My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
jangan jangan


__ADS_3

"La itu pemeran utamanya masa kena bom!!" ucap riko yang fokus ke televisi sambil tangannya mencomot snack.


"Ngga om, emang awalnya dikira mati tapi nanti ternyata masih idup terus ketemu lagi pas di tanggal kematiannya" jawab calista juga sambil mencomot snack dengan pandangan ke arah televisi membuat mereka mengambil snack yang sama dan jari mereka bersentuhan hingga mereka pun akhirnya saling pandang.


Ganteng banget!!! hidungnya itu aaaaa pengen ngarungin rasanya!! batin calista terlonjak kegirangan.


Manis!! batin riko menatap calista intens


"Nih aaaa!!" titah riko sambil menyodorkan snack di tangannya menyuruh lista untuk membuka mulutnya dan di turuti calista dengan wajah cengo nya lalu riko pun menyuapkan snack tersebut


"Udah di kunyah!! mingkem!! jangan mangap mulu!! nanti lalat ikut masuk!" ucap riko menyadarkan calista dari lamunan dan angan angannya kemudian calista mengunyah makanan nya


"Nih nih gantian aaaa!!" ucap calista sambil menyodorkan cemilan di depan mulut riko dan dituruti riko dengan membuka mulutnya. Sejenak mereka saling pandang, hingga beberapa detik mereka melepaskan pandangannya dan fokus lagi ke film tersebut.. namun ada yang mengganjal di hati calista.


Lah?!!!! kak jess sama kak putri dan kak lina kenapa belom balik balik juga ya?!! atau jangan jangan!!!!! batin calista menduga duga.


Ini rencana mereka?!!!! OMG lista mau di jodohin sama om riko?!!!! om om?!!! ya udah lumayan tua sih, tapi emm kalau pun iya ya ga papa juga sih!! batin calista berangan angan.


*DI SISI LAIN MANSION JESSICA*


"Liat kan?!!! cocok ga sih?" ucap jessica lirih yang sedang mengintip bersama lina dan putri.


"Cocok sih jess!! om riko yang datar, di temuin calista yang ceria dan kocak!! se enggaknya rumah tangga mereka kelak bakal ga sepi karena di dominasi sama lista yang cerewet!" ucap lina menyetujui.


"Punya akal dari mana lo?!!" tanya putri penasaran.


"Tiba tiba gue ke inget Lingerie merah yang waktu itu kita tunjukin ke om riko. tapi ga jadi kita beli gegara om riko ga punya pasangan. setelah di pikir pikir si lista juga minta di kenalin cowo. dan katanya asal ganteng dan ga play boy Kan?!! om riko dibilang ganteng ya ganteng, di bilang play boy ya gimana ya?!! dia ga pernah deket sama cewe manapun yang gue tau!! yaudah why not?!! kita coba" jelas jessica membuat lina dan putri cekikikan.


"Tapi lista setuju apa ngga ya? kan secara om riko termasuknya sudah berumur!" ucap lina menyadarkan jessica dan putri


"Tapi kalau pun beneran iya jadi. om riko harus sabar sabar nunggu lista lulus, apalagi dia baru sma!! haha!!" ucap putri dengan tertawa.


"Suttt!! jangan kenceng kenceng beg*!! nanti mereka berdua denger dan malah curiga!!" ucap lina membekap mulut putri dengan kencang.


"Emm emm lep-emm!!" ucap putri tidak jelas sambil tangannya melepaskan bekapan tangan lina.

__ADS_1


"Ngomong apa sih lu?!!! aww!!" ucap lina sambil meringis karena jarinya digigit oleh putri..


"Kalian kenapa ga bisa diem?!!" ucap jessica berkacak pinggang.


*DI RUANG KELUARGA*


"La terus kalo kamu udah tau kenapa nonton lagi?!!" ucap riko menggelengkan kepalanya


"Seru aja gitu om! ini drakor tuh ibarat kaya cinta pertama bagi lista!" jawab lista


"Cinta pertama?" tanya riko heran dan penasaran.


"Iya cinta pertama!! awal nonton udah jatuh cinta aja gitu dari waktu baru baru rilis filmnya. dan kalau cinta pertama kan ga bakal bisa di lupain, nah sama kaya film ini!! walaupun udah bertahun tahun tapi tetep inget terus dan ga bakal lupa plus suka banget!!" ungkap lista dengan girang di balas kekehan kecil oleh riko.


"Ekhem!! asyik banget kayak nya!!" ucap seseorang yang baru saja sampai membuat mereka berdua menoleh dan membulatkan matanya.


"Tuan?!!!/daddy?!!" ucap mereka serempak dengan membelalakan matanya


"Apah apah hahh?!!!" ucap daddy lalu ikut duduk di karpet bulu.


"Lumayan granma" jawab calista dengan tersenyum kikuk.


