My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
my name is jesselyn


__ADS_3

"Lo tuh sendirian disini!! emang lo ga malu? liat sahabat sahabat lo!! itu yang lo bilang sahabat? yang lo bangga banggain? bahkan mereka berdua hanya menonton tanpa mau membela lo!! lo tuh harusnya sadar!! lo cuma dimanfaatin sama mereka!!" ucap jessica yang sudah berusaha santai menahan amarah yang akan meledak karena tidak terima sahabatnya diperlakukan seperti itu membuat rara terdiam dan mencerna ucapan jessica. sedangkan jasmin dan dinda tidak terima.


"Ga usah fitnah deh lo!!!" ucap jasmin marah.


"Ga usah nambah nambahin!!" lanjut jasmin.


"Iya ini urusan rara sama lina!!" ucap dinda membela jasmin.


"La kenapa marah sayang?!! kalo emang ga salah kenapa harus marah? lagian si lina di belain sama sahabat sahabatnya kok!! kenapa kalian ga bela sahabat kalian?!!" jawab Jessica santai sambil memutar mutarkan ponsel ditangannya.


"Karena kita ga mau ikut campur!!" jawab jasmin diangguki dinda.


"Ga mau ikut campur? apa ga mau belain?!!!! eh ra!! mending lo pikir pikir lagi deh buat sahabatan sama mereka!! emang lo ga ngrasa apa? si jasmin setiap dia berantem atau ada masalah, lo selalu belain tapi sekarang dia malah diem aja!! bahkan mereka bilang ga mau ikut campur sama masalah lo!!! bahkan dinda!! lo sama jasmin dijadiin alat buat mencapai kesuksesan nya!! is is is persahabatan macam apa itu?" ucap jessica dengan tertawa kecil dengan perasaan emosi memuncak. sedangkan dinda dan jasmin sudah emosi dan akan berbicara, namun di dahului oleh calista.


"Apa apa?!! mau ngomong apa?!! kalian ini muda di umur, tua di pemikiran!! dan emm tua di muka juga!! kaya tante tante!! upss!!! keceplosan!! hahaha!!" ucap calista sambil tertawa. membuat yang lain ikut menertawai jasmin, rara, dinda.


"Elo!!! gue tahu lo deketin jessica dan lainnya supaya lo bisa deket sama marvel juga kan?!!! gue tahu dehh akal akal lo!!" ucap jasmin menyeringai .


"Why not?!! marvel ganteng!! banyak duit!! devan davan juga iya!!" jawab lista santai membuat jasmin tertawa.


"Lo pada denger?!! dia bahkan mengakui sendiri!! dasar licik!!" ucap jasmin.


"Siapa yang lo bilang licik hmm?!!! La emang napa kalo calista deket deket sama gue dan lainnya? dia adek kandung gue!! ya bebas lah adek mau deket sama abangnya!!" ucap marvel datar membuat semua orang terkejut tak percaya..


"Mak-maksudnya? Hahah ga usah drama deh vel!! aku tau kok kamu cuma belain calista!!" ucap jasmin tertawa hambar


"Dan lo!! lo!! lo!! lo!!! liat aja apa yang bakal gue lakuin!" lanjut jasmin membuat jessica tertawa jahat karena ia sudah memendam emosinya, kini matanya berubah menjadi ungu membuat yang lain terkejut sedangkan lina dan putri panik.

__ADS_1


"Aduh gimana nih?!! ini jessica bukan ya?!" Ucap putri tegang membuat orang yang mendengarnya membelalakan matanya mendengar ucapan putri dan melihat reaksi jessica yang tidak seperti biasanya..


"Gawat!!!! bisa ancur ni sekolahan kalo jessica udah gitu!!" ucap lina panik membuat marvel devan davan calista antara bingung, takut, penasaran, panik.


"L-l-lo!!" ucap jasmin terbata bata.


"Hahaha!!!! haiii!! terakhir lo ketemu gua gimana endingnya?!" tanya jessica sambil pura pura berfikir, sedangkan jasmin sudah pucat pasi melihat keanehan jessica. setaunya dengan mata ungu jessica, terakhir ia pernah dihajar habis habisan olehnya.


"Hemm mau kenalan ga?" tanya jessica dengan tersenyum aneh membuat jasmin menelan ludahnya kasar.


