My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
sold out


__ADS_3

"Nih aaaa!!" ucap jessica sambil menyodorkan sendok tersebut ke depan mulut calista. calista tidak fokus ke baksonya melainkan ke wajah cantik jessica hingga tanpa sadar ia membuka mulutnya dan menerima suapan tersebut, 3 detik kemudian...


"Aaaaa!!! pedes pedes!!! huaaa!! huhuhu!!! huh hahh! aaaa kak jess tolong!! lidah lista kebakar huaaa!" ucap calista sambil mengibas ibaskan tangannya ke depan mulutnya, sedangkan jessica antara panik dan ingin ketawa ia langsung menyodorkan minumannya ke calista dan langsung di terimanya.


Glekk


Glekkk


"Pelan pelan!!" ucap jessica dengan tangan kanan menepuk punggung calista pelan dan tangan kiri memegang mangkuk .


"Huftt!! kakakkk jahat!!!" rengek calista sambil menghentak hentakan kakinya membuat jessica tak tahan lagi untuk tidak tertawa.


"Hahah!!! udah tahu pedes kenapa tu mulut main mangap aja!! hah!!" ucap jessica sambil tertawa.


"Aku ga sadar!!" ucap calista sambil mengerucutkan bibirnya.


"Makanya fokus!! ucap jessica kemudian melanjutkan makannya yang tertunda sambil mengangguk anggukan kepalanya senang.


"Kakk!! aku tuh adeknya marvel tahu!!" ucap calista to the point membuat jessica terkejut dan tersedak oleh kuah baso yang menyatu dengan banyaknya sambal.


Uhukkk


Uhukkk


Huekk


Uhukkk


"Kaka pelan pelan!!!" ucap calista dengan memukul punggung jessica dengan keras membuat jessica mengaduh.


"Aduh aduh!! sakit dekk!!" ucap jessica memegang dan mengusap punggungnya dengan tangan kanan


"CALISTA!!" Teriak seseorang membuat mereka berdua terkejut. kemudian menoleh ke sumber suara. datang lah marvel diikuti lainnya.

__ADS_1


"LU APAIN JESSICA?!!!! KENAPA DI PUKUL PUKUL HAHH??!!!!" tanya marvel penuh penekanan kemudian mendekati jessica dan mengusap lembut punggungnya.


"Ya elah vel vel!! main teriak teriak aja!! dikira ga budek apa?!!" gerutu putri


"Lu ngga papa jes?" tanya marvel membuat jessica dan calista tercengang.


"Ya gue ngga papa!!" ucap jessica dengan nada cengo.


"Kalo ada apa apa mah jessica udah milih tumbangin yang bikin apa apa nya lah sama jessica. la nyatanya ini ngga! dikira jessica lemah apah kalo di usik ga bales!!" ucap lina sambil menepuk jidat.


"Lu apa apaan sih lis?!! napa jessica di pukul dah?!!" ucap marvel dengan nada kesal membuat calista menatap marvel dengan mata yang akan berkaca kaca.


"Huaaaa kakak!!!" rengek calista dengan berpura pura nangis hingga mengeluarkan air matanya sambil menggoyang goyangkan lengan jessica, sedangkan jessica dan lainnya panik.


"Hiss cup cup cup!! jangan nangis ya!! udah diem nanti beli permen yah!!" ucap jessica sambil bergurau dan mengelus tangan calista yang berada di lengannya, sedangkan makanannya ia kasih ke marvel.


"Aaaa huaaaaaa!!!" tangis calista makin kencang.


"Ihhh si marvel sih!! dia tuh tadi ceritanya bantuin gue yang lagi kesedak pas lagi makan tapi nepuknya kekencengan!!" ucap jessica sambil menenangkan calista sedangkan marvel hanya bisa menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal karena salah sangka. dan devan davan serta lina putri hanya terbengong.


"Iya iya maafin gue!!" ucap marvel pada calista. namun tak di hiraukan calista dan masih tetap menangis.


"Iya iya dek!!! ntar gue cariin dah apa yang lu mau!!" ucap marvel menggunakan jurus jitu, yang nyatanya ampuh untuk seorang calista.


