My Cool Boyfriend

My Cool Boyfriend
mertua


__ADS_3

"E-eh i-iya tuan!" jawab mereka terbata bata.


"Tuan?? no!! Don't call me tuan!! Call me om!! kalian kan teman anak saya, jadi biar ga canggung!!" perintah daddy membuat mereka tertegun. lalu menjawab.


"I-iya om!" jawab mereka, kemudian mereka pun makan bersama sama dengan diiringi beberapa obrolan ringan.


'Disisi lain'


Sial kenapa mereka justru tambah deket sih?!! bahkan tuan richard juga malah deket sama marvel!! Batin jasmin dengan geram.


"Marvel dan lainnya justru tambah deket sama jessica, bahkan tuan richard sekali pun!!" lirih dinda yang masih bisa didengar oleh jasmin dan rara.


"Iya lu bener! gue heran deh kenapa bisa sih?!!" ucap rara sambil menatap ke arah jessica dengan kesal.


"Atau jangan jangan itu siasat jessica dan lainnya biar marvel percaya. bisa jadi nih, jessica minta bantuan tuan richard buat jerat marvel. dan sebagai bayarannya dia mau jadi sugar babby nya tuan richard!!" ucap dinda asal, dalam hati ia menyeringai lebar.


"Iya lo bener!! orang kaya jessica mana mampu buat bayar, jasa tuan richard pasti gede banget. dan barang pembelian jessica pun pasti dari tuan richard!!" ucap jasmin membenarkan.


"Iya juga ya!" jawab rara, kemudian dinda pun menyeringai karena hasutannya sepertinya berhasil, dan dipastikan jasmin akan melakukan sesuatu kembali.


"Lu ada ide?" tanya rara ke dinda dan jasmin.


"Gue ada!!!" ucap jasmin dengan tersenyum puas.


"Ide apaan?" tanya rara penasaran sedangkan dinda hanya mengernyit heran.


"Gimana kalo kita bla bla bla.....!" Jelas jasmin menceritakan rencananya dengan menyeringai semangat membuat rara dan dinda setuju.


"Gue suka ide lo!!!" ucap dinda diangguki rara.


"Ya menurut gue ini lebih baik dari yang udah udah, karena kali ini kita langsung ke pusatnya! dan otomatis yang lain mengikuti!!" Jelas rara dengan senyum lebar.


"Kita biarkan mereka santai dulu, setelah itu... Bomm!!!!" ucap jasmin membuat rara dan dinda mengangguk dan tersenyum sinis.


'Disisi jessica'


Mereka telah selesai makan malam, dan kini mereka sedang bincang bincang santai kasih dengan di depan tenda jessica.


"Oh iya, nama kalian siapa?" tanya daddy.


"Nama Saya Marvel Surya Putra Arthur om!" jawab marvel sopan.


Calon mertua!! Pikir Marvel


"Kalau nama Saya Devan Louis Prayoga om!" jawab devan.

__ADS_1


"Saya Adeknya abang devan. nama saya Davan Louis Prayoga" jawab davan.


"Ohh Kau dari keluarga arthur, sama kalian dari Prayoga?" tanya daddy yang diangguki mereka bertiga.


"Iya om!" jawab mereka.


"Kalian udah lama berteman dengan anak anak om?" tanya daddy kepada marvel devan davan.


"Ngga lama juga sih om, baru berapa bulan. soalnya kebetulan kita murid baru di situ!" jawab davan diangguki marvel dan devan.


"Ohh gitu. Om sih ga keberatan ya kalian berteman atau pun... ekhem!! mau menjalin hubungan. tapi inget kata kata om!! Jangan sakiti anak anak om!! atau om sendiri yang bertindak!! lakukan hal hal baik saja!! kalian generasi muda jangan sampai salah pergaulan. perjalanan kalian masih sangat panjang! kelulusan kalian nanti adalah awal sesungguhnya. Mengerti?!!!" ucap daddy tegas membuat marvel devan davan menelan ludahnya kasar.


"Siap om!!" jawab mereka serempak dan yakin.


Ternyata ga seperti yang dibayangkan, om richard baik walaupun tegas, dan ga disangka beliau menyetujui saja kalau mau menjalin hubungan dengan anak anaknya batin marvel lega.


Ternyata baik juga, walaupun tegas. tapi itu demi kebaikan bersama. dan apa tadi katanya? ga keberatan kalau menjalin hubungan? wihh calon mertua angkat sultan sudah memberikan lampu hijau nih, tinggal calon mertua kandung batin davan bersemangat.


"Bagus!! saya salut sama Albert, dia bisa ngembangin bisnis keluarganya hingga pesat seperti sekarang, bahkan beberapa tahun saja bisnis keluarga arthur bidang periklanan sudah sangat besar. begitu pun dengan rendy, kalau tidak salah dulu rendy sangat bekerja keras dari nol hingga mempunyai showroom yang sangat besar seperti sekarang" jawab daddy membuat semua membulatkan matanya.