"Hahaha!!! oke oke sekarang kenalin, haiii!! my name is jesselyn!! tadinya gue mau hajar lo karena jessica ga kuat lagi denger mulut sampah lo itu!! tapi kayak nya lo harus inget satu hal ini lagi deh!!" ucap jessica yang mengaku bernama jesselyn. (Jadi jessica mempunyai kepribadian ganda, yang satunya mengaku bernama jesselyn seperti di awal ya guys. jesselyn selalu muncul ketika jessica benar benar emosi. bahkan dulu yang menghajar jasmin itu jesselyn karena ingin membantu jessica) mereka yang mendengarnya pun membelalakan matanya kecuali lina dan putri.


"Bu-bukannya lo jessica?" tanya jasmin gemetar.


"Jessica? ohh dia gue suruh istirahat kasian!! ya kali masa cantik cantik banyak beban! mikirin orang gila kaya lo lo lo pada!" jawab jesselyn membuat jasmin tegang.


"Oo wait wait!! lo mau ngalihin pembicaraan?!!" tanya jesselyn dengan nada dingin dan datar serta menatap tajam jasmin. membuat jasmin menggelengkan kepalanya cepat.


"Emang lo mau perusahaan bokap lo bermasalah lagi?" tanya jesselyn dengan raut berpura pura sedih sedangkan jasmin sudah emosi.


"JADI ITU DALANGNYA LO?!!!!!" Bentak jasmin dengan marah menggebu gebu


Bughhhh (jesselyn memukul jasmin hingga terdorong dan jatuh)


"Masih berani Teriak ternyata!!" ucap jesselyn santai sambil menepuk nepuk tangannya seperti mengahalau debu. sedangkan jasmin yang kesakitan dibantu berdiri oleh rara dan dinda


"Itu belum seberapa!! kalian berani lagi sama jessica bukan cuma perusahaan kalian yang bakal hancur!! tapi kalian dan semua keluarga kalian! hahaha!!!!" ucap jesselyn tertawa mengerikan cukup lama membuat mereka semua ketakutan hingga beberapa saat kemudian ia memejamkan matanya dan kembali ke jessica yang asli dengan mata coklat terang

__ADS_1


"Aduh buset pegel banget ni badan!!" ucap jessica merenggangkan badannya karena pegal. membuat semua menganga.


"Mau lagi?" tanya jessica tersenyum dibalas gelengan oleh jasmin, kemudian ia langsung berlari karena takut dan malu diikuti oleh rara dan dinda.


"Kalian bubar!!!" ucap jessica kepada semua yang menonton termasuk ada juga beberapa guru yang melihat namun tidak berani berbuat apa apa takut akan menjadi seperti jasmin. mereka pun langsung membubarkan diri memasuki kelasnya masing masing kecuali jessica dan sahabat sahabatnya.


"Jesselyn!" Panggil calista dengan lirih dan takut.


"Jesselyn jesselyn!!! ini kakak lho dek!! malah nyari jesselyn!!" ucap jessica kesal dan berpura pura marah.


"Ini kak jes?!" tanya calista ragu dibalas anggukan kepala oleh Jessica.


"Ya iya lah!" jawab jessica, kemudian calista pun memeluk jessica dengan erat.


"Iiii kakak tau ga sih?!! lista tadi mau pipis di celana saking takutnya!!" ucap calista cemberut sambil melepaskan pelukannya namun masih memegang lengan jessica. membuat jessica tertawa.


"Hahaha kamu ini!! masa gitu aja takut!! lagian kamu pake rok bukan celana!!" ucap jessica sambil tertawa kecil.


"Kan dalamnya pake celana kak!!" ucap calista sambil berbisik dibalas kekehan oleh Jessica.


"Sumpah ngeri gue jess!!" ucap davan sambil mengusap dadanya.


"Iya auranya pekat banget!!" ucap devan.


"Iya ngeri!! saking ngerinya ga ada yang berani ninggalin tempat padahal udah Bell. mereka lebih milih nunggu lo selesai daripada kena amukan lo!!" ucap lina mengingat kejadian tadi lalu terkekeh.


"La Bell?!!" ucap jessica dibalas anggukan semua.

__ADS_1


"Iya kak Bell! udah dari tadiiiiii bangetttt!" jawab calista


"Hedeh!!! bolos lagi!!" ucap jessica menghembuskan nafas kasar.


__ADS_2