My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Daseot


__ADS_3

Rakha menatap orang didepannya tajam ralat lebih tepatnya orang yang berada dibawahnya, laki-laki dibawah Rakha sudah hampir tak sadarkan diri tapi Rakha masih terus memukulinya tanpa ampun. Orang-orang yang berada disekitar mereka hanya bisa memandangi laki-laki dibawah Rakha miris tanpa bisa membantunya bahkan kelima sahabat Rakha tidak berani untuk memisahkan Rakha dan laki-laki tersebut.


Siswa siswi yang menonton aksi adu jontos mereka ah salah lebih tepat jika disebut aksi Rakha yang memukuli laki-laki yang sudah terkapar tak berdaya itu dengan penuh sorakan ataupun teriakan.


Ditempat Lain kini Alysa tengah berlari tanpa memikirkan sudah berapa banyak orang yang ditabrak nya, dibelakang Alysa ketiga sahabatnya juga ikut berlari menyusuri koridor untuk menuju belakang sekolah setelah Alysa mendapat info kekasih nya tengah memukuli seseorang.


Setelah sampai dibelakang sekolah Alysa menyeruak masuk diantara kerumunan Siswa-Siswi SMA HB. Alysa tercengang melihat kekasih nya masih saja memukuli lawannya tanpa ampun.


Ditambah orang yang Rakha pukuli adalah Sein, lelaki yang kemarin ketahuan jalan dengannya kini Alysa mengerti mengapa Rakha memukuli Sein semua ini pasti karena nya.


“Alysa” Kaget Aldo yang melihat Alysa berdiri di sampingnya.


“Kak Aldo kenapa Rakha sama Kak Sein nya gak dipisahin? Liat tuh kak Sein udah tepar” Kesal Alysa pada Aldo dan sahabat Rakha yang lainnya yang malah menonton Rakha yang akan membunuh Sein.


“Bukan gue gak mau Sa cuman gue takut, entar malah gue lagi yang kenak lo liat aja noh Rakha udah kesetanan gitu dari tadi juga Gian sama Veno udah misahin tapi mereka noh yang babak belur jadi ya kita nonton aja dari pada bernasib sama kayak Gian dan Veno” Cerocos Aldo panjang kali lebar yang malah membuat Alysa kesal.


Alysa melangkah hendak menghampiri Rakha tapi rambutnya ditarik kebelakang oleh Aldo tidak membuat Alysa kesakitan tapi sukses membuat Alysa kembali ke belakang dan ikatan rambutnya longgar. Alysa menatap kesal kearah Aldi yang menarik rambutnya.


“Kenapa sih kak?” Tanya Alysa kesal sambil menatap Aldi tajam.


“Lo mau kemana hmm? “ Tanya Aldo sambil menaikkan satu alisnya.


“Nyamperin kak Rakha” Ucap Alysa santai yang malah dibalas kekehan oleh Aldo


“Emang lo bisa berantem? Gian sama Veno yang jago berantem aja bonyok apa lagi elo” Ucap Aldo sambil mununjuk Gian dan Veno yang baru saja datang dengan plaster dimana-mana. Alysa meringis melihat wajah Gian dan Veno tapi jika tidak dipisahkan Sein bisa mati ditangan Rakha.


Dengan Cepat Alysa menuju Rakha saat Aldo tak melihat kearahnya, suara teriakan ketiga sahabat nya dan sahabat Rakha tak dihiraukan nya yang penting Sein tidak meninggal.


*******


Rakha masih saja memukuli Sein tanpa ampun, amarahnya semakin memuncak saat mengingat bagaimana Sein menggenggam tangan gadis nya.


Rakha hendak mendaratkan bogemannya kembali pada Sein namun Rakha merasakan sentuhan lembut pada tangannya namun segera ia tepis dan kembali mendaratkan bogemannya pada wajah Sein yang sudah penuh dengan luka.


“RAKHA STOP” Teriak Alysa saat Rakha menepis tangannya dan kembali memukul Sein


Rakha berbalik menatap Alysa yang kini menatapnya marah setelah teriakan Alysa.


Hanya sekilas Rakha menatap Alysa dan kini kembali memukul Sein.

__ADS_1


Alysa menarik telinga Rakha karena laki-laki itu tidak mendengarkan nya.


“Aduh duh lepas yang sakit nih telinga aku, kalau copot gimana?” Tanya Rakha sambil mengaduh kesakitan karena Alysa menarik telinganya cukup keras.


“Kak Aldo, Kak Anji bantuin Kak Sein, Kak” Ucap Alysa menatap Pada Aldi dan Anji yang menatap tak percaya ke arah Rakha yang kini tanpa seperti anak kucing yang sangat menurut pada induknya. Muka sangar, bringas dan kejam yang tadi ia tunjukan saat memukul Sein kini berubah menjadi imut, dan polos. Bukan hanya sahabat Rakha tapi semua orang yang berada disana dibuat terheran dengan air muka Rakha.


“INI PERINGATAN UNTUK KALIAN SEMUA YANG BERANI GANGGU CEWEK GUE, AWAS AJA LO PADA BERANI GANGGU CEWEK GUE ABIS LO SEMUA SAMA GUE” teriak Rakha pada semua murid memperingati dengan wajahnya yang kembali tajam.


“Gak usah banyak bacot cepatan jalan” Alysa kembali menarik telinga Rakha menuju UKS. Rakha mengerucutkan bibirnya saat Alysa terus saja menarik telinganya menuju UKS bisa Rakha rasakan kini telinganya sudah memerah karena ulah Alysa.


