
"Daddy!!!!!! Dasar perusak suasana!" ucap jessica melepaskan pelukannya sambil cemberut
"Masa di tampar sih!!! dasar bapak bapak KDK!!!" gerutu jessica membuat daddy richard terkekeh geli seketika menatapnya heran.
"KDK?" tanya daddy heran
"Kekerasan Dalam Keluarga!!" jawab jesaica kesal membuat daddy membulatkan matanya.
"Enak aja!!!! iya iya maaf sayang, daddy kan cuma becanda, ini makanannya dihabiskan!" ucap daddy yang baru sadar jika makanan jessica belum habis, masih sedikit.
"Udah dad, jsssica udah kenyang. jes mau susunya aja abis itu mau bobo udah malem, kan besok mau ikut daddy." ucap jessica
"Ya sudah nih minum!" ucap daddy sambil menyodorkan susu coklat kesukaan jessica lalu di terimanya dan langsung dihabiskan.
"Daddy keluar dulu ya, mau naro bekas makan kamu. kamu bobo udah malem" perintah daddy sambil mengambil gelas ditangan jessica.
"Siap dad!" ucap jessica.
Cuppp
"Good night honey, mimpi indah yah" ucap daddy setelah mencium pucuk kepala jessica
Cuppp
"Good night juga daddy" jawab jessica Setelah mencium pipi sang daddy dibalas dengan senyuman. lalu daddy pun keluar dari kamar jessica dan meninggalkan jessica yang sedang bersiap untuk tidur.
"Semoga Esok tidak ada halangan waktu di kantor daddy, udah lama banget ga kesana" gumam jessica lalu menutup matanya untuk tidur.
Keesokan harinya..
Jessica sedang mematut dirinya di cermin,
Setelah di rasa penampilan nya sudah cukup, ia kemudian mengambil sesuatu di dalam laci meja riasnya.
Setelah menemukannya, ia pun memakainya kemudian turun ke dapur guna untuk mengisi perutnya.
Setibanya di ruang makan, ia sudah melihat sang daddy dan juga granma nya yang sedang duduk untuk menunggunya.
"Pagi Semua" sapa jessica kalem membuat mereka lalu menengok ke arah jessica dan menatapnya dengan heran.
"Pagi sayang." jawab granma dan daddy
__ADS_1
"Sayang kok kamu malah pakai topeng sih? kan daddy mau ngenalin kamu ke semua karyawan biar mereka mengenal kamu." Tanya daddy heran
"Jes nyaman gini dad, ga usah pake acara kenal kenalan lah dad. biar pada penasaran juga hehe" Jawab jessica terkekeh lalu duduk dikursi yang biasa ia duduki
"Tapi sayang..." ucap daddy terpotong
"Daddd" panggil jessica dengan nada memelas.
"Huff ya udah iya iya ngga, ayo makan! om riko sama pak robert sudah menunggu diluar" ucap daddy
"Pak Robert?" tanya jessica
"Iya sayang, buat nemenin kamu aja. barangkali ada yang ga kamu paham, sekalian biar dia bisa sekali kali ke kantor daddy" Jelas daddy diangguki jessica lalu mereka pun sarapan dengan tenang.
Setelah Mereka semua selesai makan, mereka pun menuju ke depan mansion. dan benar saja, pak riko dan pak Robert sudah menunggu mereka di depan mobil daddy richard.
Setelah melihat bos besar mereka keluar, mereka pun menyapa..
"Selamat pagi tuan, nyonya, nona" ucap riko dan Robert serempak sambil membungkukkan badannya.
"Selamat pagiii om, pak" jawab jessica, sedangkan richard dan granma hanya menanggapi dengan senyuman kemudian mengangguk.
"Sayang, kayaknya kamu juga harus ubah panggilan kamu deh. masa ke riko panggilnya om, giliran Robert panggil nya pak? harus adil sayang" ucap daddy
"Ya sudah kalian berangkat gih, kalo kelamaan hari makin siang ntar macet" ucap granma setelah sekian lama hanya diam
"Iya ma, kita berangkat dulu yah" ucap jessica dan daddy lalu mencium tangan granma secara bergantian.
"Assalamualaikum" salam jessica dan daddy
"Waalaikumsalam hati hati!" jawab granma kemudian mereka pun masuk ke dalam mobil dengan dibukakkan oleh riko dan Robert.
Setelah masuk, riko dan Robert pun berpamitan kepada granma.
