My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
belum siap berhenti mencintai


__ADS_3

"Gue tebak abis balapan?!" Ucap jessica tepat sasaran lalu duduk kembali diantara daddy dan granma.


"Daddy, granma, om" ucap mereka sambil mencium punggung tangan mereka bergantian.


"Awalnya balapan mobil cepet cepetan nyampe kesini jes, terus ternyata nyampenya barengan. ya udah balapan lari dari depan ke dalam tadi" jawab lina diangguki putri. lalu lina duduk di sebelah riko diikuti putri.


"Eh gue liat tadi lu nyium om riko. emang ada apa jes?" tanya putri penasaran karena pas baru masuk ia yang melihatnya sedangkan lina masih berusaha mengatur nafasnya.


"Ohh, Om riko cemburu tadi gue cuma cium daddy" ucap jessica terkekeh membuat lina dan putri ber oh ria.


"Om riko ga boleh cemburu. sini kita cium juga" ucap putri diangguki lina, lalu...


Cuppp


Cuppp


Mereka berdua mencium kedua pipi riko secara bersamaan membuat riko tersenyum penuh kemenangan.


"Lumayan bisa dicium sama yang bening bening" celetuk riko sambil terkekeh geli


"Awas kau macam macam sama anak anak saya!!!" peringat daddy dengan menatap tajam riko membuat riko jengah.


"Aelah tuan.. kan mereka juga udah kaya ponakan saya! masa saya macam macam sama keponakan sendiri!" gerutu riko.


"Ya kan saya peringkatkan Sama kamu!! barangkali kamu khilaf!" jawab daddy enteng membuat riko kesal.


"Saya bukan pedofil!!" ketus riko dengan raut wajah yang sudah sangat kesal


"Sudah sudah! mending kalian berangkat sekarang aja. mau ke mall jessica atau kemana?" ucap granma menengahi sambil bertanya.


"Ke mall jessica aja biar bisa dapet diskonan" ucap putri sambil cengengesan membuat jessica memutar bola mata malas.


"Ya udah ke mall jessica aja. biar ntar semua daddy yang bayarin" ucap daddy dengan lembut membuat putri dan lina terlonjak kegirangan sedangkan jessica hanya menatap jengah.


"Daddy!! jangan lupa pake masker!!" ucap jessica seraya memperingati sang daddy


"Yah wajah tampan daddy harus tertutup lagi dong!" lesu daddy di sambut gelak tawa mereka.


"Ya makanya itu dad! wajah daddy kan ganteng banget nih ya. Jessica ga mau pengunjung lain tuh melihat ketampanan daddy nya jessica" ucap jessica menenangkan.


"Tapi princess..." ucap daddy terpotong


"Tak mau ya sudah!" ucap jessica santai.


"Iya iya sayang" jawab daddy terpaksa.

__ADS_1


"Ya sudah ayo berangkat! pake mobil granma aja yang luas jadi biar kita satu mobil" ucap jessica


"Pake mobil granma?! enak aja! bayar tapi" ucap granma dengan nada serius padahal hanya gurauan.


"Berapa sih granma? coba bilang sama jes! biar jess bayar sekarang juga!" gurau jessica dengan santai sambil membuka dompetnya.


"Cia pamerr!!" celetuk lina dengan kesal setelah melihat deretan kartu jessica, membuat jessica terkekeh lalu menyimpan kembali dompetnya sedangkan daddy, riko, granma tersenyum.


"Ah sudah lah. cepat berangkat sana keburu sore. dan lina putri jangan lupa hubungi orang tua kalian buat ikut ntar malem!" Ucap granma memperingati.


"Siap granma!" jawab kompak lina dan putri


"Yuk berangkat!!!... granma jes pergi dulu.. Cuppp.." ajak jessica lalu bangkit dari duduknya mencium pipi sang granma dan berlalu keluar mansion terlebih dahulu meninggalkan yang lainnya.


"Kebiasaan Jessica gitu" gerutu putri lalu bangkit dari duduknya diikuti lainnya.


"Ma kita berangkat dulu ya!" Ucap daddy berpamitan. diikuti lainnya.


"Kita berangkat dulu granma, si jessica malah main nyelonong aja" pamit lina diangguki putri.


"Nyonya kita berangkat dulu" ucap riko.


"Ya sudah kalian hati hati!! gih sana berangkat nanti jessica nunggunya kelamaan" jawab granma, lalu mereka semua pun mengucapkan salam.


"Assalamualaikum!" ucap mereka lalu mencium punggung tangan granma secara bergantian.


"Siap ma!!!" ucap mereka berdua lalu berjalan menuju depan mansion.


*Didepan mansion*


"Udah siap semua?" tanya daddy yang baru saja sampai bersama riko.


