
"OM RIKOO!!!" Teriak lina dengan suara keras hingga membuat pengunjung lain pun melihat ke arah nya dan hanya dibalas dengan cengengesan malu.
"Lu napa teriak teriak oncom?!!! lu kata ini dihutan!!" kesal putri sambil menjitak kepala lina karena putri malu diperhatikan pengunjung lain.
"Aww aww put sakit dong!! kan gue excited banget ini." jawab lina sambil menggerutu.
"Om riko sini!!" Panggil putri dengan suara agak di pelan kan. lalu Jessica, daddy, dan riko pun menghampiri mereka dengan heran karena tangan lina seperti menyembunyikan sesuatu dibelakang badannya.
"Om, lina punya sesuatu buat om. om pasti suka banget!!" ucap lina dengan antusias dan raut wajahnya memerah membuat riko menyunggingkan sedikit bibirnya ke atas.
"Kamu punya sesuatu apa buat om?" tanya riko sambil tersenyum tipis. Lalu seketika tangan lina yang berada dibalik badannya pun diangkat tinggi tinggi ke atas, riko yang melihatnya pun membelalakan matanya dan berteriak.
"WHATTTTT?!!!!!!!!! ARE YOU SERIOUSLY?!!!! ITU OM BUAT APAANNN?!!!" Teriak riko histeris setelah melihat Sesuatu yang diperlihatkan untuknya yang ternyata 'Lingerie merah'. sedangkan daddy dan jessica sudah cekikikan melihat tingkah lina dan putri.
"Ya buat istri om lah, Biar cepet dapet baby om. aaa lina ga sabar jadi aunty" ucap lina sambil membayangkan betapa lucunya anak riko apalagi riko termasuk tampan.
"Kok om keliatan ga seneng banget sih?! kita bantuin lho ini!!" ucap putri dengan heran dan cemberut.
"Memang kalian tahu siapa istri om?" tanya riko dengan muka merah padam menahan kesal dan malu bersamaan.
"Lina ga tau gimana keberadaan nya, gimana wajahnya dan siapa namanya. yang terpenting ini dikasih kan ke istri om!! lina pengen liat baby om! lina pengen jadi aunty" Rengek lina sambil menggoyangkan lengan riko, membuat riko menghela nafas panjang.
"Emang lu tau put, lin kalo om riko udah punya istri?" Tanya jessica sambil tersenyum tengil ke arah riko, membuat riko kesal namun tetap tersenyum walaupun dengan terpaksa.
"Kata gue sih udah. kan om riko udah tua, malah kelihatannya tua om riko ketimbang daddy." ucap lina diangguki putri. sedangkan riko berusaha mengatur nafasnya.
"Ga tua tua amat kali!! ini tuh namanya dewasa!!" gerutu riko lirih dengan kesal.
"Kalian emang ga tahu kalo om riko belum nikah?" tanya jessica cekikikan membuat lina dan putri membulatkan matanya.
"WHATTTT!!!!!" Teriak lina membuat putri kesal.
"Kebiasaan punya mulut main ngegas aja!!" kesal lina
__ADS_1
"Awalnya juga gue kira om riko udah punya istri. bahkan anak. eh tak disangka sangka, ternyata oh ternyata!!" ucap jessica dengan nada meledek membuat riko kesal
"Seriusan om riko belum punya istri?" Tanya lina tak percaya dibalas gelengen riko.
"Tunangan?" tanya lina lagi dengan wajah berbinar, dibalas gelengan membuat lina mengerucutkan bibirnya.
"Pacar pasti punya dong om!" ucap lina dengan semangat, dibalas gelengan.
"Paling ngga, TTM mah pasti ada. iya ga?!" tanya lina lagi dan lagi tetapi hanya dibalas gelengan riko membuat lina lesu.
"Masa ga punya semua sih!! om riko makanya jangan nyari istri yang tipenya melewati batas kenormalan!!!!" ucap lina kesal membuat riko juga ikut kesal.
"Enak aja!!!" jawab riko kesal.
