
"Anggun? malu? ilfil? Huftt!! mami aja yang nggak tahu. jessica juga suka Teriak teriak mam!! kalo masuk ke kelas juga pasti Teriak teriak ampe temen dikelas ngedumel dumel, kalau mau masuk ke rumahnya sendiri juga Teriak teriak. cuma malu ajaa dia disini a makanya diem anteng!" jelas marvel membuat jessica malu dan reflek menendang kaki marvel yang berada di sampingnya membuat marvel membulatkan matanya dan mengaduh.
"Aww aww sakit sayang!" ucap marvel berpura pura kesakitan dengan raut memelas membuat jessica tambah malu, dan mami yang terkekeh geli melihat pasangan tersebut.
"Eh bentar bentar!!" ucap mami mikaila membuat jessica dan marvel bingung.
"Kenapa mih?!!" tanya marvel bingung
"Mami udah inget sekarang!! kamu yang awalnya sahabatan sama marvel kan?!!" tanya mami antusias setelah mengingat sesuatu.
"Hehe iya!" jawab jessica cengengesan.
"Ya ampun!! kita udah pernah ketemu beberapa kali dong berarti! pas pembukaan Cafe kalian juga kan mami kesana! udah lama sekali mami tidak lihat sahabat sahabat marvel itu, eh ternyata salah satunya beneran jadi calon menantu mami!! aduh seneng banget!! emang ni mami udah tua jadi pelupa haha!" ucap mami terkekeh sedangkan jessica sudah merona
"Terus kamu jessica yang anaknya Tuan Richard?" tanya mami mikaila hati hati.
"Iya mam" jawab jessica membuat mami speachles.
"Gimana kabar daddy, sama granma kamu?" tanya mami mikaila.
"Daddy baik, semalem juga baru pulang dari luar negeri karena perjalanan bisnis. granma juga baik!" ucap jessica sopan.
"Oh iya, ada salam dari granma" ucap jessica membuat mami tersenyum.
"Salam kembali ya, salamin buat keluarga kamu." ucap mami dijawab anggukan jessica.
"Okey!" jawab jessica.
"Maaf ya mami lupa sama kamu, terakhir ketemu kapan ya? mungkin ada setahunan ngga ketemu. waktu pembagian raport juga ngga pernah ketemu, cuma sekali doang pas awal pembagian!" sesal mami.
"Ngga papa mami!" jawab jessica sambil tersenyum
"Jangan malu malu ya kalo sama mami anggap aja mami sendiri biar ngga canggung. kalo disini anggap aja rumah sendiri jangan malu malu kalo mau ngapain aja. BIBIK MINUM SAMA KUE!!!" ucap mami membuat jessica tersenyum jahil.
"SIAP NYAH!!" jawab pelayan yang melintas membalas permintaan mami.
"Yakin nih mih anggap rumah sendiri?" tanya jessica dijawab anggukan mami.
"Iya dong, kamu bebas ngapain aja terserah!" ucap mami.
"Mulai nih!" ucap marvel memutar bola matanya jengah membuat mami bingung.
__ADS_1
"Sertifikat mansion mana mam?" tanya jessica sambil menahan tawanya.
"Buat apa sayang?" Tanya mami bingung.
"Mau jessica jual mih, katanya anggap rumah sendiri! hahaha" ucap jessica sambil tertawa karena tak dapat lagi menahan tawanya melihat kebingungan mami membuat mami menggelengkan kepalanya sambil tersenyum
"Kamu ini! mami kira apaan!" jawab mami.
"Kan kan!! tadi awalnya bilangnya malu vel malu!! vel grogi! eh pas ketemu langsung malak sertifikat nih?!! ntar gue beliin kalo udah nikah tenang aja!" ucap marvel membuat jessica melototkan matanya ke arah marvel.
"Marvell!!!!" geram jessica membuat marvel cengengesan.
"Hehe iya iya maaf" jawab marvel cengengesan membuat mami menggelengkan kepalanya.
"Ada ada aja kalian ini! memang kalian suka kaya gini kalo ketemu?" tanya mami menatap keduanya bergantian dengan penasaran.
"Ngga/iya mih marvel suka usil banget sama jessica" jawab marvel dan jessica berlawanan. jessica seakan mengadu kepada mami sedangkan marvel membulatkan matanya.
"Hey ngga!! enak aja lo bilang!!" ucap marvel tak terima
"Tuh kan mam liat!! marvel mulai lagi!" adunya sambil menggoyangkan lengan mami.
"Marvel!" peringat mami.
"Permisi ini minumnya" ucap pelayan sambil menata minuman dan cemilan.
"Makasih bibiii!" ucap jessica ramah membuat pelayan tersebut tersenyum.
