My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
cubit cubitan


__ADS_3

"Chaimren camilla?" gumam devan dan davan barengan ketika sedang iseng baca baca komentar story marvel.


"Bang!" Panggil davan


"Hmm" jawab devan hanya dengan deheman


"Lu tebak! si camilla gimana?" tanya davan menatap devan.


"Shock dan bodoamat!" ucap devan cuek.


"Siapa camilla sama chaimren?" tanya lina penasaran pada devan dan davan.


"Temen kita dulu!" jawab davan.


"Ohhh!! mereka lagi apa ya? telfon ngga nih?" ucap putri menatap twins dan lina bergantian.


"Mereka siapa?" tanya seseorang membuat mereka menoleh kemudian menatap dengan sinis.


"Oh iya, ini kantin lagi pada heboh ada apa sih? itu hp pada nempel sama mata!" ucap fatir penasaran.


"Terus jessica kemana? kok kalian cuma berempat?" lanjut fatir


"Ikut duduk!" ucap cika sambil mendudukan dirinya di kursi kosong begitupun teman temannya.


S*alan! harusnya cari duduk di 4 kursi aja walaupun di tengah batin lina, putri, dan twins.


"Cih malah ngga jawab?" tanya fatir berdecih


"Gua heran!" ucap putri menatap jayden dan lainnya serius, begitu pun jayden dan teman temannya menatap putri serius menanti kelanjutan kalimatnya.


"Gue heran! dari sekian banyaknya mahasiswa, kenapa mesti kita yang kalian pilih buat diajak akrab? di sana banyak tuh!! kalian mau ikut masuk circle? Kalau mau maaf maaf aja nih ya kakak tingkat alias senior, tapi disini ngga ada lowongan!" ucap putri pedas membuat naila, prisila, dan cika mengepalkan tangannya erat erat.


"Jaga omongan lo!!! bukannya seneng karena ada kating famous yang ikut gabung malah lo katain begitu! harusnya lo lo pada tuh bersyukur! ngga semua orang bisa jadi temen kita! apa lagi kita samperin!!" bentak cika berapi api membuat pandangan seluruh kantin terfokus pada meja tersebut


Brukkkk (devan menggebrak meja, membuat semua orang terkejut)


"Berani lo bentak cewe gue? kalau tidak bisa jaga sikap! mending pergi dari sini! cewe gue kan tanya! kalau itu bukan niat kalian kenapa harus marah?" ucap devan datar membuat jayden, dan fatir ikut kesal. sedangkan aldo hanya menjadi penonton


"Heum bener tuh! putri kan bilang nek kalian bener pengen gabung, kok malah ngamok! ini lagi! yang ngga ada kan marvel juga, yang di tanya cuma jessica!" ucap lina menatap fatir membuatnya terdiam dengan jayden menatap fatir datar


"Y-ya ngga gitu! kan perwakilan!" ucap fatir membela.


"Alasan! Udah sana pergi pergi!" kompor davan.


"Gamau pergi dia, lo bilang harusnya bersyukur dan seneng? hellow! kita ngga minta lo lo pada gabung kesini. jangan sok keras neng! siapa yang mau jadi salah satu temen kalian? jangan pede deh tolong, gue emang ga pilih pilih teman ya, tapi kalau modelan kek kalian gini? Ya maap maap aja ogah! gue tahu niat terselubung kalian! jadi jangan banyak ngarep!! cuih!" ucap putri sinis sambil meludah kecil ke arah kiri.


"Kita cuman mau temenan kok! suer deh sumpah! kenapa sih kalian sinis banget sama kita? kesalahan apa yang udah kita buat sampai kalian perlakuin kita kaya gini? emang salah kita samperin kalian? kenapa karena cuma kita tanya dan samperin reaksi kalian begitu? ampe kasar sama gebrak meja juga! gue malu di lihatin! dan lu juga sil! kita disini buat baik baik! jangan gitu tanggapannya" cerocos aldo sambil mengangkat dua jarinya ketika bilang suer dan sumpah.


