
Tiba dimana waktu liburan sekolah telah usai, Olive kembali ke sekolahnya, seperti biasa dia menaikki bis yang setiap hari dia naikki. Dia mampu membayar seorang supir tapi untuk apa batinnya.
..." Live, aku membawakanmu dan Della oleh-oleh bukalah. Bagaimana kamu suka kan"." Ya aku suka, terimakasih". Sebuah kalung tanda sebuah persahabatannya dengan Angel, dia sangat senang. Tapi dia tahu bahwa punya Della lebih bagus dari pada yang Angel berikan pada 0live....
Beberapa orang mulai mencibirnya dari belakang, bagaimana tidak walaupun dia dekat dengan Angel tapi dia di sama ratakan dengan teman-teman yang lainnya.
Hanya berstatus teman pajangan dan si pengantar surat. Olive mengacuhkan mereka, dia masa bodo dengan orang lain, tapi entah mengapa orang-orang terlalu memperhatikannya. Dia benci menjadi pusat perhatian.
..." hey pengantar surat, katanya kamu teman spesial Angel. Lihat hadiah yang kamu punya saja sama seperti yang Angel berikan pada kami. Apa bedanya kamu dengan orang biasa seperti kami". Ejek salah seorang teman sekelasnya. Olivia hanya bisa membalas dengan senyuman....
__ADS_1
Setiap ada orang mendekatinya, mereka hanya memintanya mengantar surat ataupun hadiah untuk Angel.
..." Ngel, ada surat dan hadiah untuk kamu, dari kakak kelas"." Buang saja. Atau buat kamu saja gih"." Tapi Ngel, dia menunggu jawaban kamu"." Balas seperti biasa aja. Aku mau ke kantin dlu ya"." Iya"....
Sesampainya di kelas Olive segera membalas surat-surat itu. Tiba-tiba seorang kakak kelas menghampirinya dan melihat surat yang dia buat untuk Angel malah di balas oleh Olive.
Dia mengamuk dan memarahi Olive, sampai pada akhirnya dia menampar wajah Olive, memghentak2,kan meja dan melempar buku Olive kemana-mana.
..." hebat sekali kamu ya membalas surat yang aku buat itu untuk Angel bukan untuk manusia tidak tahu diri seperti kamu"." Maaf kak, tapi Angel yang menyuruhku untuk membalas surat kakak"." Masa bodo, buktinya sekarang aku tidak memberikan hadiah dan surat ini untuk Angel bukan buat kamu"." Maaf kak"." Cantik juga tidak masih berlagak belagu kamu"....
__ADS_1
Sebuah tamparan keras menghampiri wajah Olive, teman sekelas tentu saja sangat senang melihat dia di perlalukan kasar oleh kakak kelasnya, wajar bagi mereka itu adalah pelajaran untuk 0live untuk tidak sembarangan menyentuh barang milik orang lain.
Dengan wajah tertunduk lesu dia menahan tangis dan perihnya tamparan yang dia dapat. Dia beberapa kali mengirim pesan pada Angel tapi di abaikan.
Olive bergegas pergi ke toilet.
dia buru-buru masuk ke dalam toilet, dia menangis sejadi-jadinya tapi dia menahan suaranya agar tidak terdengar.
Beberapa siswa masuk ke toilet mereka terlihat senang dan bersanda gurau dengan yang lain. Kurang lebih ada 5 orang yang baru saja masuk. Rasa khawatir Olive muncul,dia sebisa mungkin tidak mengeluarkan suara, dia tidak tahu mereka itu siapa bagaimana jika dia mengeluarkan suara malah akan berimbas buruk padanya.
__ADS_1
Bel tanda masuk kelas telah berbunyi, setelah 5 orang itu keluar dia buru-buru keluar, baru saja dia berhasil kwluar dari masalah, masalah baru muncul kembali.