My Beloved Boy

My Beloved Boy
#28


__ADS_3

Kai menjemput Angel untuk pergi makan malam. Dia seperti orang prustasi. Dia sangat lelah dengan pekerjaannya di perusahaan, dia tidak tahu harus apa dengan Olive dan bayi yang tidak bersalah itu.


Kai menatap lekat-lekat gadis yang sangat dia sayangi itu. Angelly merasa heran, ada apa dengan Kai. dia terlihat lebih kurus dari beberapa bulan yang lalu.


" Kai ada apa? kamu terlihat sangat lelah". " hah, apa kenapa Ly". " hais, apa yang kamu lamunkan". " aku hanya lelah. bagaimana dengan persiapanmu ke luar negeri nanti". " entahlah. aku ragu untuk pergi Kai.". " kenapa? bukannya ini adalah mimpimu selama ini?". " Ada hal yang membuatku enggan untuk pergi kai". kata Angelly lembut.


Kai semakin merasa bersalah. Dia hanya menginkan gadis di depannya ini saja, tapi bagaimana dengan bayi itu. Lagi-lagi suasana hening menghampiri mereka, Angelly dengan cepat menghabiskan makannya, dan mengajak Kai ke suatu tempat.


kali ini Angel yang menyetir mobil mewah Kai.


Sebuah taman hiburan.


Kai terbangun dari lamunannya. kenapa Angel membawanya ke sini.


" Inikah tempat yang ingin kamu datangi denganku". " ya, sudah lama aku ingin mengajakmu ke sini. Ayo cepat".

__ADS_1


Angel dengan perasaan yang campur aduk menarik tangan Kai ke berbagai permainan, mereka terlihat menikmatinya. permainan demi permainan mereka mainkan, dan mencoba beberapa cemilan.


permainan terakhir, kincir angin. mereka memandangi pemandangan yang luar biasa. Kai kembali melamun.


Angel tahu ada yang tidak ingin Kai katakan kepadanya. dia pun berinisiatif mendekati pacarnya itu. memanggil namanya Kai dan mencium lembut bibirnya.


Kai terlihat kaget dengan perlakuan lembut Angelly.


Lama sekali mereka menikmati waktu ini.


Kai menancapkan gas mobilnya pulang ke rumah.


Kandungan Olive sudah memasukki usia 8 bulan. Bayi itu semakin besar, dan bulan depan dia akan terlahir kedunia.


Esoknya Kai memberanikan diri mengatakan pada keluarganya tentang Olive. kebetulan hari ini weekend, semua orang berada di rumah.

__ADS_1


di ruang keluarga, Kai mengajak keluarganya berbicara.


Ibunya sudah tahu ada hal yang tidak beres dengan anaknya itu.


" Ada apa Kai?". " Ada sesuatu yang penting yang aku katakan. ada seorang gadis mengandung anakku". " apa itu Lily". " Kai jawab pertanyaan mamamu". " Kai, apa itu orang lain". tanya Raymond.


Kai menundukkan wajahnya. Dia merasa bersalah pada keluarganya itu bukan Angelly. Gadis itu adalah teman baik pacarnya sendiri.


" Tidak, dia adalah teman Lily. sekarang dia sudah 8 bulan. aku harus bagaimana?". Tangis Kai pecah. terlihat jelas di wajahnya dia sangat prustasi dan hampir gila.


" bagaimana bisa Kai. apa yang kamu lakukan. bagaimana dengan perasaan Lily". " ma tenang lah dulu. kandungannya sudah 8 bulan, bulan depan gadis itu akan melahirkan anak Kai". " Kai, apa gadis itu bernama Olive Hazlet?". Kai terdiam." Jawab ayah Kai". " ya". " yang benar saja anak ini". " kau urus saja lah Ray. mama sangat lelah".


Suasana rumah keluarga Wyatt tidak mencekam. Raymond terlihat marah, bahkan dia saja baru akan melaksanakan pernikahan, Kai sudah membuat kacau semuanya.


Kai masuk ke kamarnya, melihat foto kenangannya bersama Lily. Dia sangat sayang pada gadis itu, tapi takdir berkata lain.

__ADS_1


__ADS_2