
"VIRUS GEMBLUNG!!!!! HAHAHA!!!!! BYE DADDYYYY!!!" Teriak jessica sambil berlari keluar dari tenda meninggalkan lina dan putri karena takut kena omelan sang daddy.
"HEYYY!!!" Teriak daddy yang hanya dibalas juluran lidah oleh Jessica.
"Anak ini bener bener!!" ucap daddy sambil menggelengkan kepalanya.
"Ya sudah dad, kita keluar dulu ya!" pamit mereka diangguki lalu keluar dari tenda.
"Sorry ya lama!" ucap jessica mengagetkan semua orang di depan tenda, lalu semua membungkukkan badannya termasuk marvel devan davan yang bingung, namun karena tidak tahu harus bagaimana akhirnya ikut membungkukkan badannya membuat jessica terkekeh geli.
"Kenapa kalian ikut ikutan?" tanya jessica terkekeh
"Iya ya!! gue juga bingung!! lagian kaya begitu semua!! ya ikut ikutan!!" jawab davan sambil menggaruk kepala Bagian belakangnya.
"Santai aja kali!" jawab jessica, kemudian datang lah lina dan putri.
"Balik?" tanya lina dan putri dijawab anggukan jessica marvel devan davan.
"Owh iya, uncle, om. kalo mau masuk, masuk aja!! udah jinak ko!" jawab jessica yang paham ketakutan kedua pamannya karena sang daddy sebenarnya tidak suka diganggu jika sedang tertidur, kecuali jessica dan granma.
"Ya sudah Non, kita ke dalam!!" pamitnya dijawab anggukan kemudian masuk ke dalam.
"Banyak yang mau gue tanyain!!" ucap davan dengan raut wajah serius.
"Iya gue tahu, tapi kita balik ke tenda dulu! gue mau mandi!!" ucap jessica dijawab anggukan lainnya kemudian berlalu melakukan aktivitas paginya karena jam hampir menunjukan pukul Setengah 8, yang artinya 1 jam lagi acara dimulai.
Mereka kembali ke tenda masing masing untuk mengambil pakaian mereka dan menuju toilet umum untuk membersihkan diri, karena sudah siang jadi mereka tidak perlu mengantri lama untuk masuk ke dalam, karena hanya tinggal beberapa siswa siswi saja.
Setelah selesai, mereka pun makan pagi yang telat dan berkumpul dengan lainnya karena acara akan dimulai.
Rangkaian acara dimulai, banyak game game yang tentunya tidak membosankan dan justru membuat mereka Tidak ingin menyudahi game yang mereka anggap paling seru dan mengasyikkan.
__ADS_1
Hingga waktu makan siang, mereka pun makan siang bersama sama dengan yang lainnya, setelahnya mereka semua kembali bermain dengan permainan yang lebih seru. bahkan para guru pun juga mengikuti permainannya. Tawa bahagia jelas terpancar di wajah setiap orang disana, membuat suasana semakin lebih syahdu.
"Ga sia sia tuan kita mengikuti saran non jessica!" ucap reynald yang sedang duduk sambil memandang ke arah kumpulan orang yang sedang bermain bersama daddy, riko, dan para bodyguard.
"Iya, dia memang bisa menjadi pemberi solusi yang baik!" jawab daddy yang sedari tadi hanya melihat ke arah jessica yang tertawa senang bersama dengan teman temannya.
"Robert juga berkata kepada saya kalau non jessica teliti dan bertanggung jawab pada pekerjaannya, perusahaan non jessica pun berkembang dengan sangat pesat sehingga tetap berada di posisi pertama pada bidang tersebut" Jelas riko membuat sang daddy tersenyum tipis, karena ia pun sudah mengetahui grafik perusahaan sang anak.
"Ya saya bangga kepada anak saya!" ucap daddy sambil melihat jam di pergelangan tangannya.
"Saya saja bangga apalagi tuan! memang gen James tidak pernah mengecewakan sama sekali" ucap reynald meyanjung.
"Saya juga merasa beruntung bisa bekerja dengan keluarga James, posisi yang banyak diinginkan oleh banyak orang diluaran sana, namun justru saya yang mendapatkan" ucap riko dengan menerawang tentang perjalanan kariernya.
"Apalagi saya!! saya juga berterima kasih. karena berkat tuan, Saya bisa meninggalkan dunia bawah dan memulai hidup baru dengan aman. saya berjanji akan selalu mengabdi dengan tuan!" ucap reynald mengingat dulunya ia adalah seorang ketua mafia, namun setelah peperangan besar dengan musuhnya, markas reynald beserta markas musuh dan musuh sekaligus anak buahnya pun hancur tak tersisa hanya menyisakan reynald dan beberapa anak buahnya, dan sekarang mereka dapat menjalani hidup dengan aman dan damai tanpa musuh, dengan bantuan pekerjaan oleh richard.