Saat sampai di UKS Alysa masih saja menjewer telinga Rakha tanpa ampun bahkan ringisan Rakha tak dihiraukan nya.


“Sayang udah dong sakit nih telinga aku” Adu Rakha kesakitan.


Pipi Alysa bersemu merah saat Rakha memanggilnya sayang tapi dengan jepat Alysa mengalihkan perhatiannya. Alysa berkacak pinggang masih dengan tangan yang menjewer Rakha tanpa mau melepaskan jewerannya.


“Sayang sayang pala lo peang” Sentak Alysa didepan wajah Rakha.


“Biarin, kan aku sayang sama kamu banget malah sayangnya mangkanya aku panggil kamu sayang” Ucap Rakha menggoda Alysa dan berhasil pipi Alysa sudah memerah karena ulah laki-laki didepannya ini.


“Duh neng itu pipinya kenapa? “ Rakha menaik turun kan alisnya menggoda Alysa sambil tersenyum nakal.


“Gak usah gombal mual aku dengernya” Alysa seolah muntah. Membuat Rakha terkekeh


“Ya ampun sayang, belum aku apa apain kok kamu udah hamil sih? Itu anak siapa Sayang? Kamu selingkuh ya dari aku? “ Tanya Rakha dengan mengerucutkan bibirnya sambil menahan tawa karena menjahili Alysa.


Alysa melepaskan jewerannya karena tangannya merasa pegal terus terangkat.


Alysa melipat tangannya didepan dada sambil menatap tajam pada Rakha.


“Iya aku hamil, aku hamil anaknya Chanyeol dan Chanyeol itu bukan selingkuhan ku tapi suami ku, yang selingkuhan ku itu kamu dan kamu itu Selingkuhan ku yang entah keberapa” Alysa menunjuk Rakha dengan telunjuk nya menatap Rakha meremehkan.


Rakha menatap tak percaya pada Alysa apa yang dikatakan gadisnya itu benar? Ada Rasa marah, kesal, kecewa semua berkecamuk menjadi satu saat mendengar perkataan Alysa.


Melihat wajah Rakha yang murung, kesal, dan menyeramkan Alysa malah tertawa. Rakha yang melihat Alysa tertawa mengernyit heran ada apa dengan Alysa mengapa iya tertawa setelah ketahuan selingkuh.


“Kamu mau tau suami aku? “ Tanya Alysa sambil mengeluarkan ponselnya.


Rakha hanya bisa diam, tak tau lagi harus berkata apa? Hatinya hancur, kakinya rasanya sudah tidak kuat lagi berdiri.

__ADS_1


“Nih” Alysa menyodorkan ponselnya pada Rakha sambil terkekeh.


“Ini Chanyeol suami ku, ini Sehun tunangan ku, yang ini June pacar ku, yang ini Minhyun pacarku, nah yang ini Kai gebetan ku” Ucap Alysa sambil menggeser geser Ponselnya memperlihatkan foto foto member dari boy band Korea yang disebutkan Alysa.


Rakha menarik nafas lega setelah tau bahwa yang Alysa maksud adalah member boy band Korea.


“Ngarep” Ujar Rakha ketus dan berlalu dari hadapan Alysa. Rakha membaringkan tubuhnya dikasur UKS.


Alysa berjalan menghampiri Rakha dengan kotak P3K di tangannya.


“Bangun dulu biar aku obatin luka kamu” Ujar Alysa, Rakha hanya menurut dan duduk berhadapan dengan Alysa.


Rakha menarik Alysa agar lebih dekat dengannya, Rakha memeluk Alysa tidak terlalu erat karena Alysa masih bisa mengobati luka di wajah Rakha.


“Lepas gak usah peluk peluk” Ujar Alysa yang hanya di anggap angin lalu oleh Rakha.


Alysa menekan nekan luka memar Rakha membuat Rakha meringis


“Pelan dong yang sakit tau, perasaan mulai tadi kamu nyakitin aku terus lihat nih telinga aku sampek merah gini” Rakha memperlihatkan telinganya yang sudah memerah pada Alysa.


“Ini gak seberapa dibandingkan sama sakit yang di alami kak Sein” Ujar Alysa masih menekan memar di pipi Rakha.


Rakha mendengus kesal mendengar nada bicara Alysa yang seolah membela dan mengkhawatirkan Sein.


“Aku gak suka kalau kamu khawatirkan laki-laki lain selain aku” Ucap Rakha dingin.


“Kamu keterlaluan Rakha, gimana aku gak khawatir kak Sein lukanya parah banget aku gak bisa bayangin gimana reaksi orang tua kak Sein saat lihat anak nya yang udah luka parah gitu” Alysa menatap Rakha tajam, Alysa sungguh mengkhawatirkan Sein semua ini karna nya, Alysa sangat merasa bersalah akan keadaan Sein. Entah bagaimana keadaan Sein saat ini.


“Aku mau pulang sekolah kita kerumah sakit jenguk kak Sein” Ucap Alysa tegas.


“Gak” Jawab Rakha singkat dan ketus


“Aku gak minta persetujuan kamu, kalau kamu gak mau ya udah biar aku aja” Alysa sudah selesai mengobati luka Rakha.


“Ck, ok fine pulang sekolah kita jenguk Sein” Rakha tidak ingin gadisnya pergi sendiri, Rakha takut saat gadisnya pergi sendiri akan banyak orang yang mendekati Alysa.


*****


Hai Bagaimana Sama Part Ini?

__ADS_1


Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍


__ADS_2