
Alysa menatap laptopnya yang menampilkan drama Korea dengan tatapan kosong sudah 2 hari Alysa pulang dari acara berlibur nya dan sudah 5 hari kejadian itu berlalu namun bayangan akan sosok yang dijumpainya itu masih saja memutari otak Alysa seperti kaset rusak.
Alysa beranjak dari berbaring nya menghembuskan nafasnya kasar lalu meraih jaket, Handphone, slingbag dan kunci mobilnya. Rencananya Alysa akan pergi ke Mall mencari Novel terbaru untuk menenangkan fikirannya sejenak.
"MAMA ALYSA PERGI DULU" Teriak Alysa pada mamanya yang berada di ruang keluarga.
"IYA HATI-HATI " Teriak Karin tak kalah dengan suara toa Alysa.
Alysa mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang membelah padatnya kota Jakarta. Lagu Love Shot milik EXO mengalun indah di mobil Alysa, Alysa bersenandung mengikuti lagu yang mengalun.
*****
Kaki Alysa berjalan dengan malas menuju salah satu restoran yang berada di mall setelah membeli buku Alysa memutuskan untuk mengisi perut nya dengan makanan.
Setelah memesan makanannya Alysa duduk menunggu dengan melamun, ingatannya kembali pada masa saat ia bersama seseorang yang dijumpainya saat di Bali, seseorang yang sangat disayanginya dulu karena sekarang sedikit demi sedikit posisinya telah digantikan oleh laki-laki yang kini menjabat sebagai kekasihnya.
Sepasang tangan menutup mata Alysa membuat gadis itu menggerutkan dahi nya, namun saat penciuman nya mencium wangi yang sudah lama tidak di ciumnya membuat gadis itu menegang ditempatnya. Bahkan wanginya saja tetep sama dan masih Alysa ingat.
"Apa kabar Sayang?" Bisik laki-laki yang menutupi mata Alysa dengan senyuman manis yang terukir di wajah tampannya.
Alysa melepaskan tangan laki-laki tersebut lalu menatap mata yang sudah lama tidak dilihatnya, terakhir kali Alysa melihat mata itu saat ia tak sengaja menabrak orang tersebut. Iya dia adalah laki-laki yang Alysa tabrak saat itu. Saat mereka berada di Bali.
"Long time no see, honey" Senyuman manis terukir diwajahnya.
__ADS_1
Alysa berdiri dari duduknya lalu memeluk laki-laki tersebut dengan sangat erat menyalurkan rasa rindunya yang sudah lama ia pendam. Air mata mengalir dari mata cantik Alysa, air mata yang penuh dengan banyak arti. Air mata bahagia dan sedih bercampur menjadi satu hingga Alysa
sulit mendefinisikan perasaannya saat ini. Entah reflek dari mana Alysa bisa langsung memeluk laki-laki tersebut.
Laki-laki itu mengurai pelukannya menghapus air mata yang masih mengalir membasahi pipi Alysa.
"Ikut aku" Ditariknya lengan Alysa, dan membawa gadis itu berjalan mengikutinya menuju parkiran.
"Tapi aku bawak mobil" Ucap Alysa dengan suara paraunya. Laki-laki itu tersenyum lalu mengusap puncak kepala Alysa.
"Kita pakek mobil kamu aja" Ucapnya yang dibalas anggukan oleh Alysa lalu menyodorkan kunci mobilnya.
Saat di dalam mobil tak ada yang membuka suaranya hanya keheningan yang mengisi keduanya.
Namun dengan segera Alysa menarik tangannya saat bayangan Rakha yang sedang tersenyum mulai memutar di otaknya, tiba-tiba saja perasaan takut dan bersalah kepada Rakha hinggap di hati Alysa. Alysa tidak bisa membayangkan bagaimana jika Rakha tau bahwa ia sedang bersama laki-laki lain, wajah kecewa Rakha dan senyum laki-laki itu terus saja berputar bak kaset rusak. Namun laki-laki yang kini bersamanya adalah laki-laki yang sangat ia rindukan walau rasa kecewa pada laki-laki itu juga mendominasi. Rasa yang Alysa miliki pada laki-laki ini masih ada walaupun itu hanya sedikit jangan lupakan alasan Alysa kembali ke Indonesia, Alysa kembali ke Indonesia karena laki-laki ini.
