My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
ga punya hati


__ADS_3

"Sayang!!!" Panggil seseorang membuat mereka semua menoleh ke arah sumber suara.


"Maaf!! manggil siapa ya?" tanya davan hati hati membuat seseorang tersebut langsung tersadar.


"Ehh maaf! saya mau bicara sama mereka! ikut saya sebentar!!" ucap seseorang tersebut dengan wajah datar sambil menunjuk ke arah jessica lina dan putri kemudian berlalu terlebih dahulu.


"Astaga rumor yang katanya dingin dan datar tuh ternyata benar ya! bahkan kebangetan!! marvel aja kalah datarnya. ihh kalian tuh ada hubungan apa sama dia? apa kalian ga takut kena masalah? gue baru liat aja takut!!" tanya davan dengan sedikit kesal karena ia merasa kebersamaannya terganggu, dan dia tidak suka itu. apalagi davan tidak tahu hubungan antara mereka dan bisnis apa yang selalu dijadi kan alasan.


"Ohh ada bisnis kita!!" jawab jessica santai sambil berdiri di ikuti lina putri dan mereka pun mengibas ibaskan tangannya ke pantat seperti membersihkan debu.


"Bisnis bisnis!!! bisnis yang sama kita aja ga jalan jalan!!" jawab devan sambil menggerutu dibalas cengengesan jessica.


"Kan!! sama kita malah dilupain!!" ucap davan berpura pura marah


"Gue lupa!! sorry sorry kerjaan gue banyak banget dah beneran!!!" jawab jessica cengengesan.


"Kerjaan kerjaan!! kerjaan apa sih?! kita ga di kasih tau kerjaan lu apaan?!! atau jangan jangan ka.." lanjut davan yang langsung dipotong hingga membuat davan kesal.


"Udah udah sono udah ditungguin tuhh!" potong devan dengan nada mengusir ketika melihat seseorang tersebut menengok ke arah belakang karena jessica lina putri tak kunjung mengikutinya.


"Iya iya, kalian mau disini dulu juga terserah sekalian kita titip tas kita. amanin ya!! ada sesuatu yang berharga soalnya!" jawab putri santai


"Hadeh!! dasar perempuan ribet!!" Keluh davan dibalas pelototan dari lina membuatnya langsung diam.


"Byee guys!! ntar lagi ya. bentar kita pergi dulu ok?!!" ucap lina sambil melambaikan tangannya lalu berlalu bersama putri dan jessica.


"Lo tuh kalo ngomong pelan dikit napa sih?!!!" kesal devan yang sudah mengetahui apa kelanjutan dari omongan davan


"Udah pelan gue ga nge gas apa teriak teriak!" jawab davan santai


"Bukan itu!! tadi lu mau ngomong sembarangan kan tapi langsung gue potong? lu kalo ngomong hati hati sama cewe!!" ucap devan kesal


"Gue tuh penasaran banget tau ga sih?! mereka tuh kaya ada hubungan gitu!! apa kalian ga penasaran?!" tanya davan ketus.


"Ya penasaran! tapi kita jangan nyinggung juga kali!! kita tinggal tunggu aja mereka mau cerita kapan!!" jawab marvel diangguki devan


"Tapi kalo mereka ga mau cerita?" kesal davan.

__ADS_1


"Kalo ga mau cerita ya udah!! itu kan urusan pribadi mereka. kita ga berhak ikut campur!!" ucap devan.


"Yang penting kalo mereka di jalan yang ga bener ya kita nasehatin" lanjut devan


"Gue takut lina, e-eh ma-maksud gue mereka kena pergaulan bebas!" ucap davan kikuk


"Bilang aja lina susah amat!!" jawab devan sambil memutar bola mata malas.


"Ya kan biar aesthetic aja gitu ngomongnya!!" asal davan.


"Aesthetic Aesthetic pala kau!! mana ada omongan lu itu Aesthetic!! dasar asal aja kalo ngomong!!" kesal devan sambil melototkan matanya yang hanya dibalas cengengesan davan, sedangkan marvel hanya menghela nafas sambil menggelengkan kepalanya.