"Sama sama non, kalau begitu saya mau ke dapur dulu non, den, nyah!" ucap pelayan dibalas anggukan mereka bertiga.
"Minum sayang! jangan malu malu" ucap mami sambil mengusap kepala jessica pelan. dan jessica pun langsung meminum minuman nyaa.
Bagus lah mami mau nerima jessica. batin marvel yang terus memandang interaksi sang mami dan kekasihnya.
"Eh iya kamu sudah ketemu adiknya marvel?" lanjut mami sambil bertanya.
"Udah mih, calista cerewet banget!" jawab jessica membuat mami terkekeh.
"Dan jangan lupakan soal dia pecinta pria tampan!! haha!!" ucap mami sambil tergelak begitu pun jessica yang sudah tertawa.
"Iya bener mih!! haha!! waktu awal berangkat ke sekolah aja dia ngerengek sama marvel buat cariin pria tampan! haha!!" ucap jessica di sela tawanya.
__ADS_1
"Dan jangan lupakan juga sama lo yang awal liat lista ngerengek ke gue malah jadi cemburu terus pergi karena lo ngiranya calista itu cewe gue haha!!" ucap marvel mengingat ingat kejadian awal awal membuat jessica terdiam dengan pipi yang bersemu merah.
"Haha benarkah?!!" tanya mami antusias
"Iya mam!! mukanya itu lho haha!!" ucap marvel sambil tertawa terbahak bahak sedangkan jessica sudah cemberut.
"Iiiii!!! udah dong!! mamiii!! jangan di bahas lagi! kan jessi ngga tahu!" ucap jessica manyun membuat marvel dan mami mikaila semakin tergelak.
"Haha!! nemu dimana sih vel pacarmu? kok bisa gemesin gini?!!" ucap mami gregetan.
"Marvel nemu di pinggir jalan mih hehe!!" ucap marvel membuat jessica melototkan matanya sedangkan mereka berdua kembali tertawa melihat reaksi jessica yang menggemaskan ketika sedang cemberut dan sebal.
Hingga tak terasa hari menjelang sore, pembicaraan mengalir begitu saja dan itu berlanjut hingga mami mikaila memasak di dapur untuk makan malam dengan dibantu jessica dan calista yang sudah pulang dari sekolah nya. bahkan tak jarang mami mikaila dan juga calista menggoda jessica hingga membuat jessica malu. sebenarnya jessica ingin juga menggoda calista yang sudah tidak jomblo dan mendapatkan pria tampan seperti riko, namun ia urungkan karena takut mami mikaila belum mengetahui hubungan calista dengan riko yang termasuk Ahjussi (om²)🤣
"Ya sudah jessica pamit pulang dulu mih!" pamit jessica sambil meraih tangan mami mikaila untuk di cium. kini jessica, marvel, mami mikaila, dan calista sedang berada di depan mansion
"Assalamualaikum!" ucap jessica mencium punggung tangan mami.
"Waalaikumsalam hati hati yah!" jawab mami sambil memeluk jessica sejenak kemudian di lepaskannya.
"Kaka ipaar!! hati hati di jalan!! dan lo vel!! jaga kakak ipar gue jangan sampai lecet sedikit pun!! awas aja kalo sampe kenapa napa!! lo berhadapan sama gue!!" ancam calista mewanti wanti.
"Ya elah iya iya!!" ucap marvel kepada calista dengan jengah.
"Mami marvel izin anter jessica pulang dulu!" pamit marvel mencium punggung tangan mami.
"Iya hati hati di jalan vel!! jangan ngebut bahaya bawa anak gadis orang!" ucap mami menasehati dijawab anggukan marvel.
"Iya mih bye!! assalamualaikum!" ucap marvel berbalik badan namun ia urungkan untuk melangkah pergi karena mendengar suara seseorang.
"Assalamualaikum!! lho ini siapa?!" tanya Papi Albert bingung sambil mendekat ke arah mereka.
"Waalaikumsalam!" jawab mami, calista, marvel.
"Cewenya marvel pih" jawab calista membuat jessica malu lalu membungkukkan badannya sekilas kepada papi Albert sebagai bentuk menghormati yang lebih tua.
"Nama Saya Jessica om" ucap jessica mencium punggung tangan papi.
"Ohh Cewenya marvel!! haii!! panggil papi!!" ucap papi diangguki jessica.
"Kamu udah mau pulang?" tanya papi.
__ADS_1
"Iya pih, udah sore takut daddy nyariin!" ucap Jessica dijawab anggukan papi.
"Ya sudah hati hati dijalan! bilang sama daddy kamu. Calon besan mau ketemu! bahas pertunangan. kalau tidak langsung di ikat takut di cantol orang lain!!" ucap papi Albert membuat jessica membelalakan matanya.