"Nyonya, kami pamit undur diri dulu. mari" ucap Robert dan riko dibalas dengan anggukan lalu mereka masuk ke dalam mobil bagian kemudi dan di samping kemudi. Mereka melajukan mobilnya dengan diikuti para bodyguard yang membawa beberapa mobil dibelakang.
Perjalanan menuju ke kantor daddy hanya memakan waktu sekitar 20 menit, selama perjalanan daddy hanya memberikan nasihat nasihat kepada jessica tentang menjadi pemimpin.
Setibanya di halaman lobi kantor, para bodyguard sudah berbaris di depan pintu masuk. Riko dan Robert pun dengan sigap membukakan pintu untuk sang bos besar mereka.
"Are you ready honey?" tanya daddy sambil tersenyum
"Yes dad!!" jawab jessica sambil membalas senyuman daddy
Setelah mereka keluar, semua para bodyguard langsung membungkukkan badannya, lalu daddy dan jessica pun masuk ke dalam perusahaan dengan mengaitkan tangannya ke lengan sang daddy dan dibelakangnya diikuti riko dan Robert. para karyawan yang melihatnya pun terperangah. dan para karyawati yang melihatnya pun jadi bertanya tanya. kemudian bisik bisik dengan teman dekatnya hingga bergosip ria.
__ADS_1
**Itu yang sama bos siapa ya?
*Itu pacar tuan richard?
*Astaga cewenya pak bos cakep banget
*Apa pak bos udah punya pengganti bu kayla?
*Halah paling juga pak bos mau karna digoda*.
Saya goda ga mempan, eh ternyata seleranya tinggi.
*Jih sama saja ternyata sama wanita yang biasanya nyariin pak bos. bedanya ini ditanggapi.
*Ya mungkin tergoda*.
Sedangkan Daddy dan jessica masuk ke dalam lift khusus menuju ruang presdir diikuti para bodyguard. sedangkan riko dan Robert yang mendengar bisik bisik mereka pun menghentikan langkahnya lalu berjalan ke arah para karyawan yang sedang gosip.
"Silakan kalian minta pesangon ke bagian administrasi!!" ucap riko dengan datar membuat para karyawan yang bergosip ria pun membelalakan matanya.
"Jangan pak! saya mohon. saya minta maaf, saya akui saya salah karena telah membicarakan tuan!" ucap para karyawan sambil menundukkan kepalanya. ada juga yang menangis. membuat para karyawan lain langsung melihat ke arah mereka.
"YANG LAIN KEMBALI BEKERJA!! ATAU MAU SAYA PECAT?!!!" Ucap riko dengan lantang membuat semua karyawan gugup dan kembali mengerjakan pekerjaannya.
"Kalian tahu akibat dari apa yang kalian ucapkan?!" tanya Robert dengan dingin membuat para karyawan menundukkan kepalanya.
"Kalian bisa saja dipenjara dengan pasal pencemaran nama baik!! dan orang yang kalian hadapi ialah tuan richard!! RICHARDO ALEXANDER JAMES!!!! orang paling kaya di dunia! dan kalian masih punya nyali untuk membicarakannya?!!!!!" ucap Robert tajam membuat para karyawan hanya bisa diam membisu.
"Dan apa kalian Tahu siapa yang bersamanya?" tanya riko yang dibalas gelengan kepala oleh karyawan tersebut.
"Harusnya saya langsung memberi tahu kalian, tapi sayangnya kalian sudah bukan siapa siapa lagi disini. Jadi percuma!! Keputusan saya sudah bulat!! pilih di phk atau saya laporkan?" lanjut riko dengan tegas.
"PHK pak!" ucap kompak sambil menundukkan kepalanya menahan tangis. karena sangat susah sekali bisa diposisi mereka saat ini. apalagi perusahaan terbesar dan ketat.
"Bagus!!" ucap Robert lalu meninggalkan mereka bersama riko menuju ruang riko guna menunggu sang bos besar.
'DI ruang presdir'
Kini Jessica sedang duduk di sofa dengan memangku laptopnya. ditemani sang daddy yang juga mengerjakan pekerjaannya di sofa. ditengah tengah fokusnya pada pekerjaan, jessica memecah keheningan.
"Dadd!" Panggil jessica
"Yes honey?" jawab daddy sambil mengalihkan pandangannya ke arah jessica.
"Ini jessica tamu lho di sini, daddy ga ngasih suguhan sama tamu? atau bilang apa lah?" ucap jessica dengan nada dibuat serius membuat daddy tersenyum.
__ADS_1