My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
suaranya ngajak nikah


__ADS_3

"Yangg!" Panggil marvel kemudian memposisikan wajahnya menatap perut jessica.


"hemm" jawab jessica dengan tangan asyik memainkan rambut marvel dan mata fokus ke acara yang di tayangkan.


"Besok nikah yuk!" ucap marvel sambil mendongakan kepalanya menghadap ke jessica sedangkan jessica membulatkan matanya.


"Nggak! nggak!! ngaco kamu!" ucap jessica mendelik.


"Is sayangg! aku ngga mau kalo misal kamu kecantol orang lain di sana! atau ngga aku ngga mau kalo orang lain mau coba deketin kamu! kalo nikah besok kan juga misal aku kesana nyamperin kamu kita bisa ekhem ekhem!" jawab marvel tersenyum simpul.


"Apaan sih! ga lucu!" ucap jessica kemudian mengalihkan pandangannya ke arah film lagi walau di hatinya sudah konser jj xixi.


"Marvel mau ngomong sama daddy ntar!" ucap marvel membuat jessica menghela nafas.


"Aku cuma sebentar disana! lagi pula misal kita nikah juga sama aja jauh jauhan vel. plus belum tentu daddy ngizinin" ucap jessica pelan pelan memberi pengertian.


"Rumah tangga itu tanggung jawabnya besar" lanjut jessica.


"Aku bisa sayang! dalam hal materi aku bisa nafkahin kamu, kasih kasih sayang ke kamu, mencintai kamu sepenuh hati" ucap marvel lalu memeluk pinggang jessica dan menenggelamkan wajahnya ke perut jessica


"Tetep aja kita masih terlalu awam sayang! aduh geli dodol!" ucap jessica mendorong kepala marvel dari perutnya.


"Dodol?" tanya marvel mengernyit sambil menatap jessica bingung.


"Iya dodol!" ucap jessica sambil menganggukan kepalanya.


"Itu panggilan kesayangan kamu buat aku? meski rada rada aneh si, tapi ngga papa lah kalo dari kamu!" ucap marvel tersenyum membuat jessica menahan tawanya.

__ADS_1


"Udah fokus aja tu ke filmnya! dari treiller nya aja seru!" ucap jessica kemudian fokus ke film tersebut, begitu pun marvel yang perlahan lahan menikmati film dan juga sentuhan tangan jessica di rambutnya membuat ia nyaman dan mengantuk.


"Kenapa ya vel, setiap nonton film begitu tuh bawaannya greget? padahal kan musuh sebenernya keliatan banget dari raut wajahnya dan cara dia bersikap. kalo misal aku yang jadi peran utamanya ya udah pasti ni film langsung abis karena aku jenius! dan pintar!" celoteh jessica tak ditanggapi marvel


"Oh iya, mereka kan juga ngikutin skenario ya vel! ngga asal main drama drama aja!" ucap jessica lagi tak mendapat jawaban membuat dirinya kesal.


"Ihh dasar! aku ngomong dari tadi ngga di tanggepin! kamu bosen sama aku karena aku ngomong mulu hah?!" kesal jessica. kemudian menatap wajah marvel yang berada di pahanya dengan nafas yang sudah teratur.


"La tidur?! dasar! gue dari tadi ngomong panjang lebar malah ternyata ngga di dengerin! hm" ucap jessica menggelengkan kepalanya kemudian tersenyum melihat wajah damai marvel yang sedang tertidur.


Cupppp (jessica mencium pipi kanan marvel yang terlihat di jangkauan mata)


"Ganteng banget sih vel?! sebenernya ngga rela gue ninggalin lu! tapi demi kemajuan perusahaan gue disana dan juga usaha yang baru gue rintis waktu pulang ke London kemaren. gue juga pengen jagain makam mommy, walaupun makam mommy di belakang mansion London dijaga dan di bersihkan maid, tetap aja mommy pasti rindu sama gue. gue yakin kita bisa laluin ini semua, dan saat kita sudah nikah nanti kita bakal tinggal nikmati semua perjuangan kita." ucap jessica dengan wajah sendu.