Laki-laki itu mengernyit melihat sikap Alysa, ditatap nya gadis itu dalam sambil mengelus puncak kepala gadis itu.
"Kamu kenapa?" Tanya nya sambil fokus menyetir. Alysa hanya menggeleng sambil menampilkan senyum manisnya.
15 kemudian mereka sampai di sebuah taman yang cukup indah namun sepi pengunjung, Mereka duduk di bangku taman yang dekat dengan kolam ikan.
"Gimana kabar kamu?" Tanya laki-laki itu sambil mengelus puncak kepala Alysa.
__ADS_1
"Seperti yang kamu lihat" Alysa tersenyum menatap laki-laki itu. Laki-laki yang membuat hatinya hancur dan kini laki-laki itu telah kembali.
"Aku kangen banget sama kamu" Ucapnya sambil membawa Alysa dalam dekapan hangat nya, dekapan ini masih sama saat terakhir kali laki-laki itu memeluknya rasa nyaman dan hangat menjalar dalam tubuh Alysa.
"Jerry" Alysa melepaskan pelukannya menatap Jerry lama. Laki-laki ini laki-laki yang dulu pergi dari nya meninggalkannya dengan penuh harapan yang dinanti Alysa. Berharap laki-laki itu akan segera datang dan menemaninya kembali dalam setiap harinya namun kini saat Alysa sudah tidak mengharapkan nya Jerry justru kembali dengan perasaan dan raga yang sama saat laki-laki itu datang padanya. Jerry laki-laki yang sangat disayangi nya dulu kini telah kembali saat posisinya perlahan digantikan oleh Rakha. Jerry, laki-laki yang menjabat sebagai kekasihnya dua tahun lalu kini telah kembali membuat Alysa bingung dengan perasaannya sendiri. Jerry laki-laki yang pergi tampa alasan dua tahun lalu kini telah berada didepannya dengan tatapan penuh cinta nya seolah kejadian dua tahun lalu bukan apa-apa.
Alysa bingung dengan apa yang terjadi kali ini, takdir seolah mempermainkan nya dengan memberi laki-laki yang mencintainya dengan tulus di saat ia sedang jatuh laki-laki yang selalu menjaga dan melindungi nya. dan mendatangkan laki-laki yang telah pergi meninggalkannya yang kembali dengan rasa yang sama, maybe.
Jika ditanya siapa yang akan Alysa pilih jawabannya tentu Rakha namun jika ditanya soal perasaanya? Bahkan Alysa tak yakin jika sepenuhnya hati nya itu untuk Rakha karena masih ada nama Jerry disana.
"Kenapa bengong? " Tanya Jerry saat melihat Alysa yang melamun. Alysa hanya menggelengkan kepalanya, lalu menatap kolam ikan didepannya tanpa minat.
"Maaf" Ucap Jerry lirih, perkataan Jerry sangat menyayat hati Alysa mengingatkan gadis itu bahwa Jerry pernah menyakitinya dan dengan bodohnya gadis itu mau saja mengikuti Jerry.
"Kenapa?" Alysa menahan air matanya agar tidak terjatuh didepan laki-laki itu. Alysa hanya berucap satu kata namun Jerry tau apa yang gadis itu coba tanyakan.
"Sebelumnya aku minta maaf sama kamu karena aku sudah pergi tanpa kabar, aku minta maaf karena aku udah nyakitin kamu membuat kamu menunggu tanpa kejelasan, maaf Al" Ucap Jerry lirih. Alysa menatap sorot mata Jerry mencari kebohongan dari ucapan laki-laki itu namun Alysa tidak menemukannya hanya sorot mata penyesalan yang ada disana.
******
Hai Bagaimana Sama Part Ini?
Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍
__ADS_1