"Daddy kenal orang tua mereka dad?" tanya jessica penasaran


"Iya om, om kenal sama orang tua kita?" tanya marvel diangguki devan davan.


"Sebenarnya saya tidak begitu paham dan tidak terlalu dekat, cuma tahu bisnis bisnis nya saja. karena masih berhubungan juga dengan perusahaan saya dan hobi saya dan jessica" ucap daddy membuat marvel heran.


"Hobi?" tanya marvel yang masih mengingat perkataan daddy.


"Kalian belum tahu?" tanya daddy tak percaya dibalas gelengen kepala oleh mereka.


"Kau tak beritahu mereka juga sayang?" Tanya daddy kepada jessica.


"Hehe,, lina sama putri juga ga tau dad!" jawab jessica cengengesan.


"Emang apaan jes?" tanya putri penasaran.


"Nanti juga kalian tahu, gue bawa kalian ke tempat hobi gue sama daddy!!" jawab jessica sambil minum air bening.


"Emm, twins!! sebenarnya gue udah sering ke showroom mobil kalian, tapi itu udah lamaaa bangettt dan belum sebesar sekarang!" jawab jessica Mengejutkan davan dan devan.


"Masa sih?!" Ucap davan diangguki jessica.


"Oh iya, kalian juga ikut bikin caffe sama jessica?" tanya daddy kepada marvel devan davan.


"Ikut om. Kan ini juga kesempatan bagus. tempatnya juga strategis, pasti ramai" ucap marvel diangguki lainnya.

__ADS_1


"Nama caffe mau diganti atau tetep sama?" tanya daddy lagi.


"Ganti lah dad, tapi apa ya namanya?" ucap jessica sambil berpikir, lainnya pun begitu.


"Saran daddy sih yang unik biar gampang dikenal dan diingat semua orang" usul daddy diangguki lina dan putri.


"Setuju om!" ucap marvel, kemudian berfikir


"Kenapa ga kuntilanak aja?" usul marvel membuat jessica melototkan matanya.


"Kuntilanak kuntilanak!!! jangan!! jangan!! gila lu vel!" kesal jessica mengundang gelak tawa semuanya.


"Kan unik princess!!" jawab daddy sambil terkekeh membuat jessica kesal.


"Iya bener tuh jess!! hahaha!!" ucap putri dengan tawanya bersama lina.


"Unik apaan!! itu tuh gara gara si marvel masa manggil jessica dengan sebutan kuntilanak!! katanya jessica kalo ketawa kaya kuntilanak masa dad!! tawa jessica cantik, imut, anggun gitu disamain!!!" kesal dengan dengan mengeratkan giginya, sedangkan marvel menjadi tidak enak dengan daddy.


"Tapi bener lho, kamu kalo ketawa kaya kuntilanak!!" jawab daddy tengil dengan membenarkan, sedangkan jessica hanya mengaga melihat daddy nya tidak berpihak kepadanya.


"Daddy!!" kesal jessica membuat yang lainnya kembali tertawa.


"Au ah!" mutung jessica sambil buang muka.


"Eh eh sayang jangan gitu dong, maafin daddy! salah si marvel tuh yang mulai!" ucap daddy tanpa beban dengan menyalahkan marvel.


"Ko marvel si om!! kan om sendiri yang ikut ikutan marvel!" jawab marvel tak percaya.


"Ya iya, tapi kamu mulai duluan nyebut kuntilanak kuntilanak! ya om ikut ikutan!" jawab daddy kembali menyalahkan.


"Ihhh om!! siapa suruh ikut ikutan marvel!" ucap marvel dengan cemberut, sedangkan lina putri devan davan tak percaya dengan apa yang mereka lihat tentang marvel.


"Pokonya daddy ga salah ya sayang, salahnya marvel tuh! jangan ngambek dong sama daddy ya ya ya! ngambek sama marvel aja deh!" bujuk daddy sambil tersenyum ke arah jessica, senyum yang jarang di perlihatkan oleh orang orang, bahkan lina dan putri sekaligus.


Untung calon mertua!! batin marvel


Buset! perdebatan antara calon menantu dan calon mertua!! udah cepet akrab aja mereka batin devan takjub


Hal yang langka!! gue baru tau sisi om richard kalo sama keluarganya! ya baru tahu, baru juga lihat 2x doang!! boleh ambil ponsel ga sih buat motret? ini kalo dimasukkan ke berita, untung banyak gue!!! batin davan.


"Terus ini namanya gimana?" tanya lina menyadarkan semuanya.


"Oh iya!!" jawab mereka semua.


"Kalian pasti punya grup di whatsapp kan? kalau misal itu unik ya kalian bisa pakai nama itu!! jadi kalian misal ada yang ga bisa bantu bantu, atau kuliah di luar negeri tetap ingat sama persahabatan kalian! dan banyak orang mengenal lambang persahabatan kalian!!" ucap daddy sambil membuka biskuit yang dibawa jessica tadi, sedangkan yang lain sedang berfikir, lalu...

__ADS_1


"HOMPIMPA!!!!!" Ucap mereka serempak bahkan lina dan putri berteriak.


__ADS_2