My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
aduh shh


__ADS_3

Setelah acara kumpul kumpul, mereka membantu pelayan menyiapkan segala sesuatu karena pengunjung semakin banyak dan para pelayan keteteran. sedangkan para orang tua setelah menikmati hidangan, mereka kembali ke aktivitas masing masing.


Hari hari pun sudah berlalu, caffe pun sudah semakin banyak pengunjung, bahkan akun media sosial sudah banyak pengikutnya. tak jarang para orang tua mereka juga ikut makan di caffe tersebut atau untuk meeting bersama dengan klien. dan caffe pun sudah banyak menambah karyawan karena memang banyak membutuhkan tenaga kerja.


Hubungan marvel dengan jessica serta lainnya pun semakin dekat, benih benih cinta diantara mereka sudah ada namun mereka tidak menyadari. tak terasa besok adalah tahun ajaran baru, yang berarti mereka akan kembali ke aktivitas semula sebagai seorang siswa JIHS.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...*PAGI HARI DIMANSION JESSICA*...


Jessica masih bergelung dibawah selimut tebalnya, hawa dingin membuat jessica enggan untuk bangun bahkan membuka matanya, ia masih nyaman dengan alam mimpinya. namun suara teriakan membuat jessica kesal.


"JESSICA SAYANG!!! BANGUN!! UDAH SIANG!!" Teriak granma membuat jessica kesal tetapi tidak bangun, ia lebih memilih untuk tidur kembali. karena rasa kantuknya lebih besar daripada rasa kesalnya.


"JESSICA!!" Teriak granma dari luar kamar.


"IYA IYA GRANMA BENTAR!" Teriak jessica dengan suara seraknya. kemudian bangun duduk untuk melihat jam.


"Ya elah masih jam 7 kurang 15 menit inih" gumam jessica sambil menutup matanya dengan posisi duduk. berapa saat kemudian ia terkejut.


"HAHHH!!!! JAM 7 KURANG?!!! KESIANGAN!! AAAA GRANMA GA BANGUNIN!!!" Teriak jessica kemudian berlari ke kamar mandi untuk mandi, namun karena tidak hati hati ia terjatuh dengan kaki tersangkut selimut dan dahinya terbentur lantai dengan kerasnya hingga sedikit mengeluarkan darah dan sekitarnya berwarna ungu menyebabkan kepalanya pusing.


"Aduh!! siall!! siapa sih yang naro lantai di sini!! sakit banget!" gerutu jessica lalu bangun dan bergegas ke kamar mandi.


Hingga beberapa saat jessica sudah siap dengan wajah yang lebih cerah walaupun sedikit pucat dan sedang menempelkan plester ke luka dahinya. setelah selesai ia langsung turun ke bawah sambil melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 07.00, ia bergegas ke meja makan untuk berpamitan dengan granma.


"Eh!! lho daddy belum berangkat?" gumam jessica


"SELAMAT PAGI!! DADDY!! GRANMA!! Harusnya daddy berangkat aja ga usah nunggu jessica kalo jessica kesiangan dad, jessica ga sarapan. mau langsung berangkat" ucap jessica Setelah sampai dan melihat sang daddy dan granma sedang sarapan lalu daddy dan granma reflek menoleh dan langsung membelalakan matanya.


"Itu kenapa?" ucap granma dengan khawatir.


"Sakit sayang? yuk ke rumah sakit!!" ucap daddy panik lalu berjalan mendekat ke arah jessica dan memeriksanya.


"Abis di cium tadi dad!! ma!!" jawab jessica cemberut membuat daddy membulatkan matanya.


"Dicium siapa? kenapa bisa ampe begini?!!" tanya daddy dengan raut datarnya.


"Di cium lantai dad!! huaaaa!! sakitt!!!" ucap jessica sambil berpura pura nangis dan memeluk sang daddy, namun karena terlalu kencang sehingga membuat lukanya perih.


"Aduh sshh!" Keluh jessica lirih lalu melepaskan pelukannya.


"Kenapa bisa sih sayang?!! yuk ke rumah sakit barangkali perlu di operasi!!" ucap daddy dengan cemas.


"Emang iya chard begitu di operasi? kayaknya itu memar biasa deh, ntar juga sembuh. dikasih salep aja cobaa" jawab granma mendekat ke arah jessica.

__ADS_1


"Barangkali ada cedera mah!! itu juga kayaknya abis keluar darah kan?" tanya daddy sambil melihat ke arah lukanya.


"Iya tapi udah gapapa dad!! paling gini doang. bentar lagi sembuh, jessica udah telat inih!!" ucap jessica angkat bicara setelah dari tadi terdiam menahan pusingnya .


"Ga udah berangkat aja yah? nanti daddy izinkan ke rey. kamu istirahat aja" usul daddy langsung di tolak oleh Jessica.


