
*SUKA SAMA SIAPA HAYO?!!" Teriak seseorang membuat jessica tersentak kaget kemudian menoleh ke sumber suara dan membulatkan matanya.
"ELOO??!!!" Teriak jessica melototkan matanya membuat orang tersebut tertawa terbahak bahak lalu menghampiri jessica dan duduk di sampingnya.
"Huftt!! lina mana?" tanya jessica kepada putri, yaa putri.
"I'am here honey!!" ucap lina yang baru datang.
"Ko gaa barengan!!" ucap jessica
"Tadi gue ke dapur dulu ambil minum, ke kamar lo kejauhan. minta ditungguin sama putri, eh malah ditinggal!!" jawab lina sambil mendaratkan dirinya di sofa kamar.
"Eh eh eh tadi lu bilang lu suka sama siapa?" tanya putri sambil mengangkat sebelah alisnya membuat jessica menghela nafas dan terdiam sedangkan lina hanya menjadi pendengar.
"Lu suka sama marvel kan?! gue tau kok. jadi tenang aja. marvel juga kaya nya suka sama lu! ya kan lin?!!" ucap putri diangguki lina.
"Tapi dia kaya nya udah punya cewe put!!" jawab jessica dengan lesu.
"Kan gue tebak juga apa!! pasti marvel!! hahaha!!" ucap putri sambil kembali tertawa.
"Isss!" kesal jessica membuat putri tersadar lalu berdehem.
"Ekhem!! lu tau dia udah punya cewe dari siapa?" tanya putri dengan serius.
"Tapi kayak nya ga punya deh jess, masa iya kita yang udah berbulan bulan bareng tapi ga tau!" ucap lina.
"Gue tadi liat foto cewe di galeri ponsel marvel!!" jawab jessica merapihkan semua berkas berkasnya, dan lina pun naik ke ranjang.
"Adeknya kali!! atau saudaranya!! buktinya marvel ga keberatan lu buka bukaa hpnya! kalau pun iya punya cewe ya wajar aja sih, dia kan ganteng tuh dari keluarga arthur lagi!!" ucap putri tanpa di pikir.
"Ihhh lo kok gitu sih?!! bikin insecure aja!!" jawab jessica membuat lina dan putri menoleh ke arah dengan pandangan yang sulit di baca.
"Put tadi jessica bilang apa?" tanya lina ingin memastikan pendengaran nya.
__ADS_1
"Insecure?!!" jawab putri dengan tak percaya.
"Jess!! lo ga salah ngomong gitu?" tanya lina memastikan.
"Ya elah gue ngomong dengan kondisi sadar!! dasar dua kambing congek!!" sungut jessica membuat putri dan lina kesal.
"Jess!! lo tuh insecure sama siapa sih?!! lo tuh ya diibaratkan udah kaya sempurna tau ga sih!! lo cantik jess, bahkan cantik banget!! lo kaya, bahkan kaya banget ampe jadi orang nomer 1!! lo pinter jess, bahkan kebangetan!! apalagi lo dikelilingi orang orang yang baik dan sayang banget sama lo! hidup lo udah sempurna jess!! oh Come on babby, mana nih jessica yang bobrok? mana jessica yang percaya diri? mana jessica si Drama Queen? Enjoy sayang, kalau jodoh ga akan kemana! secara lo sempurna siapa sih yang ga mau? jadi nikmati aja oke?!" Ucap putri panjang kali lebar kali tinggi membuat jessica tersadar lalu memeluk putri dan lina.
"Aaa makasih sayang aku!" jawab jessica dengan nada anak kecil.
"Huftt!! andai devan kaya davan dan marvel yang care gitu!!" ucap putri tanpa sadar, membuat lina melepaskan pelukannya dan membuat jessica dan putri tersentak.
"Lu suka sama devan?" tanya lina membuat putri gelagapan.
"A-ah e-ngga!! engga iya ngga!!" jawab putri sambil mengalihkan pandangannya menghindari kontak mata dengan lina dan jessica.
"Gue tanya putri!! jawab yang bener!! daripada lo nyesel!!" ucap lina dengan nada pura pura serius.
"Lo tenang aja put!! gue jamin devan cepet atau lambat bakal nembak lo!!" jawab lina dengan mantap.