"Kalian ini apaan sih?!!! kok jadi kaya melow gini sih!! Santai saja!! Setiap orang bisa menjadi yang lebih baik, dan setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. jadi kan pembelajaran dari masa lalu kalian yang kurang baik, saya percaya kalian semua bisa!! bukan tanpa alasan saya mempekerjakan kalian!! RIKO, saya percaya kamu bisa di percaya dalam menangani masalah besar karena kamu memiliki rasa tanggung jawab dalam bekerja yang besar dan kerja keras kamu juga tidak perlu diragukan lagi.. REYNALD, saya juga percaya kamu bisa bertanggung jawab atas apa yang saya serahkan terhadapmu, karena dulunya kau adalah seorang pemimpin hanya saja cara kamu yang salah, dengan begini kamu bisa lebih belajar lagi atas kesalahanmu dimasa lalu, dan dengan potensi yang dimiliki kamu, kamu bisa melindungi semua orang yang bersangkutan dengan saya, dengan anak saya, dan dengan keluarga besar JIHS.. DAN BUAT SEMUA PARA BODYGUARD, saya mempercayai kalian karena saya percaya kalian bisa menjaga seluruh keluarga James.. Jadi jangan sekali kali berkhianat atas kepercayaan yang saya berikan kepada saya.. PAHAM?!!" Jelas panjang lebar daddy membuat semua terharu bahkan hampir menitikkan air matanya dengan ucapan tuannya.
"Ini ada apa dad? kok kaya melow melow begini?" tanya jessica yang barusan sampai bersama lina dan putri membuat semua orang terkejut karena ternyata acara sudah selesai dan semua murid berhamburan ke tenda masing masing untuk membersihkan diri.
"Ngga kenapa napa sayang, evaluasi tadi!" ucap daddy membuat jessica menganggukan kepalanya.
"Udah selesai?" tanya daddy lembut kepada jessica linda putri.
"Udah lah dad!! liat tuh jam berapa!" ucap jessica, sontak membuat daddy langsung melihat jam di pergelangan tangannya.
"Jam Setengah lima!" lirih daddy.
"Lho kok cepet banget ya!" ucap daddy.
"Iya putri juga ngrasanya cepet banget dad, padahal kan tadi lagi seru, eh disuruh udahan karena udah sore!" ucap putri cemberut.
__ADS_1
"Besok lagi sayang, besok kan juga ada keliling liat liat pemandangan sebagai hari penutupan acara kita" ucap daddy lembut yang langsung di mengerti oleh mereka.
"Yahh!! udah mau pulang aja!!" cemberut lina.
"Heh lu mau disini aja?!! kan kita juga mau ngurus bisnis!!" ucap lina mengingatkan putri.
"Owhh iya!!" jawab putri sambil mengetukkan tangannya di kepalanya tanda ia lupa, sedangkan daddy dan yang lain hanya memandang bingung.
"Bisnis? kalian mau bisnis?" tanya daddy dijawab anggukan mereka bertiga.
"Boleh kan dad?" tanya jessica.
"Ya boleh dong sayang! emang mau bisnis apa?" tanya daddy penasaran
"Itu dad, mau buka caffe sederhana aja" jawab jessica lina putri.
"Caffe gimana? coba daddy kasih tahu!" ucap daddy.
"Emm daddy tau bangunan kosong yang masih ada di sekitar sekolah jessica dan kantor daddy? yang masih termasuk jalan James?" ucap jessica membuat mereka mengingat.
"Ohh yang udah lama tutup itu non? yang katanya bangkrut atau gimana si itu. iya kan?" jawab riko diangguki jessica membuat daddy paham.
"Iya yang itu om" jawab jessica.
"Boleh kan dad?" tanya jessica dengan wajah imutnya membuat daddy gemas.
Cuppppp
"Boleh donggg!!" jawab daddy seusai mencium pipi jessica membuat jessica melototkan matanya.
"Daddd!!!!" kesal jessica karena masih diruang terbuka, sedangkan daddy hanya terkekeh melihat ekspresi lucu anaknya.
__ADS_1
Ah harmonis sekali!! andaikan keluarga ku masih ada!! batin reynald miris, meratapi nasibnya yang bodoh karena berani masuk dunia bawah. sehingga keluarganya terbunuh.