My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
27


__ADS_3

Minggu-minggu ini, seluruh kelas 12 Tiffin High School tengah di sibukan oleh berbagai ujian untuk menentukan mereka lulus atau tidaknya.


Roselina sampai mengeluh sama ayahnya karena ujiannya tidak seperti anak SMA biasa.


Yang paling roselina dan semua siswa keluhkan adalah, uji praktek kimia dan kesenian.


Walaupun mereka menjalani ujian itu dengan keringat kelelahan, kini air mata kebahagiaan meluncur saat kata Lulus di atas kertas tertulis dengan jelas.


Sebuah kertas yang tidak ada apa-apanya mampu meluluskan semua murid kelas 12.


Dan malam ini, adalah malam penuh kemenangan untuk mereka setelah siang tadi melaksanakan graduation.


Prom Night? Semua murid mulai melewati karpet merah untuk masuk kedalam gedung sekolah.


Yang ber jas sangat tampan dan yang ber gaun sangat cantik.


Sean datang bersama roselina menggunakan supir pribadi. Begitu pula dengan erlan dan renata.


Sean dari awal terus komat kamit karena long dress yang roselina gunakan sangatlah sexy. Menurutnya.


Sudah tau roselina itu cantik, malah di rias dan di pakaikan dress seperti ini. Jadilah kecantikan plus plus-nya mengundang mata para lelaki.


Mereka yang sering mengejek renata renata itu jelek, kini saat kelulusan__mukanya bahkan tidak ada kata jelek sama sekali.


Seluruh tubuh renata sukses erlan rubah. Renata juga tak kalah cantik dengan roselina.


Yang membuat kalian terkejut lainnya adalah__Angga datang bersama Vivian. Dan mereka bergandengan.


"vivian, kok sama angga?"lalu vivian gugup saat di tanya roselina


"pacarlah"


"ha?"semuanya melongo


"gw jadi tau gimana rasanya jatuh cinta. Ngerasain gimana rindu, perhatian dan tentunya jadi bucin haha__gw jadi punya temen tersendiri selain lo semua"tutur angga


"kapan jadiannya?"tanya erlan


"sehari sebelum ujian nasional"


"eh *****! Gak bilang-bilang lo ga"


"hehe sorry lan__tadinya mau di tembak pas graduation, tapi gw berubah pikiran. Gw tembak vivi pas mau ujian nasional aja, biar gw dapat dukungan haha"


"ck. Baik-baik lo sama angga"ujar sean pada vivi


"tau kok yan, ni anak otaknya gak jauh dari plus plus"balas vivian


Setelah menunggu kepala sekolah dan pemilik sekolah yang mengucapkan sepatah dua kata, kini acara prom night bebas dinikmati para murid.


"kamu gak pulang?"


William menghampiri putranya bersama cassandra, yang tengah mengobrol dengan teman-temannya.


"nanti. Sean bakal pulang sama rose"


"ok kalau gitu. Daddy sama mamih kamu pulang duluan"


Lalu sean membalasnya dengan gumaman.


"besok mampir ke rumah ya roselina"ujar cassandra


"eh, iya tante__rose usahain"


••


"dingin gak?"


"gak kok"


"tau gak?"roselina menoleh


"aku itu dulu gak pernah segininya sama perempuan. Bahkan gak sampai jadi pacar, apalagi tunangan. Paling cuma deket gitu, gak lebih"

__ADS_1


"pas awal ketemu kamu___ingetkan pas aku nyenggol kamu di lift?"roselina mengangguk


"sebenarnya aku kesel sama dada aku yang tiba-tiba berdetak gak karuan saat lihat kamu di lift. Waktu itu aku belum mengerti sama rasanya. Makanya aku nyenggol kamu karena kesel sama kamu. Tapi saat tau, ternyata aku suka sama kamu"


"inget ya, aku suka sama kamu itu tulus. Kalau karena cantik, masih banyak yang lebih cantik di luar sana. Atau yang body gede, banyak juga di luar. Jadi__aku itu tulus naruh hati sama kamu. Dan cantiknya kamu sama body kamu itu cuma nilai plus-nya aja hehe"


"gitu ya__aku malahan gak ngerti, kok bisa gitu aku cinta sama seorang sean yang otaknya jungkir balik, cuek dan posessive?"


"emang aku kaya gitu?"


"dulu. Padahal banyak pria di luaran sana yang baik, perhatian, lem-"


"cukup cukup. Gak usah di lanjut"


"tuh kan, baru gitu udah gak kuat"


"sstt__mending tutup mata, aku mau kasih sesuatu"


"apa?"


"gak bakal jadi sesuatu kalau di kasih tau. Udah cepetan tutup, jangan ngintip. Orang ngintip nanti bintitan"


"iya ini gak ngintip"balas rose sambil terkekeh


"siap ya!"


"gak usah teriak sean! Ini aku di pinggir kamu!"


