My Beloved Boy

My Beloved Boy
90


__ADS_3

..." live, istirhat lah dulu para dokter terbaik juga sedang berusaha menangani Angelly"." kamu sudah menghubungi Kai"." ya sudah, tapi dia sedang rapat dengan Adelline"." rapat penting ya. ya asal dia tahu saja Angel disini". ...


Alex terus menemani istrinya di ruang tunggu, tanpa Olive sadari dia telah menyandarkan kepalanya kepada Alex, dia terlihat sangat lelah. 3 jam berlalu ruang operasi Angel telah off. Alex membangunkan Olive dengan lembut.


..." apa anda keluarga pasien"." tidak saya temannya, tapi suaminya sedang menuju ke sini. bagaimana keadaan ibu dan anak ini dok". tanya Alex." ibu dan anak baik-baik saja, hanya saja karena usia kandungan masih sangat muda, bayinya terlahir prematur namun sehat"." syukur lah"." jika nyonya tidak cepat membawa pasien mungkin sulit untuk di selamatkan"." kenapa dok?". tanya Olivia penuh kekhawatiran." tali pusar mencekik bayi, sehingga kami harus segera melakukan operasi cesar secepat mungkin"." sekarang bagaimana keadaannya dok"." ibu dan bayi dalam kondisi baik sekarang. baiklah nyonya saya permisi"." ya terimakasih dokter"....

__ADS_1


Olive merasa bersykur mereka berdua baik-baik saja. Olive kembali duduk, dia merasa lega untunglah bayi dan ibunya baik-baik saja. Olive tahu bagaimana rasanya jika kehilangan anak, rasanya sangat sakit.


Tidak lama kemudian Kai datang dengan buru-buru dia terlihat sangat berantakan. Dia langsung pergi ke kamar Angelly di rawat, tapi para perawat menolak dengan alasan Angel masih dalam penanganan.


..." Kai duduk lah dulu, lihat penampilanmu sekarang berantakan". tegur Olive." terimakasih". Kai merapikan pakaiannya." Kai siku kamu berdarah ada apa?"." aku hanya terjatuh"." kamu baik-baik saja apa perlu periksa dulu". tanya Alex." aku baik-baik saja. bagaimana dengan anakku"." dia baik-baik saja sekarang. hanya saja jika terlambat mungkin dia tidak akan bisa di selamatkan". kata Olive." sykurlah. aku dari awal sudah bilang pada Angel untuk beristrirahat, dia menolak dengan alasan pekerjaan. sekarang lihat apa yang dia dapatkan, dia membahayakan bayinya sendiri"." tenanglah. jangan saling menyalahkan. jadikan saja sebuah pelajaran untuk kedepannya"." ya Lex terimakasih. jika tidak ada kalian aku tidak tahu bagaimana jadinya nanti Angelly"." ya". kata Alex....

__ADS_1


Olive buru-buru keluar rumah sakit, agar tidak mengganggu yang lain.


..." kenapa Lisa?"." kakak masih dirumah sakit"." iya"." bagaimana Angelly"." dia baik-baik saja. dia si operasi cesar karena leher bayinya terlilit tali pusat dan tidak bisa bernafas"." apa, tapi bagaimana sekarang kak"." ibu dan anak sudah dalam perawatan. oh iya dimana Lily"." dia bersama mama dan ayah dia takut, bahkan waktu kita pergi dia merengek pada mama untuk pulang"." baiklah. mungkin aku pulang agak malam"." baik kak, hati-hati"." ya"....


Olivia menutup telponnya, Lilyan pasti sangat trauma. dia paling takut melihat orang kesakitan karena gadis itu tahu bagaimana rasanya rasa sakit itu sendiri. Trauma akan pertemuannya dengan Angel juga belum berkurang sedikitpun, entah itu akan berlanjut sampai kemana Olive hanya bisa mendampingi anak semata wayangnya itu.

__ADS_1


Melihat Kai dan Alex sedang berbicara serius Olive tidak berani untuk mendatangi, sepertinya itu pembicaraan yang serius. Olive memutuskan untuk kembali keluar dan mengirim pesan pada Alex, dia menunggu di parkiran, dia mau pulang untuk menemani Lilyan, Alex setuju dan bergegas pergi ke parkiran tidak lupa dia pamit dengan Kai untuk pulang, Kai melepas kepergian kedua pasangan itu dengan wajah sedihnya.


__ADS_2