Kunti gue!! semoga lu ga kaya apa yang mereka pikirkan deh! jujur gue sih ga percaya. tapi liat lu setiap saat pasti pergi kalau ada tuan richard buat gue jadi ragu!! mau tanya tapi ga enak, mau nglarang tapi ga ada hak... hmmm... pocong tuh sayang sama kunti, tapi bingung mau ngungkapinnya gimana lagi. gue takut malah kita semakin jauh batin marvel termerenung


'**DI posisi jessica dkk**'


Mereka kemudian menyusul seseorang tersebut hingga tiba di sebuah tenda yang paling besar lalu memasukinya.


"Ada apa dad?" tanya jessica kepada daddy sambil duduk di dibangkar yang tersedia. ya seseorang tersebut sudah jelas dan pasti adalah daddy richard.


"Engga dad, tadinya sih ga bisa bikin tenda. tapi ada temen yang bantuin" jawab putri dengan wajah imutnya diangguki lina yang cengengesan.


"Temen apa temen nih?!!" goda daddy membuat lina dan putri memerah.


"Cieee anak anak daddy udah tau pacar pacaran nih!!" celetuk daddy membuat lina, putri dan jessica membelalakan matanya.


"Enak aja!!! kaga daddd!!" jawab jessica tidak terima.


"Lagian cuma temen doang ko!!' jawab lina dengan muka memelas.


"Tapi ko kita deket banget yah?" ucap putri polos membuat semua terperangah.


"Jadi gimana sayang?" Tanya daddy kepada putri karena heran atas jawabannya


"Temen sih dad! emm.. eh udah kaya sahabat malah!!" jawab putri setelah sejenak berfikir.


"Temen udah kaya sahabat sih dad! ih putri oonnya keluar!! lemot banget!!" jawab lina jengah.

__ADS_1


"Temen apa pacar kalian?!!!" tegas daddy


"Pacar e-eh e-eh sahabat!!" jawab putri spontan lalu memukul mulutnya sendiri dengan telapak tangannya.


"Temen rasa pacar!!!" jawab lina spontan lalu mendekap mulutnya


"Sahabat!!" jawab jessica spontan sambil mengelus dadanya kaget.


"Daddy ini bener bener!!" kesal jessica membuat daddy tertawa melihat tingkah mereka.


"Hahaha!! ekhem.. yang udah punya pacar eh sahabat!! yang punya temen tapi rasa pacar!! lalu kau ini sayang!! apa kau ngga suka sama satunya lagi??" ucap daddy dengan menggoda sekaligus bertanya.


"Ngga dad ah! kalo jessica mah temen ya temen! sahabat ya sahabat!!" ucap jessica


"Apa kamu ga suka? biasanya nih, kalo persahabatan antara cowo dan cewe apalagi biasa barengan. biasanya kan ada rasa rasa gitu. gini nih 'ujian terberat antara persahabatan laki laki dan perempuan itu ialah perasaan! bukan ga mungkin lagi salah satu dari kalian berdua pasti ada rasa' " Jelas daddy mencoba memberi tahu dan mencari tahu.


"Daddy mungkin jessica ga punya perasaan dan ga punya hati! makanya ga suka." celetuk putri membuat jessica membulatkan matanya.


"Enak aja!!! gue punya hati!! punya perasaan!! tapi gimana dong? gue masih biasa aja!" jawab jessica cemberut membuat daddy gemas lalu mencubit kedua pipi jessica.


"Aww sayangku cintaku sakit ini!! lagian dad itu ngapain coba tanya tanya begitu!!" kesal sambil memanyunkan bibirnya.


Cuppp


"Maaf ya sayang sini peluk!!" ucap daddy sambil memeluk jessica dengan sangat erat setelah mencium bibir manyun jessica.


"Pertunjukan akan segera dimulai!!" lirih seseorang dibalik pintu sambil memutar mutarkan ponselnya lalu memandang ke arah mereka dengan sinis kemudian berlalu.


"Daddy mauu!!" rengek putri sambil merentangkan tangannya.


"Lina ga diajak!" cemberut lina


"Sini sini utt" ucap daddy langsung dituruti lina dan putri dengan antusias, mereka pun berpelukan dengan cukup lama.


Setelah beberapa saat mereka melepaskan pelukannya bersama sama, kemudian Jessica dan lina kembali duduk di bangkar tersebut


"Lho sejak kapan ada bangkar disini?" tanya putri sambil menggaruk pelipisnya yang tidak gatal karena baru menyadari hal tersebut.

__ADS_1


__ADS_2