"Gue cinta banget sama lu vel! gue sayang banget sama lu!" ucap jessica masih dengan tangan yang mengusap lembut rambut marvel.


"Gue juga cinta dan sayang banget sama kamu sayang! rasanya ngga rela buat pisah sama kamu,.tapi bener kata kamu, ini semua juga buat masa depan kamu dan kita." ucap marvel mengusap lembut pipi jessica, sebenarnya dirinya sudah bangun sejak jessica mencium pipinya, tapi ia berpura pura tidur.


"Mommy mertua, marvel tahu mommy mertua juga bisa melihat kerja keras putri kebanggaan mommy mertua ini dari atas sana, marvel Yakin mommy mertua bahagia melihatnya, marvel juga Yakin mommy mertua melihat keseriusan marvel padanya, maka dari itu marvel meminta izin untuk hadir di kehidupan putri kebanggaan mommy mertua. marvel janji akan selalu menjaga dan memberikan yang terbaik untuk putri mommy, seperti mommy yang rela menaruhkan nyawanya demi kelahiran putri mommy satu satunya ini." lirih marvel dengan tangan masih setia mengusap pipi jessica.


kemudian ia pun bangun dari paha jessica dan merebahkan tubuh jessica di sofa agar tidak sakit sakit waktu bangun dari tidurnya, setelah merebahkan tubuh jessica, marvel menggabungkan sofa lain ke sofa yang di tempati jessica agar lebih lebar dan marvel juga ikut merebahkan tubuhnya di sofa samping jessica sambil terus mengamati wajah cantik jessica dan merabanya dari mata, hidung, pipi, bibir, dagu.


Cuppppp (marvel mencium hidung mancung jessica)


"Cantik!" batin marvel


"Ga rela!! Ga rela!! Ga rela!! Ga rela!!!!" ucap marvel berulang kali

__ADS_1


"Gue bakal nyamperin jessica tiap hari kalo perlu! hufttt tapi ngga mungkin, karena gue harus bantu papi di perusahaan!" ucap marvel lesu.


Cuppppp (marvel mencium kening jessica)


"Ikut tidur dulu lah, nikmati moment berdua! mimpi indah Princessnya marvel!" ucap marvel memeluk pinggang jessica posessif kemudian memejamkan matanya hingga benar benar tidur bersama jessica dan melupakan film yang masih berputar mencari penontonnya.


Detik berganti Menit, Menit berganti Jam, tak terasa mereka sudah tertidur lama, bahkan melewati jam makan siang karena sekarang sudah amat amat sore. Jessica yang semalam setelah sampai dikamar tidak langsung tidur melainkan hanya memejamkan matanya sembari memikirkan masalahnya dan juga hubungannya dengan marvel bahkan tidur pun sudah memasuki dini hari pun, kini masih nyenyak dalam dekapan marvel.


Marvel pun sama, semalam ia berfikir keras dan frustasi karena akan berjauhan dengan sang kekasih. kini masih tertidur, namun tak berapa lama ia membuka matanya.


Hoamm!! (marvel menguap)


"Astaga! jam berapa sekarang?!" lirih marvel kemudian melihat jam tangannya.


"Ya ampun udah jam 5 lebih!! bahkan gue belum ngasih Makan siang jessica!! tapi kok dia ga bangun bangun?! aduh dia ga papa kan?!!" ucap marvel panik kemudian menempelkan ibu jarinya di hadapan lubang hidung jessica yang berada di dadanya guna merasakan nafasnya.


"Syukurlah!! bikin panik aja! untung masih hidup. dia ngga bangun mungkin karena saking nyamannya di pelukan gue!" ucap marvel bernafas lega lalu membanggakan dirinya sendiri.


"Tapi dia belum makan siang!" lanjut marvel marvel.


"Sayang!! bangun!" Ucap marvel pelan


"Bangun sayang!!" ucap marvel menepuk nepuk pelan pipi jessica membuatnya menggeliat.


"Emm ntar ma! jes masih ngantuk!" ucap jessica dengan suara serak, membuat jantung marvel berdetak kencang.


"Astaga suaranya ngajak nikah!" ucap marvel dengan perasaan yang campur aduk.

__ADS_1


__ADS_2