
"Lho sejak kapan ada bangkar disini?" tanya putri sambil menggaruk pelipisnya yang tidak gatal karena baru menyadari hal tersebut.
"Emang lo ga tau dari tadi ada bangkar?" tanya lina heran dibalas gelengan oleh putri membuat semua terperangah.
"Ohh itu sekolah yang menyediakan sayang!" jawab daddy sambil mengusap puncak kepala putri.
"Aaa ga adil masa!" gerutu putri
"Ga adil gimana sayang?" Tanya daddy heran
"Di sini ada bangkar di tenda kita ga ada masa!!" jawab putri berapi api.
"Kan buat pemilik yayasan puput!! sudah jelas lah berbeda!!" ucap lina menahan kesal
"Ehh??" satu kata yang keluar dari mulut putri, sejenak dia diam dan berfikir kemudian menyadari sesuatu.
"Gue lupa daddy pemilik yayasan ini, lupa gue ternyata daddy gue orang kaya!!" lanjut putri dengan cengengesan membuat daddy tersenyum
"Aishh!!" jawab lina sambil tepuk jidat
"Om riko dimana dad?" tanya jessica heran karena tidak melihat riko
"Ohh dia lagi cari apa ya daddy lupa tadi. pergi sama rey." jawab daddy diangguki lainnya.
"Yaudah yuk balik ke tenda aja" usul jessica diangguki lina dan putri.
"Yaudah deh yuk!!" jawab putri.
__ADS_1
"Daddy jessica balik dulu ya!" ucap jessica menghadap ke arah daddy
"Kalian ga makan dulu? disini ada banyak makanan lho!!" tawar daddy ketika tadi pandangannya menyapu sudut sudut tenda dan melihat makanan yang memang sengaja disiapkan langsung oleh kepala sekolah, dan tentunya dengan jumlah banyak karena mengetahui bahwa anak anak daddy juga ikut, mereka bertiga yang mendengarnya pun jadi berbinar.
"Bawa ke tenda aja deh dad, kan ada temen juga disana" jawab jessica.
"Iya dad kasian kelamaan" lanjut lina
"Kasian apa kasian?!" goda daddy
"Daddyyyy!! udah donggg! mana makanannya putri bawa" ucap putri tidak sabar membuat daddy langsung mengambilkan banyak makanan.
"Nih bawanya pelan pelan!" ucap daddy diangguki lainnya.
"Yaudah bye dad!!" ucap jessica lina dan putri kemudian mereka langsung keluar dari tenda tersebut dan malah bertemu dengan beberapa guru yang melintas.
"Emang kenapa bu?" tanya lina santai
"Ya ga boleh lah!! makanan guru dan pemilik yayasan aja di bedakan, la ini malah diambil!!" jawab bu santi dengan ketus sedangkan beberapa guru yang lain hanya diam menyimak.
"Siapa bilang ga boleh? Boleh boleh Aja tuh! buktinya kita bawa!" ucap putri sambil mengendikan bahunya.
"Kalian dari dalam?" tanya guru lainnya yang dibalas anggukan oleh Jessica lina dan putri.
"Ngapain kalian di dalam? kalian ga macam macam kan? atau jangan jangan..." lanjut bu santi sinis sambil menggantungkan kalimatnya.
"Ada apa ini?!" tanya bu reyna yang baru datang namun tidak ada yang menjawab
__ADS_1
"Kalian habis apa di dalam?" tanya ulang guru lain membuat bu santi kesal
"Abis main bu bentar" jawab jessica santai
"Main apa heh!!" sinis bu santi
"Bu bisa ga sih kalo ngomong sama murid tuh yang sopan!! saya bisa sopan balik kalo bu guru bisa sopan!! ibu pikir kita main apa?!!" jawab jessica karena sudah muak.
