
Sebuah Ballroom terbesar di kota S menjadi tempat pernikahan Kai dan Angelly. banyak artis yang datang dan orang-orang penting lainnya, teman-teman masa sekolah juga berdatangan. bahkan AdelLine CEO baru yang super sibuk itu juga datang bersama pacarnya Rey. Olive dan anaknya bersikeras untuk masuk ke ballroom namun pihak mereka menolah dan mendorong mereka berdua keluar.
..." apa-apa.an kalian ini, mendorong ibu dan anak ini secara kasar". keluh seorang pria di belakang Olive. "Liam??"." Olive apa-apaan ini kenapa mereka begini terhadap kamu. lihat bahkan gadis kecil ini terluka"." tidak apa Liam, mereka secara khusus memang tidak mengizinkanku masuk dan tidak memberi undangan padaku. padahal aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal dan membiarkan anakku memeluk papanya untuk terakhir kalinya"." maksud kamu anak ini anak Kai dan kamu. bagaimana ceritanya"." ceritanya panjang Liam"....
Dengan bantuan Liam akhirnya Olive bisa masuk tanpa di hadang oleh pengawal. Lilyan masih terlihat ketakutan, Liampun menggendongnya. sebuah meja yang di khususkan untuk Liam menjadi tempat untuk Olive dan Lily.
......" ini makan lah dulu. anak kamu terlihat takut. hey adik kecil ini paman bawakan es krim untukmu makan lah"." terimakasih Liam, maaf aku merepotkanmu"." hais,, lebih baik dari pada datang sendiri".......
Liam dan Olive terlihat asik mengobrol tanpa mereka sadari beberapa mata memperhatikan mereka. Mereka mencibir Olive yang tiba-tiba datang tanpa undangan khusus.
__ADS_1
Olive yang sadar sudah terbiasa dengan tatapan itu. Orang-orang itu hanya memandang luar tanpa tau bagian dalamnya.
......" mari kita sambut pasangan yang sudah kita nantikan tuan Kai dan Nona Angelly. selamat berbahagia". suara dari pembawa acara memulai jalannya resepsi pernikahan itu.......
Mata Lilyan sudah tidak bisa membendung air matanya lagi, ayah yang dia rindukan kini sudah bersama orang lain, bahkan orang itu adalah orang yang paling dia kagumi.
..." Dimana dia. Liam bagaimana ini"." tenanglah". tiba-tiba Kai mendatangi mereka dengan Lilyan yang berada di gendongan dan Angel yang berada di sampinya....
..."Liam, kamu yang membawa mereka ke sini". tanya Angelly." ya, para pengawal kalian keterlaluan bagaimana bisa dia mendorong hingga jatuh ibu dan anak ini"." Angelly". tanya Kai pada istrinya." tidak percaya lihat saja lutut anakmu itu Kai"." Ayah Lily tidak apa-apa Lily baik-baik saja.Lily mau ayah". ...
__ADS_1
Gadis kecil itu memeluk erat Kai. Angelly hanya mengusap punggung anak itu dia terlihat iba padanya, dia tahu bagaimana seorang anak yang memiliki keluarga terpisah.
......" sayang sebaiknya kamu bawa dulu Lily ke tempat peristirahatan di sini biar aku saja yang mengurusnya"." baiklah". Kai pergi membawa Lilyan.......
..." Live, sebaiknya kamu pergi. aku tidak mau acaraku rusak begitu saja karena kamu. Liam bisakah kamu membawanya pergi". pinta Angelly." tapi bukankah kamu keterlaluan Ngel. bukannya dulu kalian teman"." ya ,dulu memang teman, sebelum dia menghianatiku. tapi maaf kata teman itu tidak berlaku lagi sekarang. pergi lah". Angelly meninggalkan mereka berdua....
Liam memapah Olive keluar dari Ballroom dan mengantarnya kembali ke hotel. dengan wajah sedih dia masuk tanpa berpamitan dengan Liam.
di dalam kamar Olive menangis sejadi-jadinya, dia hanya ingin mengucapkan selamat tinggal, tapi Lilyan lebih memilih ayahnya dari pada mamanya sendiri, membuat Olive kehilangan arah dia tidak tahu harus bagaimana lagi.
__ADS_1