
Cuppppp (marvel mencium kening jessica lumayan lama)
"EKHEM!!!!" dehem seseorang membuat jessica membulatkan matanya dan marvel sedikit terkejut seperti seseorang yang sedang tertangkap basah.
(Saat ini marvel tengah turun dari mobilnya mengantarkan jessica ke depan pintu masuk mansion ya guys, jarak mobil dengan pintu masuk lumayan sedikit berjauhan)
"Main nyosor aja kamu yah!! rasain iniii!!" ucap granma sambil menarik telinga marvel, membuat marvel membulatkan matanya sambil mengaduh minta ampun.
"Aduh aduh sakit granma. iya marvel ngaku salah marvel minta maaf granma aduh!" ucap marvel sambil meringis.
"Masih mau ulangin lagi?" tanya grnma dengan tangan masih berada ditelinga marvel. membuat marvel menggelengkan kepalanya kemudian mengangguk anggukan kepalanya membuat jessica menepuk jidat.
"AWWWW!!!!!" Pekik marvel kesakitan karena granma mengencangkan tarikan telinganya.
"Granma udah dong! kasian marvel granma!! itu ntar putus telinganya. emang granma tega kalo misal nanti pasangan jessica ngga punya telinga?" ucap jessica memohon karena merasa kasihan kepada kekasihnya.
"Ya ngga!!! tapi biarin! biar kapok!" ucap granma tak mau melepaskan membuat jessica meringis ngilu melihatnya.
"Granma!! cuma di cium marvel di kening doang ko!! ga di bibir!!" ucap jessica spontan membuat granma mendelik ke arah jessica.
"Eh hehe! kasian granma udah!" ucap jessica melepaskan tangan granma pada telinga marvel.
"Selamat kamu marvel kali ini! kalo granma liat kamu main nyosor nyosor lagi!! granma ikat bibir kamu!" ucap granma garang sedangkan marvel menggosok gosokkan telinganya yang memerah sambil mengerucutkan bibirnya sebal.
"Iya iya granma! berarti ciumnya biar granma ngga liat kan? aman pokoknya!" ucap marvel santai membuat granma juga jessica mendelik ke arah marvel.
"MARVELL!!!!!!" Teriak granma menggelegar membuat marvel juga jessica terkejut.
Ya Allah kenapa kau hadirkan hamba kekasih yang tidak punya akhlak seperti ini? kau hilangkan kemana sifat marvel yang datar itu ya allah? hamba mohon kembalikan lagi kepada marvel seperti semula! hanya kepada mu lah hamba memohon pertolongan ya Allah, kabulkan lah doa hamba. Aamiin batin Jessica sambil berdoa dengan mendramalisir.
"A-ah i-iya granma! marvel pulang dulu Assalamualaikum!!" ucap marvel dengan cepat sambil menyalimi granma dengan terburu buru.
"Waalaikumsalam!" jawab granma menggelengkan kepalanya
"SAYANG AKU PULANG DULU!!! DADAH EMUACH!!!" Teriak marvel sambil berlari kecil dengan tangannya menandakan kiss bye.
"MARVEL!!!!" Teriak granma membuat marvel menatap granma dengan menampilkan wajah tengilnya namun masih sambil berlari menuju mobilnya dan pergi meninggalkan halaman mansion jessica.
"Ada ada aja anak itu!!!" gerutu granma membuat jessica tersenyum
"Udah jangan marah marah mulu! nanti kena darah tinggi lho!" ucap jessica kemudian merangkul granma dan mengajaknya ke dalam.
'KEESOKAN HARINYA'
Mereka sudah mulai kuliah setelah ospek 1 harinya. ya mohon maklum, aturan KRJ terserah kepada author ya readers tercintah. Dan mereka kini tengah duduk di kantin sesudah menyelesaikan jam kuliah manajemen bisnis
• Jessica, mengambil Manajemen bisnis saja, karena baginya itu sudah cukup apalagi ia juga harus sambil bekerja dan mengelola beberapa tempat penghasil cuannya.
• Marvel, mengambil jurusan manajemen bisnis serta teknik mesin.
• Devan Davan, mengambil jurusan manajemen bisnis dan teknik mesin sama seperti marvel.
__ADS_1
• Putri Mengambil jurusan manajemen bisnis dan tata boga.
• Lina mengambil jurusan manajemen bisnis dan Per-film-an
JADI SATU RUANGAN SEMUA YA GUYS DI JURUSAN MANAJEMEN BISNIS, JURUSAN LAINNYA BEDA BEDA. DAN WAKTUNYA TIDAK SAMA.
"Eggggg!!! Alhamdulillah!" ucap davan yang bersendawa karena sudah kekenyangan setelah makan
"Isss jorok!!" ucap lina, dan putri menatap garang davan. sedangkan jessica sedang meminum minumannya, marvel mengusap mulutnya dengan tisu dan davan memainkan ponselnya
"Kelepasan sori!" jawab davan cengengesan.
"Kebiasaan buruk ga ilang ilang juga" ucap devan menatap davan malas lalu meletakan ponselnya di meja.
"Namanya juga kelepasan banggg!!" ucap davan tak mau kalah.
"Di kendaliin dav! itu ngga sopan banget dav ya ampun!" jawab devan geram
"Kan wajar bang kalo misal...." ucap davan kepotong.
"Udah udah ih!! dav!! yang dibilang devan tu bener!! di denger ngga enak juga!" ucap lina memotong perkataan davan
"Iya iya yang maaf!" ucap davan mengalah. Sedangkan marvel sedari tadi perdebatan sahabatnya ia hanya fokus memandang wajah cantik jessica. dan diam diam mengambil gambar jessica ketika sedang membuka kaca matanya.