"Beneran kakk?!!!" tanya calista dengan antusias sambil mengusap air matanya. sedangkan marvel menghembuskan nafasnya pasrah


Manggil kakak kalo ada maunya doang!! dasar adek laknatt!! gue sumpahin lu jodohnya sama cowo yang beneran dewasa dah!! batin marvel


"Iya iya!! tapi gue carinya dimana coba?!! kan gue juga ga kenal banyak orang!!" jawab marvel pasrah dan lesu membuat jessica lina dan putri penasaran. sedangkan devan dan davan membulatkan matanya.


"Lu masih aja kaya gitu? waktu lu masih di sana lu ga macem macem kan?" tanya davan dengan menyelidik. membuat calista melotot ke arah davan.


"Enak aja Gila!! lista minta ke marvel kan karena di sana ngga nyari begitu semenjak ga ada kalian!!!" ucap calista dengan ketus.

__ADS_1


"Ya barangkali aja!!" ucap davan santai sambil melipat tangannya di depan dada.


"Emang nyari apaan?" ucap putri buka suara


"Nyari cogan kak!! yuk kak nyari bareng!!!" ajak Calista dengan antusias membuat putri membelalakan matanya sedangkan devan melotot ke arah calista membuat calista paham situasi.


"Serius?!!! yuk yukkkk!!! yuk put jes lah lumayan cari yang seger seger!! siapa tahu kan dapat tambatan!! atau emm sugar daddy!!!" ucap lina semangat membuat devan davan marvel membelalakan matanya, sedangkan jessica putri calista menganga.


"Lina sayang jangan dong!! terus mas davan yang ganteng ini gimana?" ucap davan dengan muka memelas membuat lina memutar bola mata malas.


"Emang lu siapa gue?!! berani beraninya ngatur ngatur!! bokap bukan!! nyokap bukan!! sodara bukan!!! kakak bukan!! adek bukan!!! pac...." ucap lina panjang lebar namun terpotong karena davan sudah mendorong tubuh lina ke tembok dengan kedua tangannya di genggam oleh tangan davan dan berada di atas kepala lina. lina yang di perlakukan seperti itu pun membelalakan matanya dan jantungnya berdegup dengan kencang, karena jarak wajah keduanya sangat dekat bahkan mereka bisa merasakan hembusan nafas satu sama lain. sedangkan para sahabatnya membulatkan matanya melihat tindakan davan


"L-l-lu ma-mau nga-pain?" tanya lina gugup dengan debaran jantungnya yang sudah berada di atas kecepatan normal. (kendaraan kali ah).


"Gue mau..." ucap davan menggantung sambil mendekatkan bibirnya menuju telinga lina dan berbisik membuat jantung lina tak beraturan.


"Lu mau nyari cowo lain?" tanya davan sambil berbisik membuat lina merinding dan seakan terhipnotis lina pun menggelengkan kepalanya.


"Mau cari sugar daddy?" tanya davan dengan berbisik di balas gelengan kepala oleh lina.


"Lu mau sama gue?" tanya davan berbisik dengan reflek lina menganggukan kepalanya cepat, membuat davan menyeringai kemudian tersenyum puas.


"Okey fiks kita jadian!!!" ucap davan sambil mengangkat kepalanya menjauh dari lina dan melepaskan lina membuat lina membelalakan matanya dan mengingat perkataannya. kemudian wajahnya bersemu merah sedangkan para sahabatnya menatapnya dengan tatapan sulit di artikan bahkan jessica dan putri membulatkan matanya dan terperangah.


"Wowww!!!" lirih calista membulatkan bibirnya .


"Gercep amat lu dek!!" ucap devan berdecak takjub pada adiknya.


"Buset!! cara lo ekstrim tau!! untung si lina ga jantungan atau pun mati berdiri!! cara lo beda dari yang beda!!!" ucap putri cekikikan membuat lina salah tingkah.


"Ah udah ga jomblo aja nih lina!! elu yang paling lesu kalau ditanya soal pacar eh elu duluan yang sold out!! wajib makan makan nih!!" goda jessica membuat lina malu.


"Ihhh apa sih jesss!!" rengek lina sambil cemberut. membuat davan tersenyum kemudian merangkul bahu lina membuat lina terkejut dan berusaha melepaskannya namun semakin erat hingga membuatnya pasrah, sedangkan marvel hanya menatap wajah jessica.

__ADS_1


"Beda dari yang beda?!! gimana sih kakk?! lista masih ngga paham!!" ucap calista masih bingung.


__ADS_2