
"Ya sudah hati hati dijalan! bilang sama daddy kamu. Calon besan mau ketemu! bahas pertunangan. kalau tidak langsung di ikat takut di cantol orang lain!!" ucap papi Albert membuat jessica membelalakan matanya.
"Hahh?!!!" cengo jessica tak percaya begitupun marvel hanya diam tanpa berkata, namun jauh didalam lubuk hati yang paling dalam ia senang dan bahagia karena ternyata sang papi mengerti keinginannya.
"Emang kenapa?" tanya papi heran.
"Pihh emang ngga terlalu cepat yah?" tanya jessica hati hati.
"Ngga kok, kalian juga bentar lagi lulus kan tinggal nunggu pengumuman sama acara puncak pelepasan?" tanya papi kepada jessica dan marvel dengan menatapnya bergantian.
"Iya pih!" jawab jessica dan marvel barengan sambil menganggukan kepalanya.
"Nah kan! ngga papa dong kalian tunangan dulu, masalah mau nikah bisa nanti nanti gimana baiknya kalian. biar papi sama daddy kamu ketemu dulu bahas bahas sekalian biar akrab. gimana?" tanya papi.
"Emm iya pi nanti jessica bilang ke daddy ya!" ucap jessica dijawab anggukan oleh papi. sedangkan mami dan calista hanya menyimak tanpa mau menyela.
"Kalo gitu jessica izin pulang dulu ya pih, takut daddy khawatir" ucap jessica.
"Iya kalian hati hati, marvel bawa mobilnya jangan ngebut!! jaga baik baik calon menantu papi!" ucap papi membuat jessica merona dan bahagia mendengarnya.
"Siap pi!!" ucap marvel dengan semangat.
"Pih, mam, lis pulang dulu Assalamualaikum!" ucap jessica mencium punggung tangan papi diikuti marvel dan kembali mencium tangan mami.
"Waalaikumsalam!" jawab papi, mami, dan calista. kemudian mereka pun meninggalkan kediaman Arthur menuju Mansion James.
*DI DALAM MOBIL PERJALANAN PULANG*
"Sayang, lo udah siap buat tunangan sama gue?" tanya marvel sambil sesekali melihat ke jessica yang sedang menatap jalanan.
"Gimana ya vel?! kanget banget gitu gue tadi. kecepetan ga sih vel? maksud gue kita baru mau lulus SMA gitu! tapi langsung tunangan!" ucap jessica sambil membenarkan posisinya menghadap marvel dengan raut wajah serius.
"Menurut gue ngga juga sih. Tapi bener lho kata papi!" ucap marvel membuat jessica mengerutkan keningnya.
"Bener kata papi buat ngikat lo langsung! takutnya lo di cantol orang lain kan berabe gue nya!" ucap marvel membuat jessica melototkan matanya.
"Lo kata gue gampang kecantol kesana kemari?!!" ucap jessica tak percaya dengan ucapan marvel.
"Iya juga sih! lo kan cuma kecantol sama gue doang! secara gue ganteng!! dan bisa luluhin hati lo itu!" ucap marvel menyeringai membuat jessica salah tingkah.
"Apaan sih!" ucap jessica dengan ketus lalu memalingkan wajahnya untuk menutupi kegugupannya
"Sayang!!!" Panggil marvel.
__ADS_1
"Hemm!" dehem jessica
"Sayang!!!" geram marvel
"Apa sih vel!!" jawab jessica masih memalingkan wajahnya membuat marvel gregetan lalu menepikan mobilnya ke tepi jalan membuat jessica bingung.
"Kok berhenti?" tanya jessica bingung sambil menatap jalanan kemudian menatap marvel.
"Coba sikapnya manis gitu lho yang sama aku!" ucap marvel menghadap jessica
"Ihhh marvel!! cepet jalan lagi ah! ko berenti sih?!! keburu gelap ini!! mana tempatnya sepi lagi!"ucap jessica dengan kesal membuat marvel mendekatkan wajahnya ke arah jessica membuat jessicaa gugup dan menegang apalagi setelah mendengar kata aku dari mulut marvel ia merasa merinding.
Astaga ini mau ngapain dah ni bocah?!! kok gue ngeri yah? batin jessica meneguk air liurnya dengan kasar.
"Jangan ketus coba, jangan kesel kesel!!" ucap marvel lirih seperti berbisik sambil terus mendekatkan wajahnya.
"V-vel! l-lo ma-ma-mau nga-apain?!" Ucap jessica gugup sambil menjauhkan wajahnya hingga punggungnya terbentur pintu mobil, namun wajah marvel juga semakin mendekat.
