
Aaa mampus mampuss!!!!! batin devan menjerit
"Lu bener bener yah!!! gue kira lu paling diem, eh ternyata!!" ucap jessica berdecak kesal.
"Sorry kelepasan!!" ucap devan sambil memukul pelan mulutnya.
"Elu mah kelepasan mulu!! tadi siang di bis ya iya!!" ucap lina tanpa sadar membuat devan melototkan matanya membuat lina bingung lalu mencerna kata katanya kembali lalu menepuk mulutnya sendiri.
"Sorry kelepasan!!" ucap lina mengikuti cara ngomong devan, membuatnya kesal.
"Kalian ini!!!! ah bodo amat lah!!" kesal jessica kepada devan dan lina.
"Bobo yuk!! ngantuk" ajak jessica sambil menguap.
"Ya udah yuk!" jawab putri dan lina, lalu mereka semua pun berdiri dan pergi ke tendanya masing masing.
Semua terlelap di keheningan malam, suara jangkrik dan hewan hewan aktif malam lainnya ikut menjadi pengantar tidur mereka, hanya ada beberapa guru piket yang keliling guna melihat keadaan bersama beberapa bodyguard yang menjaga tenda jessica dari depan.
Pukul 3 pagi, jessica terbangun karena merasa kandung kemihnya sudah penuh dan meminta untuk dikeluarkan.
"Puttt! lin!! anter gue pipis yuk!!" ucap jessica sambil mengguncang lengan lina dan putri namun tidak ada respon.
"Putri!!! lina!!!!! gue kebelet banget ayo anterin gue!!!!" ucap jessica dengan nada keras membuat mereka menggeliat.
"emhhh lina masih ngantuk bunda!! 5 menit lagi!!" ngigau lina
"Ihh siapa sih! ganggu orang tidur aja!!" jawab putri kesal masih dengan mata tertutup lalu merubah posisinya menjadikan lina sebagai bantal guling membuat jessica kesal lalu keluar dari tenda.
Di temuinya beberapa bodyguard yang sedang duduk sambil meminum kopi guna mengurangi rasa kantuk mereka dikala sedang bertugas.
"Pakk!" Panggil jessica membuat para bodyguard langsung berdiri dengan hormat.
"Iya princess!!" jawab mereka serempak.
"Kenapa disini?" tanya jessica dengan hati hati.
"Kami di suruh tuan untuk menjaga princes dan non lina serta non putri princess!" jawab pimpinan tugas mereka.
"Harusnya kan ga perlu pak!" ucap jessica tidak enak.
"Tapi itu sudah menjadi tugas kami princess!" ucap mereka.
"Ya tapi kan.... aduh jessica kebelet! jessica duluan pak!" ucap jessica sambil memegang perutnya.
"Kami antar princess!" jawab beberapa bodyguard yang memang sudah mendapat tugasnya.
"Eh eh ga usah!!" jawab jessica cepat.
"Maaf princess, tapi kami akan tetap mengantar. kami tunggu di depan" jawabnya
"Ah aduh!!" jawab jessica langsung berlari menuju toilet umum di ikuti beberapa bodyguard yang dengan sigap. lalu berjaga jaga di luar toilet.
Se selesainya dengan aktivitasnya, jessica pun keluar dari toilet untuk menemui bodyguard lalu melihat ponselnya yang masih menunjukan pukul 03:07 pagi, ia berniat berjalan jalan mengelilingi tenda tenda guna menghirup udara segar dan berharap kantuk menyerang agar dia bisa tidur lagi karena masih terlalu pagi baginya.
__ADS_1
"Pak!! jessica mau keliling liat liat sekitar sini, bapak balik lagi aja ya" ucap jessica yang langsung di tolak mentah mentah.
"Kami temani saja princess!! lagian kan ini juga pertama kalinya bagi princes buat camping seperti ini, takut terjadi hal yang tidak di ingin kan!" ucap pemimpin tugas.
"Tapi pak! cuma keliling sebentar doang di sekitar tenda kok. ngga jauh jauh, yah yah yah" jawab jessica menawar.
"Tetap kami temani saja princess!!" jawabnya membuat jessica cemberut namun masih menerima.
Mereka berjalan jalan mengelilingi tenda tenda dengan santainya. hingga beberapa saat jessica mulai lelah dan mengantuk hingga kakinya melangkah ke arah tenda sang daddy yang terlihat sedang di jaga ketat oleh bodyguard, beberapa dari mereka yang melihat jessica menghampiri pun membungkukkan badannya hormat. namun jessica tidak menanggapi karena sudah mengantuk.
Hingga jessica masuk ke dalam tenda, terlihatlah sang daddy yang sepertinya baru bangun dan bersandar di kepala ranjang. dan menatap jessica dengan heran, lalu..
"Dadd!!" Panggil jessica lemah
Brukkkkk
Jessica langsung merebahkan dirinya dengan kasar di samping ranjang sang daddy lalu tertidur dengan nyenyak sambil memeluk daddy.
daddy yang melihat tingkah anaknya pun tersenyum lalu mengusap kepala jessica lembut.
Cupppp
Cupppp
Daddy kira, kamu ga mau nyamperin daddy karena udah bareng sama temen temen kamu. ternyata masih inget sama daddy. kamu memang ngga pernah berubah sayang, tetep jadi jessica yang gemesin dari dulu! batin daddy sambil terus mengusap lembut kepala jessica dengan sayang.
Hingga Daddy pun ikut tertidur kembali walau pun sebenarnya ia akan memanggil riko untuk menyelesaikan pekerjaan semalam kembali, setelah daddy mengeratkan pelukan jessica terhadapnya memberikan kehangatan untuk jessica, daddy benar benar tertidur dengan pulas.
