My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
maling kandang


__ADS_3

"Iya bu ga papa, sudah saya Maafkan!" ucap jessica yang dibalas dengan senyum bahagia walaupun air mata selalu menetes ke pipinya.


"Tapi lain kali ibu tidak boleh seperti itu lagi ya" lanjut jessica dibalas anggukan cepat oleh bu santi.


"Bersikap baiklah disana, maka ibu akan cepat dibebaskan oleh daddy. itu lah kuncinya bu" bisik jessica kepada bu santi, membuat bu santi terharu


Sedangkan semua yang menonton tidak tahu apa apa pun merasa heran dengan panggilan sekaligus permintaan maaf tersebut.


"Tante ada apa sih ini?" tanya jasmin karena merasa bingung, namun seketika pandangan bu santi menatap jasmin dengan amarah yang memuncak.


"Ini semua gara gara kamu!! tante jadi gini!! puas kamu!!" ucap bu santi dengan mata memerah.


"Lho kok jadi nyalahin jasmin sih?! salah sendiri ko nyalahin orang!!" jawab jasmin kesal dan tak mau di salahkan.


"Kalau saja kamu tidak ngomong yang ngga ngga tentang non jessica mungkin tante ga jadi begini!!!" ucap bu santi berapi api.


"Eh tante jangan fitnah yah!! jasmin ga pernah ngomong yang ngga ngga tentang jessica!!!" sangkal jasmin dengan mata memerah hampir menangis karena malu + takut.


"Ga usah ngelak kamu!! sekarang tante tahu kalo tante yang kamu jadikan kambing hitam atas kesalahan kamu!! tante peringatkan kalau kamu terus seperti itu maka kamu akan hancur secepatnya!!!" jawab bu santi membuat jasmin murka.


"Urus tuh diri tante sendiri!!!" jawab jasmin dengan menunjuk nunjuk ke arah bu santi sedangkan bu santi kembali mengedarkan pandangannya ke arah jessica guna menghentikan perdebatan.


"Non saya pamit yah!" pamit bu santi dengan senyuman termanisnya.


"Lho mau pergi sekarang? kan acaranya masih 2 hari lagi" ucap jessica heran.


Pergi sekarang? la emang mau pergi kemana? ko jessica tau kaya tau sih?! batin marvel dan davan yang sama herannya sekaligus penasaran.


"Iya non lebih cepat lebih baik! jadi saya bisa pulang dengan cepat" ucap bu santi kemudian diakhiri dengan bisikan membuat jessica paham lalu menganggukan kepalanya.


"Oh ya udah bu, hati hati yah!" ucap jessica diangguki bu santi.


"Ya sudah non saya permisi!" pamit bu santi kemudian berlalu diikuti 2 bodyguard untuk menjalankan konsekuensi nya.


"Hufttt!! masih mau ngomong sama gue? atau mau ngomong sama om lo?? itu mumpung tuan richard ada disini juga! ngomong aja!" ucap jessica kepada jasmin yang sedari tadi masih ditempat dengan pandangan bingung seperti lainnya kemudian mendadak membatu.


"Cabut!!" jawab jasmin berlalu diikuti rara dinda dengan perasaan dongkol.


"Saya om dia?" tanya daddy datar yang hanya dijawab anggukan davan saja.


"Idih!!" jawab daddy berdecih.


"Ya sudah kalian lanjutkan acaranya, jangan terlalu kelelahan, acaranya masih besok!" ucap daddy saat akan berbalik badan, sejenak pandangan matanya bertemu dengan bu reyna yang melihat dari kejauhan kemudian berlalu bersama para bodyguard dan riko serta reynald. hingga membuat semua orang terbengong kecuali jessica lina putri.

__ADS_1


"Ternyata perhatian juga" ucap davan masih dengan wajah bengong.


"Don't judge people from the outside!!" ucap jessica membuat marvel devan dan davan tersadar.


"Kunti!! ko lu kaya tahu sih ibu ibu itu mau kemana?" tanya marvel yang sedari tadi heran.


"Maksudnya?" tanya jessica mengerutkan keningnya.


"Tadi lu bilang, 'mau pergi sekarang?' yang gue lihat, lu tuh kaya udah tahu mau dibawa kemana bu itu!!" ucap marvel


"Bu santi namanya!!" ucap putri.


"Eh iya ya yang gue lihat juga gitu, terus bu santi malah manggil lu dengan sebutan nona, maksudnya?" tanya davan mendesak.


"Ohh ga maksud apa apa sih!!" jawab jessica santai membuat marvel geram, lalu mendekat ke arah jessica hingga merangkul lalu mengapitnya membuat jessica terkejut.


"Lu tuh ya bener bener!! dasar pocong ga ada akhlak!! SAKITT!!!!" Jawab jessica berusaha melepaskannya, namun terbesit perasaan senang yang menghinggap.


