My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Yi


__ADS_3

Alysa berjalan menuju kelasnya bersama Rakha yang dengan setia merangkulnya. Alysa tersenyum ramah saat ada yang menyapa nya. Mereka menghentikan langkahnya saat sampai di depan kelas Alysa yang sudah mulai ramai dengan penghuni kelas yang baru saja mengisi perut mereka.


"Nanti pulangnya tunggu aku di depan ya" Rakha mencium puncak kepala Alysa sayang yang di balas anggukan oleh gadis itu.


"Iya ,Udah sana, Hati-hati ya" Alysa mengusir Rakha yang di balas kekehan oleh laki-laki itu.


"Dah yang" Rakha melambaikan tangannya pada Alysa yang di balas anggukan oleh Alysa.


"Tara" Panggil seorang gadis saat Rakha berbelok di Koridor untuk menuju kelasnya. Rakha menghentikan langkahnya menunggu gadis itu menghampiri nya.


"Kenapa El?" Tanya Rakha pada Eliza yang sudah berdiri di depannya.


"Hmm nantik pulang sekolah bisa gak anterin aku ke rumah sakit? Please mau ya" Mohon Eliza dengan menampilkan puppy eyes-nya. Rakha menggaruk tengkuknya yang tak gatal menimbang kembali ajakan Eliza lalu mengangguk kecil merasa tak enak menolak ajakan Eliza apa lagi ini demi kesehatan gadis itu.


"Makasi ya Tar" Eliza memeluk Rakha saking senangnya. Rakha menegang mendapat pelukan dari Eliza namun dengan segera laki-laki itu melepaskan nya.


"Maaf gue seneng banget soalnya" Eliza terkekeh garing yang hanya di angguki Rakha, setelahnya Rakha sudah pergi meninggalkan Eliza.


Namun tanpa mereka ketahui ada sepasang mata yang menatap geram kearah mereka. Orang itu mengepalkan tangannya kuat hingga buku - buku jarinya memutih.


*****


Alysa mendengus kasar menatap jalanan di depannya sudah hampir setengah jam Alysa menunggu Rakha di depan sekolahnya kakinya sudah pegal karena terlalu lama berdiri.


Motor sport berwarna Hijau berhenti di depan Alysa. Alysa mengernyitkan keningnya mengira-ngira siapa laki-laki yang kini sudah menghentikan motornya di depan Alysa dengan helm fullface yang masih menutupi wajahnya. Laki-laki itu membuka helmnya dan senyuman laki-laki itu langsung merekah pada Alysa.


"Ayo naik aku anter pulang" Ucap laki-laki yang di jawab gelengan oleh Alysa.


"Rakha udah pulang duluan ayo aku anter" Paksa nya yang mengetahui mengapa Alysa menolaknya. Sebenarnya laki-laki itu tau Rakha bukan pulang tapi mengantar Eliza ke rumah sakit karena ia tadi melihatnya saat ia berjalan di koridor tapi ia tak ingin gadis itu mengetahui yang sebenarnya dan membuat gadis itu sedih.


"Jangan ngaco deh Jer, Rakha mana mungkin ninggalin aku?" Alysa tak percaya dengan pernyataan Jerry.


"Aku seserius Alys, mungkin Rakha ada keperluan mendadak dan lupa ngasik tau kamu. Ayo naik aku anter kamu pulang" Ucap Jerry meyakinkan. Alysa mengangguk singkat lalu naik ke motor Jerry.


"Pegangan" Ucap Jerry lalu menarik tangan Alysa untuk dilingkarkan pada pinggangnya.

__ADS_1


Jerry menancap gasnya menuju rumah Alysa dengan senyum yang tak luntur dari wajah tampan nya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


"Sampai kapan mau di jok terus?" Tanya Jerry sambil terkekeh menatap Alysa yang masih setia memeluknya dari belakang.


"Udah sampek ya?" Alysa melepaskan pelukannya lalu turun dari motor Jerry.


"Kamu ngelamun?" Jerry mengelus puncak kepala Alysa sambil tersenyum hangat pada gadis itu.


"Enggak kok, kamu mau masuk dulu?" Tanya Alysa pada Jerry yang di balas gelengan oleh laki-laki itu.


