
Rasanya tidak terlalu nyaman, harus selalu bolak balik ke toilet hingga terasa enek ketika memakan sesuatu. Berbeda ketika dia makan makanan yang manis terasa lebih nyaman, apa karena Olive menyukai makanan manis ketimbang yang lain ya mungkin saja, atau ini memang bawaan dari sang calon bayi.
Olive memilih untuk izin pulang duluan, karena ujian juga sudah selesai, guru yang sedang piket mengizinkannya untuk pulang karena terlihat jelas wajah Olive sangat pucat.
Sepanjang perjalan pulang dia mulai berfikir, apa dia harus bilang pada Kai bahwa dia sedang hamil atau pergi sejauh mungkin dan membesarkan anaknya sendiri. Tapi setiap anak pasti ingin hidup dengan kedua orang tua bagaimanapun dan dengan cara apapun dia bisa hadir kedunia, karena dia tidak bisa memilih bagaimana orang tuanya, tentu setiap anak pasti ingin hidup di keluarga yang utuh dan penuh kasih sayang.
__ADS_1
Jika boleh memilih Olive pasti juga akan memilih orang tua yang utuh dan penuh kasih sayang walaupun hidup sederhana tapi saling dekat, walaupun hidup berkecukupan dan penuh harta tapi orang tua hidup masing-masing dan saling memperebutkan anak bahkan ada yang tidak menginginkan anaknya, seperti orang tuanya yang hanya mengirimkan uang saja tapi tidak peduli padanya.
Rumah yang begitu besar, koleksi mobil mewah yang begitu banyak untuk apa semua ini jika hanya dia dan 2 orang pengurus rumah. Ada beberapa orang pelayan rumah hanya saja Olive meminta mereka untuk pulang, dia tidak begitu suka jika terlalu banyak orang yang bekerja.
Olive langsung merebahkan badannya di kasur yang begitu besar itu, lagi- lagi dia mengelus perutnya yang masih terlihat sangat rata itu, ya walaupun sudah ada beberapa lemak yang muncul di samping perutnya.
__ADS_1
Dia sangat berharap bahwa bayinya ini adalah perempuan, nantinya dia akan menjadi seperti teman bagi Olive, tapi ketikan anaknya menikah akan mempunyai kehidupannya nanti. Fikiran Olive terlalu jauh, bahkan bayinya itu baru berumur beberapa minggu saja.
..." hai Kai, apa kamu sibuk". Tanya Olive ketika telponnya di angkat oleh Kai." Ada apa?"." Tidak, hanya bosan saja"." Ya aku juga"." Kenapa, apa Angel tidak menemani kamu sekarang"." Ya dia baru saja pulang, tapi ya begitulah dia terlalu seenaknya sendiri, kadang wanita terlalu manja itu menyebalkan"." Mau bagaimana lagi itulah sifat wanita, akupun begitu"." Tidak aku berbeda, makanya aku suka"." Su.. suka bagaimana?"." Kamu itu tipe ku, tapi hatiku untuk Angelly, seandainya ada sedikit saja dari kamu ke Angel"." Setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya sendiri Kai"." Bahkan aku ingin meminta hubungan intim saja dia tidak mau, katanya setelah menikah baru dia mau, bukankah itu munafik"." Tidak, karena dia memang ingin menjaga dirinya hingga dia menikah nanti. Dan dia hanya ingin kamu bisa menjaga dirinya hingga kalian menikah nanti"." Ya semoga saja. Ku dengar kamu sakit"." Ya hanya lelah saja"." Sebaiknya kamu istirahat saja dulu"." Baiklah. Aku mau tidur dulu"." Ya"....
Dengan cepat kai menutup telpon dari Olive dia takut jika mamanya mendengar pembicaraannya dengan Olive. Dia tidak ingin mamanya tahu bahwa dia dan Olive sangat dekat.
__ADS_1