"Kamu ngapain mundur mundur hmm?" tanya marvel lembut dengan posisi wajah hanya 1 setengah jengkal tangan. namun tak ada jawaban dari jessica.
Gue ngeri banget gilaa!! ini napa suaranya enak banget sih di denger. sekseh!! batin jessica sambil memalingkan wajahnya.
"Coba hey madep sini!!" ucap marvel dengan memegang kedua pipi jessica agar jessica melihat ke arahnya.
"Damai oke? jangan kesel kesel sama aku!" ucap marvel mengusap kedua pipi jessica lembut membuat jessica kembali menegang dan merasakan desiran aneh ketika marvel mengusap pipinya, juga mendengar suara nya.
Cupppp (marvel mencium dahi jessica membuat jessica menegang. marvel pun melepaskan tangannya di pipi jessica namun masih memandang wajah jessica yang menurutnya lucu.)
"Udah ah, apa mau lagi?" tanya marvel menaik turunkan alisnya namun tak dibalas jessica karena masih diam.
"Kenapa bengong sih yang hem?" tanya marvel gemas.
Cupppp (mencium pipi kanan jessica membuat jessica tersadar)
"MARVELL!!!!! IIIII PIPI SUCI GUE!!!" Teriak jessica histeris membuat marvel terkekeh.
"Apah apah hah?!! mau lagi?!!" tanya marvel dengan nada menggoda.
"Huaaaa!! pipi sama dahi gue ternodai!!!" ucap jessica sambil nerpura pura menangis.
"Utututuu tayang!!" ucap marvel berusaha menenangkan.
"Tau ah kesel!" ketus jessica.
__ADS_1
"Oh minta di cium lagi?!" ucap marvel sambil menyeringai
"Nggak!!" ketus jessica.
"Yakin?!" goda marvel.
"Ihh udah ah ayo pulang!!" rengek jessica membuat marvel tersenyum.
"Hehe!! wajah mu mengalihkan dunia ku yang!!" ucap marvel menggombal.
*MALAM HARI DI MANSION JESSICA*
Setelah membersihkan badannya, jessica masih berdiam diri di kamar mencoba mencerna ucapan papi Albert. hingga ia tak sadar telah melewatkan jam makan malam.
Tokkk
Tokkk (ketokan kamar jessica namun ia tak mendengar karena terlalu hanyut dengan pemikirannya)
"Sayang!! boleh daddy masuk?" tanya daddy di depan pintu kamar jessica dengan tangan kiri membawa makanan untuk jessica, sedangkan tangan kanan untuk mengetuk pintu namun tak ada jawaban.
"Sayang?!" Panggil daddy lagi.
"SAYANGGGG!!! INI DADDY!!" Teriak daddy, lagi dan lagi tidak ada jawaban dari dalam jessica. daddy pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar jessica yang memang tidak dikunci karena khawatir terjadi sesuatu kepada jessica.
"Sayang!!" Panggil daddy sambil memegang bahu Jessica hingga membuatnya tersentak kaget.
"Ya ampun dad!! kaget jessica!!" ucap jessica sambil mengusap dadanya pelan.
"Kaget?" tanya daddy mengulang dengan wajah tak percaya
"Iya kaget!!" jawab jessica sambil menganggukan kepalanya.
"Kagettt?!!" tanya daddy lagi membuat jessica kesal.
"Iya daddy!!! daddy ngagetinn jessica!" ucap jessica.
"Dari tadi daddy panggilin lho sayang!! kamu juga kenapa ngga turun buat makan malam? apa yang kamu pikirin hmm? ini makan dulu habis itu cerita sama daddy!" ucap daddy sambil memberikan nampan berisi makan malam dan juga jangan lupakan susu hangatnya kepada jessica dan langsung di terimanya tanpa penolakan sama sekali. daddy pun ikut duduk di samping jessica.
"Dadd! tadi jessica ke rumah marvel!" ucap jessica di sela sela makannya.
"Daddy udah tahu Sayang, terus masalahnya?" tanya daddy sambil mengusap kepala jessica yang sedang makan dengan lembut.
"Jessica ketemu papinya marvel dad, dia menyuruh jessica dan marvel untuk langsung tunangan. dan minta ketemu sama daddy! katanya acara tunangan dulu kalo masalah nikah terserah kapan!" jawab jessica membuat daddy berfikir.
__ADS_1
"Princes mau langsung tunangan?" tanya daddy menatap lembut jessica.
"Jessica terserah terserah aja sih dad. toh cuma tunangan dulu, nikahnya nunggu sukses!" jawab jessica membuat daddy tersenyum geli mendengar kata 'Sukses' yang keluar dari mulut jessica.