"Udah lah kita pergi aja! ngapain juga di sini!" ucap prisila yang sudah menahan kesal sedari tadi.


"Kenapa pergi? emang kita buat salah sebelumnya?" ucap aldo membuat teman temannya terdiam.


"Emm tanggapan kalian sinis banget kalau ada kita!" ucap fatir menimpali.


Inget! kalian boleh kasih pelajaran tapi jangan gegabah ke aldo! gue tahu latar belakang dia. dia cuma kebawa sama temen temennya! dia juga masih ada hubungannya sama aunty ira, lebih tepatnya keponakan jauh. uncle robert juga udah tahu. Kalian cuma perlu awasin aja dia, uncle Robert juga minta kalau misal aldo macem macem, dia sendiri yang akan urus keponakan iparnya... ucapan jessica dahulu kepada lina dan putri seketika terngiang ngiang di kepala mereka ketika aldo berbicara


"Kak aldo! kan kak aldo sendiri tahu kalau gue cuma tanya! dan temen kakak yang nanggepinnya sambil bentak bentak" ucap putri jengah, sedangkan devan menatap putri dengan lekat.


"Udah lah ngga usah ladenin put! biar cape sendiri mereka! udah tahu ngga di terima masih aja nempel!!" ucap lina namun masih tetap membicarakan mereka yang sudah di usir tidak mau pergi pergi.


"Ini lagi! bilang udah udah malah dilanjutkan huh!" ucap davan mencubit hidung lina hingga memerah.


"Davan!!!! sakittt!" ucap lina menepuk tangan davan keras sehingga cubitannya sontak dilepaskan.


"Aww kasar banget!" ucap davan mengusap tangannya.


"Lagian cubit cubit!! dikira ngga sakit Apah!" gerutu lina


"Aduh kalian Malah cubit cubitan! ngga liat yang jomblo apa?!" ucap aldo kesal, sedangkan cika, prisila, naila hanya diam.


"Nasip!" ucap lina, putri, dan davan, membuat aldo melotot.


"Sebenernya lu enak kak di ajak ngobrol! tapi gue ngga yakin, kalau lo ngga ada niatan jahat. sama kaya temen temen lo!" ucap lina menatap aldo.


"Maksudnya?" tanya aldo bingung.

__ADS_1


"Lo lo pada nuduh gue bakal jahatin kalian gitu? astaga!!" ucap aldo jengah


"Udahhh!!! ini jadi ngga telfon mereka?! kalau lama keburu jam kuliah mulai!" ucap davan menyudahi.


"Jadi lah!" ucap lina dan putri serempak.


"Pake hp lo yang! louspeakers!!!" ucap lina diangguki davan.


Tutttttt


Tuttttttt


Tuttttttt


Tuttttttt


"Ngga di angkat!" ucap davan sambil memperlihatkan layar ponselnya


"Di coba lagi lah dav gimana sih! masa baru sekali nyerah!" ucap putri sinis.


"Sensi amat lo! iya iya nih!!" ucap davan mencoba lagi.


Tuttttttt


Tutttttt


Tut.....


Klik


...📞PANGGILAN SUARA ON📞...


...📞Marvel📞...


📞Marvel📞


~ Halo!!! (Suara serak)


~ Siapa sih ganggu aja!


📞Davan📞


📞Marvel📞


~ Heh anj*ng gue baru tidur! ganggu aja! kenapa telfon


📞Davan📞


~ Udah siang gini baru tidur? [ putri ]


~ Beg* lo put! disana ya masih dini hari! [ lina ]


~ Ohh iya lupa hehe [ putri ]


~ Dasar!! B*go di pelihara! [ lina ]


~ Sayang ngga boleh kasar [ davan ]


~ Hehe becan... [ lina terpotong ]


📞Marvel📞


~ Malah ngobrol sendiri ada apa?!!!


📞Davan📞


~ ngga, si cewe cewe cuma mau mastiin keadaan kalian


~ Jessica mana vel? [putri]


📞Marvel📞


~ Tidurlah!


