
"Serius banget! siapa sayang?" bisik marvel tepat di telinga jessica
"Daddy, tadi aku kasih kabar kalau aku udah sampai. soalnya daddy ngga bakal tidur kalau belum tahu kabar aku!" jawab jessica belum sadar, dan masih fokus ke ponselnya.
"Ohh gitu! baju aku mana sayang?!" bisik marvel sambil menyeringai.
"Ada di si.... hahhh?!!!!! MARVELLL!!!! pake baju kamu!!!" Ucap jessica histeris, karena ketika menoleh marvel hanya menggunakan handuk sebatas pinggang, menampilkan perut sispack nya.
"Aduh sayang! jangan teriak teriak dong! udah malem" ucap marvel sambil mengusap kedua daun telinganya.
"Lagian kamu kenapa usil banget sih?! harusnya tadi keluar kamar mandi ya langsung ambil baju terus ke kamar mandi lagi!" ucap jessica sambil memandang sebal marvel.
"Iya iya maaf. sini peluk!" ucap marvel merentangkan tangannya.
"Hiiiii gakkk!!" ucap jessica kemudian berlari menuju ke lemarinya untuk mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi sambil menggerutu. sedangkan marvel hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
Tak berapa lama, jessica keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrob (Jubah kamar mandi) dan di lihatnya marvel yang sedang tiduran di atas ranjang sambil memainkan ponselnya. namun setelah itu, fokus marvel terpaku kepada jessica yang terlihat segar dengan rambutnya yang basah.
"Kau mau menggoda ku baby?" tanya marvel sambil berjalan menghampiri jessica ketika jessica akan menuju ruang ganti.
"Siapa juga yang mau menggoda. kan kamu tahu ini kamar ku!" ucap jessica lalu memegang handle pintu ruang ganti.
"Heumm alasan saja!" ucap marvel sambil memeluk jessica dari belakang, melilitkan tangannya di perut jessica serta meletakan dagunya di bahu Jessica. membuat jessica terpaku.
"Emm ma-marvel! jangan begini! a-aku me-merasa risih" ucap jessica terbata bata sambil berusaha melepaskan tangan marvel dari perutnya.
"Enak! nyaman, dann...." bisik marvel terpotong membuat jessica bertambah tak nyaman.
"Empuk!" lanjut marvel dihadiahi cubitan ditangannya oleh Jessica.
"Dasar kamu ini!!!!" geram jessica bertambah kencang.
"Aww aww aduh shh!! Sakit sayang!!!" rengek marvel lalu melepaskan pelukannya dan mengusap usap tangannya.
"Makanya jangan messum! dasar omes!" jawab jessica kemudian masuk ke dalam ruang ganti meninggalkan marvel dengan kegelian di hatinya.
"Menggemaskan! hufft enak!!!" gumam marvel dengan tersenyum sambil melihat ke arah tangan yang ia gunakan untuk memeluk perut jessica dan tanpa jessica sadari, marvel mengusap usap pelan perut yang ditutupi jubah tersebut.
Tak berapa lama, keluarlah jessica dengan menggunakan baju lengan panjang berwarna navy garis garis putih dan bawahan hotpants. menghampiri marvel yang sedang fokus ke ponselnya.
"Ponsel mulu yang di sibukin" sindir jessica membuat marvel menoleh.
"Ngga sayang, ini baca hasil rapat dari sekretaris papi! kan harusnya aku yang bertanggung jawab jalannya rapat kali ini!" ucap marvel sambil meletakan ponselnya dan menarik tangan jessica agar duduk di sampingnya.
"Kamu mau makan lagi?" tanya marvel menatap jessica lembut.
__ADS_1
"Engga ah, masih kenyang. kan udah makan di pesawat" jawab jessica sambil menggelengkan kepalanya.
"Tapi kan ini udah waktunya makan malam sayang" ucap marvel.
"Masih kenyang! kamu mau makan? ayo aku temani!" ucap jessica sambil berdiri.
"Eumm ngga! aku juga masih kenyang! sini duduk lagiii!" jawab marvel menggelengkan kepalanya lalu menarik tangan jessica agar duduk kembali.
"Ohh iya vel, kamu rencana pulang kapan?" tanya jessica menatap serius marvel.
"Belum tahu sayang! aku masih pengen disini sama kamu!" jawab marvel memeluk jessica dari samping.
"Terus kerjaan kamu di perusahaan papi gimana?" tanya jessica.
"Papi ngerti kok sayang. mungkin nanti aku bilang papi kalau aku mau beberapa hari lagi disini nemenin kamu!" jawab marvel santai.
"Keluar yuk vel! mumpung kamu masih di sini!" ajak jessica membuat marvel melepaskan pelukannya.
"Kemana?" tanya marvel menatap jessica penasaran.
"Ya keluar aja cari angin! ini juga baru jam 9 malam!" ucap jessica melirik ke arah jam dinding berlapis emas yang ada di kamarnya.