"Enggak deh aku langsung balik aja" Jerry tersenyum yang dibalas anggukan oleh Alysa.


"Jangan pernah sedih ya dengan apa yang akan terjadi karena aku selalu ada buat kamu. Aku balik dulu" Ucap Jerry setelah memasang helm nya. Alysa tersenyum pada Jerry.


"Hati-hati" Ucap Alysa.


Alysa memasuki rumahnya dengan perasaan kesal karena Rakha meninggalkan nya. Dan membuat gadis itu menunggu lama untung saja ada Jerry yang mau mengantarkan nya pulang.


"Gak papa" Jawab Alysa singkat dan kembali melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


"Tumben di anter mantan, tunangan lo kemana?" Tanya Rey heran, karena tadi Rey melihat yang mengantar Alysa adalah Jerry bukan Rakha.


"Gak tau" Alysa segera berlari menuju kamarnya takut Rey akan menginterogasi nya lebih jauh.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Rakha menatap ponselnya resah, ponselnya lowbat saat mereka sampai di rumah sakit dan ia lupa menghubungi gadisnya, Rakha sangat khawatir dengan gadisnya. Kegelisahan Rakha tertangkap jelas dalam retina Eliza. Eliza tersenyum miring melihat tingkah Rakha namun tak beberapa lama dokter yang memeriksa Eliza datang.


"Kamu harus rajin meminum obat yang saya berikan Eliza, kondisi kamu semakin lemah kamu harus lebih menjaga kondisi tubuh kamu, jangan terlalu kelelahan karena daya tahan tubuh kamu lemah" Ucap dokter itu yang di jawab anggukan oleh Eliza


"Ini resep obat kamu" Lanjutnya lagi.


"Terimakasih dok kalau begitu saya permisi dulu" Ucap Eliza yang dibalas anggukan oleh dokter tersebut.

__ADS_1


Eliza terlebih dulu keluar meninggalkan Rakha.


"Dok kalau boleh tau Eliza sakit apa ya?" Tanya Rakha yang dijawab senyuman oleh sang dokter.


"Maaf saya tidak diperkenankan memberitahukan masalah ini" Ucap sang Dokter. Rakha mengangguk lalu segera meminta izin untuk pergi menyusul Eliza.


Rakha sangat ingin mengetahui sakit yang di derita Eliza namun ia tahu ada privasi di sana, atau mungkin Eliza belum siap untuk memberitahu Rakha. atau mungkin tidak akan pernah siap.


πŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏπŸŒΏ


Rakha menatap sendu ke arah tunangannya yang kini memalingkan wajahnya dari Rakha.


"Yang aku minta maaf banget ya, tadi Mami nyuruh aku buat cepet pulang dan aku lupa ngabarin kamu" Rakha sebenarnya tak ingin membohongi Alysa tapi ia juga bingung bagaimana caranya untuk jujur tanpa membuat gadisnya itu marah pada nya.


"Yang maafin aku dong yang, aku traktir eskrim deh. Pleasle maafin aku yang, jangan ngambek lagi dong yang" Ucap Rakha memelas. Alysa menatap Rakha tajam lalu mendengus saat melihat wajah melas Rakha.


"Ya udah aku maafin" Ucap Alysa akhirnya. Rakha memeluk Alysa erat dengan senyumannya yang mereka.


"Tapi jangan lupa eskrimnya" Alysa memasang wajah lucunya. Rakha mencubit kedua pipi Alysa sambil terkekeh gemas dengan tingkah gadisnya itu.


"Iya sayangku, cintaku, hidupku, duniaku segalanya bagiku" Ucap Rakha. Alysa bergidik jijik mendengar ucapan Rakha.


"Jijik aku denger nya" Rakha cemberut mendengar ucapan Alysa. Alysa tertawa melihat raut wajah Rakha namun tak urung


"Mau jalan sekarag? " Tanya Rakha yang dibalas anggukan semangat oleh gadisnya itu.


"Bentar aku ijin ke Mama dulu" Alysa berlalu menuju kamar Mamanya meninggalkan Rakha.


Tak beberapa lama Alysa sudah kembali dengan slingbag dan jaket hitam tak lupa dengan senyum yang selalu menghiasi wajahnya.


*****


Hai Bagaimana Sama Part Ini?


Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍

__ADS_1


__ADS_2