"No dad!! ini kan awal masuk masa udah ga berangkat aja. lagian hari ini kan baru masuk jadi paling pelajaran 1 atau 2 doang!" jawab jessica.


"Ya sudah daddy bilang ke rey biar hari ini ga usah ada pelajaran dulu!" ucap daddy sambil mengambil ponsel di satunya namun ditahan jessica.


"No dad!!" jawab jessicaa sambil bermuka memelas


"Kali ini daddy ga akan luluh!" ucap daddy kemudian menelvon rey. sedangkan jessica hanya bisa pasrah.


...📞RICHARDO ALEX CALLING Rey📞...


Tuttttt (1 kali dering)


📞Rey📞


~ Halo tuan?


~ ada yang bisa saya bantu?


📞RICHARDO ALEX📞


📞Rey📞


~ Maaf tuan, kalau boleh saya tahu, memang ada apa ya tuan?


📞RICHARDO ALEX📞


~ Princess jatuh kepalanya memar, tetapi dia maksa buat sekolah. saya ga mau anak saya jadi pusing nanti gara gra dipaksain belajar


📞Rey📞


~ Hah jatuh?! kok bisa?


📞RICHARDO ALEX📞


~ Sudah turuti saja perintah saya.


~ Ini princess mau berangkat ke sekolah


📞Rey📞

__ADS_1


~ Huftt! ba-baik tuan.


Tutttt


Tutttt


Tutttt


...📞CALLING OFF📞...


"Daddd!! itu berlebihan!" jessica pun angkat bicara mengenai sifat posessif daddynya.


"Ngga sayang" jawab daddy sambil memasukan ponselnya ke dalam saku.


"Berlebihan dad!! jess cuma memar dikit! masa berimbasnya ke seluruh orang yang di sekolah" jawab jessica sebal.


"Mau ngomel terus apa berangkat?" pertanyaan daddy sontak membuat jessica tersadar lalu langsung menyambar tangan daddy dan granma untuk di salim


"ASSALAMUALAIKUM!!" Teriak jessicaa sambil berlari menuju bagasi mobilnyaa.


"WAALAIKUMSALAM HATI HATI PRINCESSS!!!" Jawab daddy dan granma sambil berteriak pula agar jessica mendengar.


"Haish anak ini bener bener buat richard jantungan, richard kira dia beneran Dicium!" gerutu daddy membuat granma terkekeh.


"Emang kalo di cium ampe gitu chard? lagian dia dikamar tuh di cium siapa? Dicium bantal? dia tuh tadi mama panggil masih tidur, mungkin dia panik karena kesiangan jadi ga hati hati! dan jatuh deh kecium lantai!" Jelas granma sambil mendudukan kembali dirinya di meja makan di ikuti daddy.


"Richard panik mah! richard kira princess kenapa napa. richard ngga mau ada apa apa sama anak satu satunya richard.. mama kan tahu sendiri keluarga kita itu serba tunggal. mamah anak tunggal, almarhum papah anak tunggal, richard anak tunggal, la jessica anak tunggal. jadi ga ada sanak saudara" jawab daddy membuat granma melamun.


"Iya kamu benar, mamah harap nanti jessica kalau menikah punya banyak anak, minimal lebih dari 1" ucap granma sambil pandangan lurus ke depan karena tiba tiba teringat dengan papa richard.


"Ya sudah richard berangkat dulu mah Assalamualaikum" pamit daddy sambil mencium punggung tangan granma kemudian berlalu.


"Waalaikumsalam sayang" jawab granma.


"Mas, Aku kangen banget sama kamu" gumam granma sambil menitikkan air matanya.


"Lihat anakmu mas, dia trauma akan kehilangan.. lihat cucumu, ia haus akan kasih sayang seorang ibu walaupun ia tak pernah mengatakan.. lihat aku, kenapa kau pergi tak mengajakku" gumam granma lalu langsung bangkit kemudian berlari menuju ke kamarnya.


Sedangkan para pelayan yang melihat pun bingung dan panik dengan situasinya. tetapi mereka tak berani menghampiri granma, karena akan memberikan waktu untuk granma menyendiri.


...*DI SEKOLAH JIHS*...


Bel sudah berbunyi sekitar 20 menit yang lalu, namun jessica baru sampai di JIHS. sedari tadi ponselnya berbunyi namun tak di hiraukannya, ia merasa kepalanya berdenyut akibat jatuh dengan sangat kerasnya.


__ADS_1


Ketika mobil baru memasuki area parkiran terlihat reynald sudah menunggu dengan harap harap cemas.


banyak siswa dan siswi yang masih lalu lalang, karena sesuai permintaan daddy, hari ini akan free class untuk semua murid. mereka menatap mobil jessica dengan takjub sekaligus penasaran.


__ADS_2