"Daddy jangan bilang gitu dong!! jessica belum siap!!" Jawab jessica dengan serius membuat daddy dan juga yang lainnya menjadi heran


"La emang ada yang salah dengan ucapan daddy sayang?" Tanya daddy heran


"Jessica belum siap berhenti mencintai daddy!" jawab jessica dengan nada dibuat serius dan mimik wajah dibuat sedih membuat semua orang terperangah.


"Drama Queen sudah beraksi kawan kawan!" lirih putri masih dengan raut terperangah.


"Kamu ini ngomong apa sih sayang? kan daddy tanya udah pada siap belum tuh maksudnya udah siap berangkat apa belum?" ucap daddy masih dengan terbengong.


"Ohhh" jawab jessica sambil cengengesan membuat riko tepuk jidat sekaligus gemas.


"Ya ampun anak pak bos. nanti anak saya gitu ga ya" lirih riko namun masih bisa didengar oleh lina.

__ADS_1


"Ah sudah lah, yuk jalan!! keburu sore sayang." ajak daddy diangguki jessica. lalu mereka pun masuk ke dalam mobil granma bersama sama. lalu mobil melaju menuju mall jessica di ikuti para bodyguard.


Selama perjalanan mereka isi dengan lelucon dan canda tawa. hingga tak sadar 35 kemudian Mobil yang dikendarai mereka pun telah sampai diparkiran khusus pemilik Mall.


Karena mobil bodyguard masih di belakang dan akan diparkirkan. jadi lah sebagian bodyguard langsung turun dan dengan sigap pun membukakan pintu mobil majikannya.


"Silakan tuan nona" ucap bodyguard dengan membungkukkan badannya. setelah mereka turun dari mobil, beberapa security yang melihat dan mengetahui pun langsung berlari dengan tergesa gesa dan menyapa mereka.


"Selamat siang tuan, nona!" sapa beberapa security sambil membungkukkan badannya.


"Siang pak burhan dan bapak bapak!" jawab jessica.


"Silakan tuan tuan, nona nona" ucap pak burhan mempersilakan. mereka pun masuk ke dalam mall dan langsung menuju ke tempat penjualan bahan barbaque.


Mereka membeli banyak sekali bahan bahan serta dengan camilan dan minuman lainnya. namun di sela sela mereka berbelanja, putri berkata..


"Daddy, putri sama lina mau nyari nyari Keperluan buat perempuan dulu yah" ucap putri kepada daddy richard.


"Ya sudah, kalian hati hati, bawa sekalian beberapa bodyguard daddy ya.. nanti kalian tunggu di tokonya daddy sama yang lain nyusul." ucap daddy sambil tersenyum dibalik maskernya


"Oke dad! kita kesana dulu dad" ucap lina diangguki oleh daddy.


Mereka berdua pun pergi berlalu meninggalkan jessica, daddy, dan riko yang sedang berbelanja. dengan diikuti oleh 3 bodyguard.


"Dad, ini apalagi yang belum ke beli?" tanya jessica sambil menatap 2 trolly belanjaannya dengan bergantian.


"Sudah semua kayanya deh, bayar aja langsung yah. habis itu kita susul lina sama putri" ucap daddy dengan lembut dijawab anggukan jessica.


Mereka pun antri untuk membayar belanjaan mereka yang super banyak tersebut, hingga sang kasir yang melihatnya pun sedikit lesu.


Aduh banyak banget sih! aku cape banget ini tangannya pegel. batin kasir tersebut sambil menata belanjaan jessica.


"Mba kasir, jangan mbatin ya mbak!" celetuk jessica karena melihat raut wajah lesu sang kasir. sedangkan daddy datar datar saja.


"Hah?! ti-tidak ko mbak!" ucap sang kasir sambil tersenyum dipaksakan.


"Ini ya mbak totalnya jadi na na na na...." ucap sang kasir, lalu daddy pun membayar belanjaannya dengan kartu no limitnya.


Setelah membayar, para bodyguard pun dengan sigap mengambil belanjaan tuannya.


"Pak ini tolong langsung di letakan dibagasi mobil aja ya" ucap jessica


"Baik princess!" jawab para bodyguard langsung membawa semua belanjaannya menuju ke parkiran dan meninggalkan jessica, riko, dan daddy.


"Kita Ke putri sama lina yuk dad om!" ajak jessica diangguki daddy dan riko.

__ADS_1


Mereka pun kemudian berjalan menuju tempat pakaian dalam wanita. setelah sampai, Mereka berniat mencari keberadaan lina dan putri. namun teriakan lina menghentikan langkah mereka


"OM RIKO!!!" Teriak lina dengan suara keras hingga membuat pengunjung lain melihat ke arah nya dan hanya dibalas dengan cengengesan malu.


__ADS_2