"Ko lo bisa seyakin itu sih?!! gue malah iri sama perlakuan davan ke lo juga!!" ucap putri
"Yee!!! gue bingung bedain mana davan yang serius mana lagi becanda put jes. semua sama.. kalo masalah gue yakin, yakin 1000% gua, lagian nih ya gue kasih tahu. tapi jangan bilang siapa siapa dan bersikap biasa aja!!" ucap lina membuat jessica dan putri yang penasaran pun lebih mendekat ke arah lina.
"Paan cepet jangan bikin gue mati penasaran!!" ucap putri mendesak
"Lo inget waktu camping yang gue hampir keceplosan mulu soal devan? dan di situ devan bener bener bete banget sama gue!" tanya lina membuat mereka berpikir namun kemudian mengangguk anggukan kepalanya.
"Gue yakin si devan bakal nembak lo, karena gue pernah mergokin dia nyium kening lo di bis waktu lo tidur. dan lo tau pas gue pura pura batuk dia liat ke arah gue dengan muka tegangnya dongg!!" jawab lina dengan semangat menggebu gebu membuat putri dan jessica membelalakan matanya. kemudian kedua pipi putri menjadi memerah.
"LU SERIUS LIN?!!!!!" tanya jessica histeris membuat putri jadi salah tingkah.
"Iya sumpah ga boong gua! tapi kalian pura pura ga tau ya. bisa di amuk gue kalo dev tau gua bocorin ke kalian!" ucap lina dengan muka memelas dijawab anggukan putri dan jessica.
__ADS_1
"Kita jadi pasang pasangan dong ya kalau jadian semua!!! yuhuuu!!! triple date!!!!" ucap putri antusias yang dibalas dengan tatapan aneh jessica dan lina, lalu putri menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal
"Lu bedua aja, davan ga tau!" jawab lina lesu.
"Davan suka sama lu!" ucap jessica memberi semangat.
"Tapi dia tuh setiap ngomong sama gue kata becanda doang jess!!" jawab lina.
"Gue yakin davan suka sama lu, cuman bingung aja mau bersikap seperti apa. atau mungkin takut di tolak sama lu. kan lu kalo sama dia bawaannya jutek mulu!! jadi sabar aja. oke?!!" ucap putri menyemangati. membuat lina tersenyum
Mereka pun berbincang bincang hingga malam tiba, setelah ikut makan malam di mansion jessica, putri dan lina pun kembali ke rumah masih masing untuk istirahat dan mempersiapkan segala sesuatu untuk sekolah besok yang bisa dipastikan full pelajaran.
*PAGI HARINYA*
Jessica telah bersiap dan akan berangkat ke sekolah, namun ia kembali lagi ke kamarnya karena ada yang tertinggal. setelah nya ia turun ke bawah untuk berangkat, namun di ujung tangga sang daddy menghentikan langkahnya.
"Lho sayang, daddy kira udah berangkat." ucap daddy membuat jessica menghentikan langkahnya dan menoleh ke sumber suara.
"Ponsel jessica ketinggalan dad, semalem abis di charger lupa di cabut" jawab jessica sambil tersenyum.
"Ohh gitu, ya sudah berangkat takut kesiangan." ucap daddy diangguki jessica.
"Iya dad, jessica berangkat dulu Assalamualaikum!" pamit jessica sambil mencium tangan sang daddy.
"Waalaikumsalam hati hati, jangan ngebut!!" jawab daddy yang melihat jessica sudah berjalan
"Ngga janji dadd!!" ucap jessica sedikit berteriak membuat daddy menggelengkan kepalanya.
Jessica pun menaiki mobilnya membelah jalanan dengan santainya, namun pandangannya teralihkan ketika melihat seorang gadis cantik yang sedang berdiri di depan kap mobil yang terbuka sambil menghentak hentakkan kakinya dengan tangan memegang ponselnya menggunakan pakaian sekolah yang sama sepertinya.
Ia pun berhenti di depan mobil tersebut dan kemudian turun guna menawarkan tumpangan.
"Heii cantik!! butuh tumpangan ga nih?" tanya jessica membuat gadis tersebut membalikan badannya dan terlonjak kegirangan. sedangkan jessica mematung di tempat.
__ADS_1