"Sabar nak sabar jangan diladenin yah! kan kamu tahu sendiri dia seperti apa!" bisik bu reyna kepada jessica
"Tidak udah ikut campur bu reyna!!" sentak bu santi
"Ya barangkali aja main api!! dan kamu!! kamu ga punya sopan santun banget sih jawab gurunya dengan nada seperti itu!! apa kamu ga diajarkan sopan santun sama orang tua mu?!!" ucap bu santi dengan suara agak tinggi.
"Saya sudah bilang!! kalo anda bisa sopan santun dan menghormati orang lain, saya juga bisa lebih sopan santun dan lebih bisa menghormati anda!! tapi apa yang anda lakukan?!! dan lagi jangan sekali kali bawa orang tua saya!!" ucap jessica penuh penekanan dengan mata yang sudah memerah membuat lina dan putri yang menyadari hal tersebut langsung tertegun.
"SIAPA YANG GA PUNYA SOPAN SANTUN DAN TIDAK BISA MENGHORMATI ORANG LAIN?!!" Suara tegas daddy dengan wajah datar membuat semua orang di tempat tersebut terkejut bahkan ada banyak siswa siswi yang melihat. ia baru akan mengerjakan pekerjaan di dalam tenda sambil menunggu riko balik lagi, tetapi ia mendengar suara anaknya yang tertahan di depan tendanya seperti akan bertengkar. ia pun menguping lebih dekat lagi dan mendengar semuanya.
Aduh mampus saya!! saya lupa kalo ini depan tendanya. ekhemm... saya harus jaga image di depan tuan richard!! batin bu santi pucat pasi namun dengan segera langsung di netralkan.
"Maaf tuan!! ini kesalahan saya yang tidak bisa mendidik siswi saya dengan benar sehingga membuatnya menjadi tidak punya sopan santun!! mereka memang sering membuat masalah di sekolah Tuan! tapi tuan tenang saja, saya akan segera mengurusnya. " jawab bu santi berpura pura merasa bersalah.
Hadeh napa idup gue dipenuhi dengan drama dah!! batin putri jengah. sedangkan jessica masih dengan amarahnya walaupun sudah mulai mereda.
"Tapi bu santi dulu yang mulai!! terus juga kita di sekolah bikin masalah apaan dah saya tanya? ibu kalo mau iri tuh liat liat tempat!! iri kok sama murid sendiri!!" jawab putri tak terima sambil menggoyang goyangkan makanan yang dipegangnya.
"Iya ga usah balikin fakta bu!! maaf saya lancang, tapi tindakan ibu tidak bisa dibenarkan dalam segi apapun! ibu yang mulai, terus bilang kita main api di tenda lah, ga punya sopan santun lah, ga bisa menghargai lah!! ibu kalo ga tau apa apa tinggal diam!! waktu kelas 10 kita diem karna kita menghargai ibu dan tidak mau membuat ibu malu, saya udah tenang naik kelas tidak di ajar ibu tapi nyatanya hari ini ibu malah membuat masalah dan dengan gampangnya membalikkan fakta?. kalo kita tega dulu saya laporin ibu dengan dengan kasus pencemaran nama baik! tapi hari ini kita udah muak banget sama sikap ibu!!" Jelas lina panjang kali lebar membuat bu santi gemetar karena mengingat kejadian kelas 10 yang ia iri kepada jessica dan lina putri hingga membuatnya menjelek jelekkan mereka. sedangkan daddy menjadi murka mendengar penjelasan putri dan lina.
__ADS_1
"SAYA YANG MENYURUH MEREKA DATANG MENEMUI SAYA DAN MEMBERIKAN MAKANAN TERSEBUT UNTUK MEREKA. APA ANDA JUGA AKAN MENYALAHKAN SAYA?!!" Teriak daddy dengan berapi api membuat semua orang terkejut dan ketakutan. bahkan banyak yang datang hanya untuk menonton kejadian tersebut termasuk marvel dkk yang tidak mengetahui apapun.. riko dan reynald yang baru datang pun langsung berlari tergesa gesa dengan wajah tegang.