"Iya kok kalian cuma berdua?!" tanya daddy dengan memicingkan matanya kepada riko dan calista membuat riko membulatkan matanya.


"Lho?!! iya ya!! kok princes ngga ada? non lina sama non putri juga!!" ucap riko dengan heran, namun hal tersebut membuat daddy ikut bingung.


"La terus kamu ngapain disini?!" tanya daddy dengan pura pura tidak tahu kepada riko.


"Tadi saya di suruh kesini sama princes!! beneran deh tuan!! katanya tuan pergi, nah princes takut sendiri! tapi malah jadi princes yang ngga ada?!" Jelas riko dengan raut wajah bingung, sedangkan daddy hanya tersenyum tipis kala mengetahui sesuatu.


Gini sayang cara kamu!! batin sang daddy menatap riko dengan intens


Ehhh?!! Batin riko menyadari sesuatu, kalau jessica adalah seorang yang pemberani. mana mungkin ia akan takut hanya karena sendirian dirumah.


"E-eh ta-tadi kan kak jess izin ke kamarnya ambil barang yang ketinggalan. sedangkan kak lina nemenin ka putri ke toilet" ucap calista sedikit terbata karena merasa di intimidasi, sedangkan sang daddy hanya bisa tertawa dalam hati melihat tingkah riko dan calista.

__ADS_1


"YUHU I'M COMMING BABY!!" Teriak jessica keluar dari persembunyiannya diikuti linda dan putri, sedangkan calista yang melihat mereka bersamaan pun mengerti dan melototkan matanya.


"Kakak!! hehe!! dari mana?!!" ucap calista penuh dengan penekanan namun wajahnya dipaksa untuk tersenyum.


"Kan tadi kakak bilang ke kamar dulu sebentar hehe!" jawab jessica sambil tersenyum kikuk.


"Kok bisa barengan? kak lina dan putri ke toilet di kamar kakak juga makanya bareng?!" Ucap calista m3ngintimidasi dengan wajah yang menggemaskan.


"Hehe iya toilet di bawah rusak!" ucap putri cengengesan sambil menaik turunkan alisnya.


"Ohh rusak yah?!! emm ga percaya!" ucap calista sinis membuat jessica menahan tawanya karena yakin bahwa calisya sedang kesal antara takut malu dan em gimana ya.


"Hehe tayang yista!" ucap putri dengan nada manja dan puppy eyes nya.


"Huftt!! ya udah lanjutin nontonnya. nanggung bentar lagi end!" ucap lista di setujui mereka semua. bahkan granma dan daddy ikut bergabung.


Mereka pun kembali fokus pada film tersebut dengan tenang dan fokus sesekali melempar candaan atau ledekan. hingga tak terasa hari beranjak gelap, calista tidak di izinkan pulang terlebih dahulu oleh sang granma, ia pun disuruh mandi dan makan malam di rumah jessica sehabis itu baru di antar pulang oleh riko sesuai dengan perintah, perintah, perintah oleh tuan putri mereka yaitu jessica.


Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa kini tinggal beberapa bulan lagi jessica dan lainnya bersekolah di JIHS, hal tersebut selalu saja tak luput dari gangguan jasmin yang masih berusaha mengejar marvel walaupun selalu di tolaknya mentah mentah begitupun rara.. hingga suatu hari sepulang sekolah dan berada di kamar jessica.


Klinggg


Klinggg


Klinggg (Notifikasi ponsel jessica)


"Siapa si yang ngechat?!! ga tau apa ya kalau gue lagi kerja. kalo ga kerja gue mau makan apa sama daddy dan granma?!!" gumam jessica yang sedang bekerja menggunakan laptopnya dengan mendramalisir sambil mengambil ponsel nya.


"Marvel?!! ada apa ya? bikin gue deg degan aja!" gumam jessica ketika melihat nama dari pengirim pesan, dan membukanya. namun chat dari marvel membuat jantung jessica berdegup dengan kencang, karena isinya..


(Aaa guys, i'm sorry!! sebenernya tuh part ini cepet dibikinnya tapi giliran mau selesai pasti ketiduran terus. giliran mau dilanjutkan tinggal dikit, eh ngga sadar ternyata hp masih on authornya tidur lagi sampe sekarang!!! ini tengah malem baru dah tuh kebangun dan kerasukan buat selesaiin yang tinggal dikit di bab ini)


(Habis ini sesuai apa yang kalian tunggu tunggu.. si marvel bakal....)


(Hey yo!! novel barunya juga jangan di tinggal ya. kasian masih bayik kalo ngga ada yang nemenin dari awal nanti bakal salah arah!! begitu pun novel author itu ya ya begitu lah... apa sih gaje ni authornya!! efek tengah malem ni guys huhuh!!!! antara ngantuk dan ketat ketir. pokonya huh hahh!!)

__ADS_1


__ADS_2