Cekrekk
Gimana ngga klepek klepek coba?!! batin marvel melihat hasil fotonya sambil mengusap usap pelan layar ponselnya dengan tersenyum tipis.
"Ngga ada apa apa!" jawab marvel membuat jessica memicingkan matanya menatap marvel dengan curiga sehingga marvel hanya bisa menghela nafas ringan sembari menyerahkan ponselnya kepada jessica dan di terimanyaa.
"Gue cantik ya vel?!!" ucap jessica dengan terus menatap foto dirinya.
"Banget!" jawab marvel dengan menganggukan kepalanya membenarkan.
"Serius?" tanya jessica dengan mengalihkan pandangannya ke arah marvel.
"Iya jessica!" jawab marvel yang mengerti tatapan jessica.
"Yakin?!" tanya jessica lagi.
"Iya sayang! kamu cantik banget!" jawab marvel lembut membuat teman temannya melongo sekaligus begidik.
"Lo jangan ka..." ucapan putri terpotong.
"Maaf kita boleh gabung ngga?" ucap seseorang membuat semua mengatensikan penglihatannya ke sumber suara tanpa menjawab.
"Gimana? boleh ngga?" tanya seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah senior mereka sekaligus pembimbing pasca ospek. yap yang datang adalah kumpulan naila, jayden, prisila, aldo, cika, dan fatir.. yang pertama ngomong adalah aldo, dan sekarang adalah naila.
"Bukannya tempat lain masih kosong?" ucap devan dengan nada datar seolah mengusir dan tidak memperbolehkan, karena para sahabatnya hanya diam tidak mau menjawab, terpaksa dirinya yang berbicara.
__ADS_1
"Tapi ngga seru kalo ngga rame" ucap prisil berusaha membujuk.
"Tapi kita lagi ga seru seruan!" jawab davan cuek membuat prisil terdiam bingung akan menjawab apa.
"Ya ngga papa! yang penting rame!" ucap prisil lagi berusaha meyakinkan.
"Kita ga suka keramaian!" ucap lina menatap lawan bicaranya bergantian dengan teman temannya.
"Ya elah pelit banget! cuma mau ikut duduk doang! biar tambah seru!" ucap cika yang sudah jengah.
"Lagian tempat umum inih ko!" lanjut cika kemudian langsung duduk tanpa persetujuan dari marvel dan lainnya, hingga mereka hanya bisa menatap cika dan teman temannya dengan datar.
Hmm mana yang bosy dan punya pengaruh nih? batin jessica sambil menatap cika dan teman temannya yang juga sedang menarik kursi untuk duduk. (tempat duduk kantin beda beda ya guys, ada yang kursi 4, 6, 8, 10)
"Emm kenalan yuk!" ucap aldo antusias.
"Kan udah kenal" jawab lina.
"Ya kan perkenalan lagi, secara pribadi mungkin?" ucap aldo menaik turunkan alisnya.
"Sorry, I am not interested!" '(Maaf, saya tidak tertarik!)' jawab lina datar membuat aldo mencebikkan bibirnya sedangkan teman temannya hanya melihat.
Aduh susah banget sih buat masuk ke circle mereka!!!! batin prisila geram
Masih gue pantau! belum gue sleding! batin Jessica yang sedari tadi hanya memilih diam.
"Ayo lah jangan kaku kaku, kita bisa temenan kan?" ucap fatir sambil menatap putri, jessica, lina, devan, marvel dan davan bergantian namun terakhir ia hanya fokus ke jessica yang tampak menonjol dari putri dan lina menurutnya
"Ekhem!!" dehem jessica yang merasa di perhatikan, namun tak membuat fatir mengalihkan pandangannya.
Minta di sate tuh mata batin Jessica namun memilih pura pura tidak tahu, sedangkan marvel mati matian menahan kesalnya.
"Jadi gimana?" tanya aldo
"Hemm" dehem jessica, lina, putri, devan, davan serentak membuat mereka kegirangan, kecuali marvel yang hanya diam menatap tajam fatir namun tak di sadari sang empu dan lainnya.
"Lo jessica kan yang waktu kemaren terlambat? boleh minta nomer Ponselnya ngga? sekalian nanti biar lo yang bagiin no ponsel temen temen lo ke gue! biar tambah akrab kita!" ucap jayden membuat perhatian fatir kepada jessica buyar dan langsung menatap jayden.
"Gue ngga bawa ponsel!" jawab jessica berbohong
"Oh ayo lah jangan pelit pelit! itu di tangan, lo lagi pegang ponsel!" ucap aldo melirik ponsel di tangan jessica
"Ini?" tanya jessica mengangkat ponsel tersebut hingga foto dirinya di layar ponsel tersebut terlihat oleh mereka semua. sedangkan aldo, jayden, fatir menganggukan kepalanya berbeda dengan naila, cika, dan prisil yang tidak peduli dan hanya menonton.
"Bukan punya gue! tapi punya marvel!!" ucap jessica sambil mengembalikan ponsel marvel ke sang empu.
"Ko ada foto lo di situ?! kalian ada hubungan apa?" tanya jayden membuat semua menatap ke arah jessica.
"Emang urusannya sama lo apa?" tanya putri sarkas karena geram dan ia tahan tahan dari tadi.
"Guee..."
__ADS_1
TAHAP REVISI YA GUYS. KARENA UPDATE MALAM MALAM TAKUT ADA TYPO.. YUK DUKUNG AUTHOR TERUS BIAR CEPET UPDATE!!
@callmewin.se_