"Lagian lu nya ya, kita lagi ngomong serius malah lu santai banget jawabnya!!" ucap marvel sambil mengeratkan apitannya.


"IHHH MARVELL!!!!!" Teriak jessica membuat semua siswa wiswi melihat ke arahnya.


"Ini nih!! yang udah lengket mah beda auranya bos!!" jawab davan dengan nada dibuat buat seperti iri.


"Yoiii!!" jawab lina santai


"Nanti juga bakalan tahu, tapi ini bukan saatnya!!" ucap jessica berusaha melepaskan tangan marvel


"Tahu kalo kalian udah ada hubungan? wah wah!! si kunti ketemu si pocong ya cocok!!" jawab lina dengan girang.


"Kalian ini ya bener bener!! ga usah ikutan marvel manggil gue kunti!!" kesal jessica.


"Lagian maksud gue bakalan tahu tuh tentang gue!! guee!!! bukan marvel juga!!" lanjut jessica cemberut.


"Iya yang boleh manggil lu kunti cuma marvel kan yak!! panggilan kesayangan!!" goda putri sambil mengedip kedipkan matanya berulang kali membuat jessica bersemu merah.


"Ciee blushing!!" goda lina dan putri


"Ihh apaan sih?!! kena matahari gue!!" alibi jessica.


"Alah bilang aja maluu!" goda lagi lina


"Iss udah udah!!" ucap jessica membuat keduanya diam seketika.

__ADS_1


"Kapan lu kasih tau? dan kalian berdua juga?" tanya davan kepada jessica lina dan putri.


"Kita kan udah sahabatan masa masih nutup nutupin sih!" lanjut davan.


"Pokonya ntar!! huff" ucap jessica sambil menghela nafas karena berhasil melepaskan tangan marvel.


"Ohh iya guys!! gue lupa!! gue sebenernya udah nemu tempat bisnis kita, tapi gue ga tau lu pada suka apa ngga" lanjut jessica dengan serius.


"Di daerah mana?" tanya lina penasaran sedangkan lainnya hanya menyimak tanpa berniat untuk menyela.


"Sebenernya sih deket lah sama sekolah kita, deket juga sama perusahaan tuan richard karena memang masih di kawasan james dan gue yakin Cafe kita bakalan rame!!" ucap jessica membuat yang lain berpikir.


"Yang bangunan luas banget tapi kosong itu?" tanya putri ragu yang diangguki jessica.


"Itu sewa aja pasti gede jess makanya ga ada yang nempatin, sedangkan pemiliknya ga tau gimana ceritanya tu tempat ga dikelola." putri diangguki lina masih dengan perasaan ragu membuat jessica menghela nafas.


"Kata orang suruhan gue sih, pemiliknya dulu pernah bangkrut karena karyawannya ada yang berkhianat dan sekongkol dengan saingan bisnis dari pemiliknyaaa di bidang lain, terus jadinya pindah luar negeri biar bareng keluarganya. lagian siapa bilang nyewa? lu lu pada ih kaya orang susah amat!! ga sadar diri emang!! ya kita Beli!!" ucap jessica memutar bola mata malas.


"Iya juga sih! gue ada tabungan lumayan banyak sebenernya, lagian kalo kurang terus minta juga pasti dikasih lah!" jawab lina mantap.


"Eh eh apa minta minta!! jangan minta tambahan bokap nyokap!! ntar gue aja yang nambahin!! Lagian ini biar jadi bisnis kita murni!!" jawab jessica membuat lina dan putri semangat.


"Siap mom!!" jawab lina dan putri serempak dengan wajah sumringah.


"Balik dari sini kita Eksekusi! gue udah ada kontak orang yang punya bangunan itu! dan gue pastiin secepatnya kita tempati!!" ucap jessica membuat marvel devan dan davan takjub.


"Lo beneran kunti?" tanya marvel.


"Ya beneran lah!! gue ga pernah serius se becanda ini!!" ucap jessica belibet.


"Becanda se serius ini!!!" ralat putri dengan gemas lalu mencubit lengan jessica membuatnya mengaduh.


"Lo jadi anak durhaka banget yah!! gue sumpahin lu jadi maling kandang!!" jawab jessica cemberut.


"Enak aja lu!!" ucap putri


"Jadi, sehabis camping ini kan libur sekolah. kita manfaatin waktunya buat selesein masalah Cafe. jadi waktu berangkat sekolah lagi Cafe udah siap on!!" jawab marvel di setujui semuanya.


"IYA PAK!!!" Jawab mereka semua dengan suara keras kecuali marvel dan jessica membuat mereka terkejut.


"Bisa ga sih pelan pelan aja? kaget gue!!" Kesal jessica sambil mengelus dadanya.


"Ya udah kita bersih bersih, bentar lagi gelap sama bentar lagi waktu makan!" ucap devan diangguki semuanya, kemudian marvel dkk pun misah dengan jessica dkk untuk melakukan aktivitas nya.

__ADS_1


__ADS_2