
"Ini jessica tamu lho di sini, daddy ga ngasih suguhan sama tamu? atau bilang apa lah?" ucap jessica dengan nada dibuat serius membuat daddy tersenyum.
"Kamu mau makan sama minum apa sayang?" Tanya daddy tersenyum
"Jessica ga mau itu!!" jawab jessica langsung membuat daddy richard heran.
"Terus gimana sayang?" Tanya daddy lembut
"Kan biasanya tuan rumah bilang gini 'ga usah malu malu, anggap rumah sendiri' gituu" ucap jessica menjelaskan membuat daddy terkekeh melihat kelakuan anaknya.
"Iya sayangggg, jangan malu malu yah disini. anggap aja perusahaan sendiri.. tapi emang perusahaan sendiri sih!" ucap daddy menurut membuat jessica menahan tawanya karena melihat tingkah daddy nya yang Penurut.
"Ya udah mana sertifikat perusahaan daddy?" tanya jessica lempeng membuat daddy heran
"Buat apa sayang?" tanya daddy heran.
"Kata daddy anggap perusahaan sendiri, ya udah mana sini surat suratnya. mau jessica jual lah!! kan lumayan bisa beli cilok dad!" ucap jessica dengan nada dibuat buat serius membuat daddy richard terperangah lalu tertawa.
"Hahaha.. sayanggg!! kalo surat suratnya mah emang atas nama kamu semua. kalo emang kamu mau cilok ga harus jual perusahaan dong.. hahaha... Kamu minta cilok sama gerobak gerobaknya juga bakal daddy kasih, ga ampe jual perusahaan.. hahah.. ada ada aja." ucap daddy dengan di selingi tawanya karena kelakuan konyol anaknya.
"Hehe..beneran dad? perusahaan daddy namanya jes? ga nyangka ya ternyata jes kaya juga hehe.. maaf dad, lagian tadi daddy fokus banget mukanya datar sama berkas berkasnya. ya kasian berkasnya pada takut. yang ada ntar tulisannya ilang karena saking takutnya." ucap jessica sambil cengengesan membuat daddy gemas lalu mencubit pipi kanan jessica.
"Aww awww Daddy!!!!! sakit dong! jangan usil kek ah!" gerutu jessica sambil mengusap pipi kanannya dengan pelan
"Habisnya kamu tuh kenapa gemesin banget sihhh?!! kamu tanpa perusahaan yang dikelola daddy juga udah kaya! udah punya perusahaan gede, mall sendiri. dan apaan lagi dah Yang mungkin daddy gatau.. huhh" ucap daddy sambil gantian mencubit pipi kiri jessica
"Daddyyy!!!!!!!" pekik jessica kesakitan, sedangkan daddy hanya tertawa melihat wajah merah jessica.
"Dasar bapak bapak!! Bukannya merasa bersalah malah ketawa kaya gitu!! kaya setan tau ga si dadd?!!" kesal jessica membuat daddy membulatkan matanya.
"Heiii princess!!! muka daddy yang tampan gini malah kau sama kan kaya setan??!!" tanya daddy tak percaya akan ucapan putrinya tersebut.
"Hehe.. setan ganteng!" ucap jessica sambil cengengesan.
"Kamu ini ya bener bener!!" ucap daddy kesal.
"Hehe ampun Baginda raja!! silakan dilanjutkan kembali pekerjaan anda!" ucap jessica dengan terkekeh membuat daddy menggelengkan kepalanya lalu mereka pun melanjutkan pekerjaannya masing masing hingga Jam makan siang.
"Princess makan siang dulu yuk!" ajak daddy
"Dimana dad?" tanya jessica tanpa mengalihkan perhatiannya dari laptop didepannya..
__ADS_1
"Sayanggg!!" Panggil daddy sambil menutup laptop jessica karena jessica hanya fokus ke laptopnya saja.
"Hehe.. iya daddy kuh sayang, kita mau makan dimana?" ucap jessica sambil terkekeh.
"Kamu maunya dimana?" tanya daddy
"Dimana mana hatiku senang syala la la la la la la la la la la la la...." Nyanyi jessica membuat daddy menghela nafas panjang kemudian mencubit kedua pipi jessica dengan gemas.
"OMAYGATTTT!!!!! DADDYYYY!!!!!!!!! KASIAN PIPI JESSICA BISA NANGIS KESAKITAN HUAAAAAA" Ucap jessica sambil nangis dibuat buat.
"Ya ampun ya ampun malah ketawa muluuu!" ucap daddy bergurau
"Nangis dad nangis bukan ketawa huaaaa" ucap jessica kemudian membuat daddy terkekeh.
Anak daddy, kalo daddy boleh minta. daddy mau kamu jadi anak kecil terus jangan cepet dewasa. daddy belum siap kalo nanti kamu harus pergi ninggalin daddy batin daddy sambil melamun memikirkan masa masa saat bersama jessica dari kecil hingga sekarang, hingga membuat jessica heran, jessica manggil daddy namun tidak dijawab karena terlalu asik dengan lamunannya.