Disaat semua orang mulai terbangun untuk membersihkan diri mereka, jessica justru masih lelap bersama sang daddy dibalik selimut tebal yang di sediakan. hingga lina dan putri yang menyadari bahwa Jessica tidak ada pun merasa heran dan bingung karena tidak membangun kan mereka.
Hingga mereka keluar dari tenda dan melihat 3 bodyguard sedang berdiri di depan tenda mereka. dan marvel serta devan davan yang sudah berada di depan tenda mereka masing masing.
"Pakk!!" Panggil lina membuat 3 orang bodyguard tersebut menoleh dan menyapa nya.
"Pagi non!" sapa mereka dijawab anggukan lina dan putri.
"Emm jessica kemana ya pak? soalnya di dalam ngga ada!" ucap putri dengan nada khawatir membuat marvel yang berada di tenda sebelah pun menoleh ke arah mereka. lalu menghampiri mereka bersama devan dan davan.
"Tadi pagi pagi sekali sih non jessica bilangnya mau ke toilet non" jawab salah satu dari mereka menggunakan panggilan non, karena memang sudah mengetahui jika jessica tidak menggunakan marganya agar tidak ada yang mengetahui.
"Aduh pak!! dia ga diculik kan?!! putri takut jessica kenapa napa!!" ucap putri dengan wajah pias.
"Putri jangan ngomong gitu dong ah!" ucap lina yang juga ikut khawatir namun tidak ingin keadaannya semakin runyam.
"Nona tenang saja, tadi pagi non jessica di ikuti beberapa bodyguard yang berjaga jaga. sudah di pastikan nona aman!! tapi emang beliau tidak pulang kembali ke tenda" ucap nya semakin membuat mereka khawatir.
"Aduhh!! gimana ini!! ya sudah kita cari aja bareng bareng" usul lina di angguki semua beserta para bodyguard yang berjaga.
Mereka pun berjalan menyisiri tenda tenda yang lain, namun mereka tidak berteriak karena justru hal tersebut akan menjadi perhatian banyak orang serta guru. semua orang yang melihat mereka berjalan ramai ramai pun menjadi bingung namun tidak berani bertanya dan hanya memilih diam.
Semua sudah di telusuri namun tetap tidak menemukan keberadaan jessica membuat lina putri semakin panik
"Eh bentar bentar!!" ucap putri membuat semua menghentikan langkahnya dengan heran.
__ADS_1
"Kenapa malah berenti?!! jessica belum ketemu!!" ucap marvel tanpa sadar dengan nada kesal membuat putri takut.
"Kenapa put?" Tanya davan menengahi karena mengetahui situasinya.
"Kita cuma belum dateng ke arah tenda dad.. tuan richard!! gimana kalau kita kesana?" tanya putri dengan ralat.
"Ya udah yuk!!" ajak lina, namun belum selangkah davan sudah menghentikan nya.
"Eh stop!!" ucap davan membuat semua diam.
"Apa lagi sih?!!" tanya marvel kesal.
"Emm ini bodyguard tuan richard kenapa ikutin kita terus yah?" tanya davan pelan pelan.
"A-ah o-oh me-mereka di tugasin buat bantu bantu sama amanin di sekitar area. ya kan pak?" jawab lina kikuk sambil ketar ketir.
"Iya den benar!!" jawab bodyguard serempak membuat lina dan putri lega.
"Ya sudah, mari kita cari kembali!!" ucap salah satu bodyguard berusaha mengalihkan pembicaraan dan mempersilakan mereka untuk berjalan terlebih dahulu.
Dan pencarian mereka pun dilanjutkan, dengan mencari ke arah tenda daddy yang nampaknya masih di jaga dengan ketat bahkan ada yang bersenjata.
Mereka pun sampai dan langsung di sambut semua bodyguard yang sedang bertugas dengan membungkukkan badannya hormat.
"Apa non jessica ke sini?" tanya salah satu seorang jessica mewakili lainnya sambil ekor matanya melirik ke arah marvel devan davan yang membuat mereka mengerti.
"Ada pak!!" jawab mereka dengan serempak.
"Ada siapa lagi di dalam?" tanya putri.
"Ada non jessica sama tuan richard non, kayak nya lagi pada tidur dari 3 setengah jaman yang lalu" ucap salah satu membuat semua terkejut.
Lalu datang lah riko beserta rey yang akan membahas tentang kerja sama, dan membahas konsekuensi bu santi.
"Lo ada apa ini rame rame?" tanya rey.
"Mau ke jessica uncle" jawab putri
"Lho jessica ada di dalam?" tanya rey santai yang justru membuat mervel dkk heran .
"Kata nya bapak ini di dalam!" jawab lina sambil menunjuk salah satu bodyguard tadi yang di jawab anggukan.
"Aduh udah siang!! malah belom pada bangun! acara sekolah dimulai jam setengah 9, saya ada urusan lagi!" jawab riko.
"Ya sudah lina sama putri masuk bangunin jessica" ucap riko.
"Kenapa ga om aja?" ucap lina tanpa sadar tetapi tidak ada yang menyadari.
"Saya ga berani! takut kena amukan pak bos!!" jawab riko.
"Ya sudah" jawab putri lalu berlalu masuk ke dalam bersama lina dengan membuka pintu tenda lebar membuat semua orang yang berada di luar terkejut.
"WHATTTT!!!!!!" Teriak marvel devam dan davan yang dibalas pelototan tajam dari riko membuat mereka terdiam sambil menutup mulut mereka.
__ADS_1