"Om riko kalian tuh nyarinya yang masih anak anak Smp!!" celetuk daddy yang sedari tadi diam memperhatikan membuat semua membelalakan matanya.
"WHATTTT?!!!! SERIUSANNNN?!!!!!" Teriak jessica, lina, putri sambil membelalakan matanya.
"Daddd!" Panggil jessica sambil menatap ke arah daddy.
"Ya princess?" jawab daddy sambil menatap balik ke arah jessica.
"Emang iya om riko sukanya sama yang anak smp?!" tanya jessica polos membuat daddy cekikikan sedangkan riko kesal.
"Iya sayang, om riko kalian tuh beda dan aneh!" jawab daddy dengan meneruskan bualannya sambil menahan tawanya.
"La om riko masa nyarinya yang anak anak smp sih, emang anak smp mau sama yang tua tua apah?!" Ucap jessica disambut gelak tawa daddy dan para bodyguard lainnya. sedangkan lina dan putri masih berpikir kembali dengan keanehan om mereka.. riko? jangan ditanya! rasanya dia ingin menghilang dari situasi seperti ini.
"Om kenapa nyarinya yang smp? kan yang sma atau yang kuliahan juga banyak! ya walaupun kita ga tau ya ada yang mau apa ngga" ucap putri sambil cengengesan.
"Tau nih om! sekalinya ada yang mau sama om, itu pun pasti hanya karena muka atau harta om!! itu juga belum tau orang tuanya mau ngasih restu dan mau ngasih anaknya buat om apa ngga!" ucap lina sambil melihat ke arah riko dengan tatapan iba.
"Kalian ini!! hentikkan omong kosong kalian!! ayo pulang!!" ajak riko yang sedari tadi hanya pasrah saja menjadi bahan onok olokkan.
__ADS_1
"Terus ini?" tanya lina polos sambil mengangkat Lingerie merah dengan raut wajah yang sudah merah padam.
"Ya itu buat apaan?!!!!" tanya riko kesal. baginya hari ini adalah hari tersial sepanjang masa.
"Buat om" jawab lina dengan polos sambil memiringkan kepalanya.
"His anak satu ini bener bener!! kau bayar saja buat bunda mu dirumah!!" jawab riko dengan nada ketus.
"Ya udah deh lina kasih buat bunda aja. Siapa tahu lina jadi aunty kan!" jawab lina membuat semua melongo.
"Lina kumat lina!! kalau bunda yang punya baby ya berarti kau ini kakaknya!" ucap jessica dengan sabar. ga sadar diri emang jessica :)
"Ohh tapi bedanya apa? kan sama aja" jawab lina membuat semua orang tepuk jidat.
"Lina intinya kalau bunda yang punya baby berarti kau kakaknya. udah simpelnya gitu aja!" jawab jessica dengan kesal sedangkan yang lainnya sudah cekikikan.
"Tapi kan panggilan Aunty itu keren jes daripada kakak!" bantah lina mendapat tatapan tajam dari jessica.
"Oke oke, Ke kasir yuk!!" ajak lina diangguki semuanya lalu.
"BABY I'AM COMMING!!!!" Teriak lina sambil berjalan ke kasir membuat mereka semua malu lalu menutup muka mereka masing masing dengan telapak tangannya.
"*Be*ner bener anaknya bunda anna bikin malu aja!!!" lirih jessica sambil terus berjalan bersama yang lainnya menyusul lina.
"Kakak kau itu jess" ucap putri sambil cekikikan
"Kakak kau juga oncom!!" kesal jessica dibalas kekehan.
"Anak tuan yang satu itu kenapa begitu sih!" tanya riko ke pada daddy
"Emang anakku tapi kan bukan aku yang buat! beda gen. ya beda sifatnya lah!" jawab daddy enteng sambil memasukan tangannya ke saku celana.
"Bikin gemes kelakuannya, jadi pengen cium sambil nabok!" ucap riko dibalas tatapan tajam daddy membuat riko terdiam membisu.
__ADS_1