"DADDYYY!!!!" Pekik jessica kesal sambil menggoyangkan lengan daddy, membuat daddy tersadar dari lamunannya.
"Iya sayang kenapa? bikin kaget daddy aja" ucap daddy sambil mengelus dadanya.
"Kaget?" tanya jessica menahan kesalnya.
"Iya daddy kaget tauuu!!!" jawab daddy sambil menganggukan kepalanya
"Jessica panggil panggil lho dad, Daddy kenapa melamun sih? ada yang daddy pikirin? coba cerita sama jessica" ucap jessica membuat daddy menghela nafas.
"Ngga sayang, tadi daddy cuma melamunin Kamu sekarang udah besar. daddy masih inget dulu Pas kamu Masih kecil kalo liat daddy mau berangkat kerja pasti langsung nangis minta di gendong supaya di ajak. dan sekarang liat?! kamu udah besar, udah cantik, udah bisa mandiri, dan udah bisa bikin orang kesel" Jelas daddy diakhiri gurauan.
"Enak aja bikin kesel!! ngga daddd... Jessica sayang banget sama daddy" ucap jessica langsung memeluk daddy dan dibalas oleh daddy.
"Daddy lebih lebih sayang banget sama kamu.. anak kesayangan dan kebanggaan daddy." jawab daddy sambil membalas pelukan jessica dan mencium puncak kepala jessica.
"Ayo makan dulu, makan di Cafe depan kantor gimana?" usul daddy
"Ya udah deh" ucap jessica melepaskan pelukannya.
"Kenapa sayang?" Tanya daddy
"Mau daddy gendong?" gurau daddy.
"Iiiii daddyyy!!! apaan sihhhh?! jessica udah gede kali" gerutu jessica
__ADS_1
"Tapi kenapa ga semangat jawabnya?" tanya daddy lagi
"Daddy perusak suasana! lagi kebawa suasana melow malah daddy ngajak makan!" kesal jessica membuat lagi lagi dan lagi daddy terkekeh
"Tapi kan kita belum makan siang sayang" ucap daddy tersenyum geli.
"Huh itu mah daddy nya aja yang udah kelaperan, ga tahan lagi." gumam jessica lirih.
"Makan atau ngga nih? tapi apa pun jawaban kamu kita tetep makan." tanya daddy
"Ya makan lah dad. sama aja juga. yuk lah" ucap jessica dlberdiri diikuti daddy.
Mereka pun keluar menuju restoran yang berada di depan kantor diikuti dengan riko dan Robert juga para pengawal untuk melaksanakan makan siang.
Para karyawan dan karyawati sudah tidak berani bergosip tentang bos mereka, mereka tau konsekuensi yang akan didapatkan. karena akan fatal akibatnya bagi mereka.
Setelah makan siang, mereka melanjutkan untuk kerja hingga waktu pulang kantor tiba mereka langsung pulang menuju mansion guna mengistirahatkan tubuh mereka.
Keesokan harinya..
Hari ini adalah hari pembagian raport. Semua para murid kebanyakan sedang duduk didepan kelas karena mereka menunggu orang tua mereka yang sedang mengambilkan raport di dalam kelas mereka.
Ada yang berdoa agar lulus, ada juga yang hanya diam, bahkan tak sedikit banyak yang bergosip dan membicarakan acara camping.
Di tengah tengah pembicaraan mereka di setiap kelas nya. Tiba tiba datanglah seorang duda dengan gaya coolnya bersama sekretaris dan juga banyak bodyguard yang mengikuti nya membuat semua ricuh akan kehadirannya.
*OMG itu beneran Tuan richard?
*Ya ampun ganteng banget
*Di aslinya mukanya mulus banget
*Dia duda cuy!! gue mah mau mau aja jadi istrinya
"Ada keperluan apa ya?
*Keperluan? dia kan pemilik yayasan ini!! gimana sih lu!!
Siapa yang tidak mengenal seorang pebisnis maju dan orang terkaya nomer 1 yang bernama RICHARDO ALEXANDER JAMES? semua orang pasti tahu dan mengenalinya.
Daddy berjalan dengan pandangan lurus ke depan dengan raut wajah datarnya. hingga sampai lah di depan kelas jessica, ia melihat putri semata wayangnya sedang duduk mengobrol dengan yang lainnya karena tidak menghiraukan suara gaduh yang tercipta oleh para siswa siswi.
__ADS_1
"Sayanggg!!" Panggil daddy kepada jessica dengan raut wajah sumringahnya, tanpa sadar membuat semua orang membulatkan matanya. Dan membuat jessica menegang karena ia mengetahui suara tersebut.
"SAYANGGG???!!!!!" Ulang semua orang yang melihat dan mendengar apa yang diucapkan daddy dengan tak percaya, lalu bergantian menatap jessica.