"eh iya sayang maaf. Hitungan ketiga di buka ya matanya"roselina mengangguk paham


1


2


3


DUARRRR DUARRR DUARRR


"woahh!"


DUARRR


Lalu beberapa dorn di terbangkan dengan lampu LED di setiap dorn. Mereka membuat sebuah tulisan di atas gelapnya langit dengan latar kembang api.


"W-I-L-L-Y-O-U-M-A-R-R-Y-M-E-?___Will you marry me?"roselina mengeja tranformasi dorn di langit


"yes"jawab sean sambil terkekeh


"Ha? Kok jadi kebalik, bukannya kamu yang harus bilang gitu?"


"bercanda haha"


Lalu satu dorn membawa kotak merah dan dua dorn membawa sebuket bunga.


Sean mengambil bunganya dan juga kotak kecil di dorn satunya. Dia berdiri di hadapan roselina di bawah awan gelap penuh bintang dan pemandangan nuansa kota malam.


"will you marry me? Roselina De Raquell?"Roselina tersenyum lebar


"_____Yes! I Will"


Sean membuka kotak itu dan terpampanglah sebuah kalung yang berkilau indah.


Karena mereka sudah tunangan dan jari manis roselina sudah ada cincin. Sean memberikan sebuah kalung untuk roselina langsung dari New York (Tiffany and Co) desainer Jean Schlumberger.


Memakaikan kalung itu pada leher jenjang roselina, sean juga memberikan buket itu pada calon istrinya.


Sangat cantik-Sean


"I Love You"


"I Love You Too"


"WUHHHHHH"

__ADS_1


Roselina terkejut saat mendengar sorakan. Dia menoleh dan mendapati teman-temannya yang sedang menghampirinya.


"katanya mau pulang?!"ucap roselina dengan sebal saat mereka berbohong


"maaf rose hehe"


"maaf ya"


"ini juga perintah sean. Padahal dia punya anak buah, tapi masih aja nyusahin kita"ucap angga


"jadi, kapan hari-H nya?"tanya june


"lima hari lagi"jawab sean masih memeluk roselina


"sean lima hari lagi, erlan bisa jadi seminggu lagi, gw mungkin sebulan lagi__june! Berapa tahun lagi? Haha"ledek angga


"bacod lo!"


PLETAK


June menjitak kepala angga dengan keras sampai bahu june di balas cubitan vivian dengan kasar.


"AWH *****. Cewek lo kebiasaan banget deh!"ucap june dengan kesal


"biarin!"sentak vivian


"makannya, cepet nyari june. Jangan di betahin ngejomblo"ujar erlan


"nanti juga datang sendiri. Gak perlu di cari!"


"lo diam depan pintu bertahun-tahunpun gak bakal ada yang ngetuk kalau gak berusaha. Lo harus rada nyari, kalau udah ketemu__baru di tunggu reaksinya"ucap sean


June hanya tersenyum tipis menanggapi ucapaan para temannya.


Bagi june, sendiri itu lebih baik. Tapi iya, terkadang sepi___mungkin nanti. Sekarang, belum waktunya bagi dia untuk menjalin sebuah hubungan.


••


"silahkan kepada kedua mempelai untuk menyematkan cincin pernikahan"


Seorang pria ber jas hitam itu menyematkan sebuah cincin di jari manis mempelainya yang di tutupi sarung tangan putih.


Begitu juga untuk mempelai wanita yang menyematkan cincin ke jari manis pria tampan di depannya.


Pernikahan keduanya di laksanakan secara out door. Dan mewah tentunya.


Mereka menyewa satu wisata alam untuk beberapa hari untuk dekorasi pernikhan. Dan sebelum hari pernikahan, mereka berangkat ke jepang untuk pembuatan movie prewedding.


Saking banyaknya tamu yang datang, tokoh utama dalam pernikahan ini sampai lelah karena harus berdiri sepanjang hari. Sang mempelai wanita bahkan melepas high heels dan menyuruh styles untuk menata rambutnya biasa saja namun terlihat cantik.


"capek?"roselina mengangguk


"nanti malam aku pijit kakinya__plus plus lagi"ujar sean yang di lanjut bisikan


"ish! Nyebelin tau gak!"roselina mendorong bahu sean agar menjauh dan itu berhasil


"bercanda sayang haha__iya nanti aku pijitin, beneran"ucapnya lalu mengusap kepala roselina lembut


Setelah agak renggang tamu undangan, kini mereka melakukan sesi foto.


"awal first night eh, kan udah ya haha"ucap erlan


"bikin lagi yang bener, supaya produknya gak gagal"vivian


"gw tadi ngado kamera, yakali mau di rekam hehe"ucap angga


"istirahat yang cukup dulu ya, biar gak capek"ujar renata yang normal


"happy wedding my bro and sis__ntar kalo mau honeymoon, bilang ke gw. Nanti gw kasih tiketnya, gratis"ucap june



__ADS_1


__ADS_2