"Emang kamu ngga cape? kita kan baru sampai sayang" ucap marvel
"Ayo lah vel! lagian kan di pesawat juga aku cuma tidur tiduran di kamarnya" ucap jessica
"Iya iya sayang! oke fine!" ucap marvel sambil menghela nafasnya pasrah. sedangkan jessica sudah mengembangkan senyumnya.
"Yesss!!!! thank you babe! wait a two minute! aku mau ganti baju!" ucap jessica dengan semangat dan langsung berlari menuju ke wardrobe.
"2 menit? hmm dasar kamu ini! untung sayang!" gumam marvel menggelengkan kepalanya.
Setelah 5 menit baru lah jessica keluar dari ruang ganti, dengan menggunakan hotpants putih dan kaos hitam yang lumayan besar di tubuhnya menutupi hotpants tersebut, telihat seperti tidak menggunakan celana. serta juga tas pinggang hitam untuk meletakan ponsel dan juga beberapa kartunya.
Aduh pakaiannya bikin pengen ngurung di kamar aja! kalau misal banyak mata jelalatan gimana? batin marvel
(Budaya Indonesia sama Inggris beda ya guys ceritanya. Di Inggris menggunakan pakaian yang terbilang sexy udah biasa, bahkan umum.. tapi kalau di Indonesia behh!!! netizen +62, kita buat salah dikit aja di hujat brehh! hihi.. maap 🙏 takut dihujat :D)
"Ayo!" ajak jessica menghampiri marvel
"Katanya 'wait a two minute' lah ini 10 jam baru keluar! sayang sayang!" ucap marvel lalu berdiri.
"Enak aja 10 jam! 5 menit doang kok! tadi tuh bingung mau pakai baju apa. eh ujung ujungnya pakai kaos!" ucap jessica sambil cengengesan.
"Kenapa ngga pake celana?" tanya marvel
__ADS_1
"Pakai sayanggg! cuma pendek! ayo lah babe disini umum. bukan di Indo yang baru liat kaya gini aja udah pada jelalatan atau ngga matanya pada melotot!" ucap jessica dengan wajah memelas.
"Fine fine! kamu ini paling bisa!" ucap marvel sambil menjawil dagu jessica mesra sedangkan jessica tersenyum malu.
"Berangkat honey?" tanya marvel menggoda.
"LET'S GOOO!!" pekik jessica semangat.
Mereka pun berjalan menaiki lift untuk menuju ke lantai bawah, tepatnya di garasi dimana motor motor jessica di simpan, sedangkan untuk mobil mobil jessica berada di garasi yang berbeda.
"Ayanggg!" Panggil jessica ketika mereka sedang memilih motor mana yang akan di gunakan, didampingi 2 orang laki laki bule yang menjadi bagian dari pekerja jesssica, tepatnya perwakilan teman temannya untuk membantu sang majikan di area garasi motor.
"Emm" dehem marvel tanpa menatap jessica.
"2 motor yah!" ucap jessica membuat marvel lantas menoleh.
"Gakk!! 1 motor atau ngga sama sekali!" ucap marvel
"Iss aku kan pengen biar keliatan keren!" ucap jessica sambil mengerucutkan bibirnya.
"Keliat keren biar apa? keliat keren ke siapa?" tanya marvel menatap lekat lekat
"Iss iya iya ah!" jawab jessica pasrah.
"Good Girl!" ucap marvel mengusap puncak kepala jessica sayang.
"Yang item aja itu ay!" ucap jessica menunjuk motor sport berwarna hitam full.
"Emm yaudah pakai itu aja, lagian kalau kelamaan milih nanti tambah malam." ucap marvel.
"Emm, sir! We want to use that motorbike!" ucap marvel datar yang langsung dijawab pekerja itu
(Emm, pak! kita mau pakai motor yang itu!)
"ok young master! I'll take care of it for a moment!" jawab salah satu pekerja sambil membungkukkan badannya bersama rekannya. lalu ia segera mengurus, seperti mengambilkan kunci atau surat suratnya dan helm.
(baik tuan muda! saya izin mengurusnya sebentar!)
"Here sir! take care and have fun! And princess Take care of yourself well!" ucap pekerja tersebut setelah menyerahkan kunci dan lain sebagainya.
(Ini tuan! hati hati dan selamat bersenang senang! dan princess jaga diri baik baik!)
"Thanks sir!" jawab jessica sambil tersenyum, kemudian mereka pun menaiki motor dan berlalu meninggalkan garasi serta mansion James.
"Ayang! kita mau kemana?" tanya marvel sedikit mengeraskan suara, karena suara bising dari kendaraan lain.
__ADS_1
"NONGKRONG VEL!!" Teriak jessica membuat marvel terkejut
"Astaga suara nya! Ya Allah! gini nih pacaran sama burung beo yang bertopeng merak!" gumam marvel