My Beloved Boy

My Beloved Boy
52


__ADS_3

Olive dan Lilyan pergi ke kota mereka akan bertemu lagi dengan Kai, ayah sekaligus mantan suami yang baru beberapa bulan berpisah. Lilyan terlihat senang, untuk pertama kalinya dia pergi dengan menaikki bis. layaknya anak kecil yang melihat sesuatu hal yang baru Lilyan tidak bisa diam membuat Olive lelah dengan tingkah laku anaknya itu, tapi dia terlihat sangat menggemaskan.


Saat bis tiba-tiba melakukan rem secara tiba-tiba membuat kepala Lilyan terbentur.


..." sudah mama katakan untuk diam kan. perjalanan kita masih jauh Lily"." maaf mama". Lily akhirnya terdiam dan duduk di tempat duduknya tidak lama kemudian dia tertidur....


5 jam telah berlalu ibu dan anak itu sampai di kota S. Olive sudah memesan sebuah kamar hotel di kota S agar mereka nyaman tinggal di kota untuk beberapa hari. Dengan uang yang tidak seberapa banyak dia hanya sanggup menyewa kamar yang paling murah.


......"mama, bahkan kamar ini lebih buruk dari pada kamar Lily"." sudahlah Lily jangan mengeluh terus. tidur lah nanti kita akan keliling kota dan ketempat ayah"." baiklah ma". Lilyan tidur sangat nyenyak walaupun ini hanya kamar murah tapi kasur itu sangat nyaman....

__ADS_1


Olive segera membuka hpnya dan menghubungi nomor sekertaris Kai. Dia sangat kaget karena Olive sudah lama tidak menghubunginya bahkan dia mengganti nomor telponnya.


..." Bisakah saya membuat janji dengan tuan Kai. saya Olive Hazlet"." ah nona Olive. anda sekarang dimana"." aku di kota S. Lilyan ingin sekali bertemu dengan ayahnya"." baiklah nona akan saya lihat dulu jadwal tuan Kai dan akan menghubungi anda lagi"." baiklah"....


Olive kembali menghela nafas, Kai orang yang sangat sibuk, sejak Wyatt company bangkit kembali dia jarang mempunyai waktu, bahkan jalan-jalan keluarga bisa di hitung dengan jari.


ibu dan anak itu kembali jalan-jalan ke taman kota, tanpa sengaja dia dan Lilyan melihat sebuah berita di televisi kota, berita pernikahan keluarga Wyatt dan seorang Violis terkenal yang baru-baru ini melakukan konser tunggalnya.


..." mama, itu bukannya ayah dan tante Angel ya. katanya mereka akan menikah". kata Lily polos. Olive hanya terdiam, bagaimana bisa mereka menikah begitu saja. Olive menghela nafas, sakit rasanya....

__ADS_1


..." ya". Jawab Olive ketika mengangkat telponnya." maaf nona, tuan Kai sangat sibuk sehingga dia tidak punya waktu"." dimana acara itu"." maksud nona acara apa?"." tidak usah berpura-pura dimana acara pernikahan mereka berdua"." itu,, maaf nona saya tidak bisa memberi tahu anda"." maksud kamu"." anda tidak di undang"." yang benar saja"....


Olive melempar handphonenya ke jalan, dia sangat marah. apa yang orang-orang itu fikirkan. batin Olive. bahkan putrinya saja tidak bisa menemui ayahnya.


Olive membawa anaknya pergi makan malam di sebuah toko kecil. mereka memberikan diskon untuk ibu dan anak, mereka memesan beberapa makanan, Lilyan terlihat sangat lahap makannya.


mereka kembali ke hotel. Lilyan masih heran kenapa mamanya membuang hpnya begitu saja. saat santai mereka nonton tv dan menemukan berita tentang pernikahan Kai dan Angel yang akan di adakan di sebuah Ballroom terbesar di kota S.


......" baiklah Lily kita akan segera menemui ayahmu dan memberi mereka selamat"." mama kenapa?"." tidak apa sayang. mama hanya ingin mengucapkan selamat tinggal kepada ayahmu"." kenapa kita seperti ini mama". Lilyan menangis di pelukan mamanya hingga dia tertidur.......

__ADS_1


__ADS_2