkannya dan membanding-bandingkannya dengan Angelly. di perusahaan Olive di anggap sebagai perebut pasangan orang, mereka hanya melihat sisi luarnya saja, mereka tidak tahu bagaimana hancurnya Kai saat dia terpuruk, Angelly hanya mengganggunya saja dengan wajah polosnya.
walaupun Angel adalah teman baik Olive, hanya saja mereka tidak dekat hanya sekedar teman bukan teman baik.
" silahkan nyonya ini daftar kegiatan tuan Kai".
Olive segera membaca daftar itu, dari kunjungan dinas hingga dia membeli jas baru dan 1 tiket vvip konser tunggal Angelly, bahkan dia membatalkan beberapa rapat penting demi melihat penampilan Angelly nanti.
__ADS_1
Olive hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia hanya heran apa yang terjadi pada suaminya itu. bahkan dia saja hanya mempunyai tiket biasa, sedangkan suaminya mendapatkan tiket vvip.
Olive pulang dan menjemput Lilyan dari sekolah, sebuah mobil sport yang dia kenali. ternyata benar itu adalah mobil Kai, dia menjemput Lilyan duluan.
" Kai apa yang kamu lakukan di sini"." Olive.. oh aku hanya ingin mengajak Lily pergi jalan-jalan"." tanpa memberitahuku"." untuk apa aku laporan padamu kalau mau menjemput anak sendiri. pulanglah, aku akan mengantar Lily pulang nanti".
Olive pulang dengan perasaan yang campur aduk, apa yang Kai lakukan bahkan dia tidak pergi ke kantor, dia malah pergi dengan anaknya, suatu kebetulan yang aneh, karena Kai biasanya tidak pernah menjemput Lily pulang sekolah. mobilnya juga sangat bersih, apa membawa anaknya pergi jalan-jalan harus dengan pakaian serapi itu dan mobil sebersih itu. Olive semakin curiga.
" lama sekali kamu tidak menghubungiku". kata suara di seberang sana yang mengangkat telpon dari Olive. " apa aku bisa meminta bantuanmu"." bisa saja. ada apa?"." ikuti Kai dan Lily kemana mereka pergi dan apa yang mereka lakukan"." baiklah baiklah, tapi bayaran kali ini tidak murah"." bukannya kamu sudah ku beri uang, apa lagi sekarang??"." aku ingin kamu". kata pria itu menggoda Olive." jangan mimpi Rian"." hanya semalam saja"." jika perkerjaanmu bagus baiklah"." haha tenang saja. aku akan memberikanmu laporan yang bagus".
Olive menutup telponnya ke Rian. hanya Rian yang mau membantunya dari dulu hingga sekarang, bahkan dia memberikan uang setiap bulannya, uang yang dia dapatkan dari kedua orang tuanya.
__ADS_1