📞Davan📞

__ADS_1


~ Kalian dimana? [spontan pertanyaan muncul dari bibir naila]


📞Marvel📞


~ Shittttt!!!


~ Apa sih yang berisik banget! [ jessica dengan suara serak ] (naila dkk mematung)


~ ngga sayang, udah bobo lagi merem!


~ Pelukkk [ jessica dengan suara manja ]


~ Iya sayang emm


Tutttttt (diakhiri davan)


...📞PANGGILAN SUARA OF📞...


"Cih! lagi k*lon malah ngga di matiin" ucap davan mendengus.


"Lo sih pake tanya segala! kan marah marvel jadi jessica kebangun!" ucap putri menatap naila.


"Kan gue ngga tau!" ucap naila sambil memutar bola matanya malas.


"Emang mereka dimana?" tanya jayden dan fatir barengan, sedari tadi mulut mereka gatal ingin bertanya, apalagi mendengar suara seksii milik jessica.


"Emang kalian ngga liat story marvel?" tanya putri balik dijawab gelengan kepala oleh mereka.


"Makanya update! yuk ke kelas!" ucap lina kemudian beranjak dari duduknya di ikuti putri dan twins. lalu beranjak meninggalkan kantin.


"Emang bikin story apa sih?" tanya prisila.


"Mending lihat!" ucap cika kemudian membuka akun sosmednya.


"Idih gila!! seksi bener!" ucap fatir spontan di hadiahi tatapan sinis.


"Ngaca lo udah punya cewe! dasar kadal!" cibir jayden.


"Rela gue putusin pacar gue kalo jessica mau sama gue!" ucap fatir ngrlantur .


"Cih emang dia mau sama lo?!" ucap prisila sinis


"Mereka ke inggris ngapain dah?" tanya cika.


"Ya mana saya tahu! saya kan ikan!" ucap aldo asal di hadiahi geplakan tangan oleh cika dengan keras hingga memerah.


"Sakit!! lo jadi cewe jangan kasar bisa ga sih?!! mulut kalo ngomong juga suka ngegas! di jaga cik! inget lu cewe! Ini bukan perkara sakit! tapi tingkah laku lo!! cara lo bicara!! kasian suami lo nanti!" ucap aldo tajam membuat cika terdiam, begitu pun yang lain. karena aldo yang mereka tahu adalah aldo yang kalem, penurut, dan juga asal ceplas ceplos.


"Kenapa jadi pada ribut? udah udah ah! kita kan temen! aldo lo jangan gitu lah ke cewe!" ucap fatir menengahi.


"Gue cuma ngasih nasehat, soalnya yang malu nanti cika sendiri, akibatnya juga cika sendiri yang alamin kalau kaya gitu!" ucap aldo memberi pengertian.


"Kita ini lagi bahas jessica sama marvel! kenapa malah jadi gini?" ucap prisila


"Bener tuh!" timpal jayden.


"Mending tanya anak anak aja! percuma tanya sama temennya jessica!" ucap naila


"Eh eh bentar!! itu jessica sama marvel kemana ya?" tanya naila ketika melihat mahasiswa satu angkatan dengan marvel jessica sedang melewati meja mereka.


"Ke inggris kak! emang kakak kakak pada ngga liat story marvel?" ucap mahasiswa tersebut.


"Liat! cuma mereka ngapain disana?" tanya prisila.


"Katanya sih yang gue denger denger karena pindah!" ucap mahasiswa lagi.


"Mereka pindah ke inggris?" tanya jayden dan fatir.


"Bukan mereka kak! tapi cuma jessica! marvel cuma nganter doang!" ucap mahasiswa.


"Lo tahu darimana?" tanya aldo menyelidik.


"Berita mereka udah booming di sini kak! masa iya ngga tau! makanya perbanyak teman! gue cabut dulu!" ucap mahasiswa tersebut langsung berlari.


Sialllll!!!! Batin seseorang.

__ADS_1


(AYO GUYS DUKUNG AUTHOR! DUKUNGAN KALIAN PENYEMANGAT AUTHOR!)


__ADS_2