My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Six


__ADS_3

Rakha menarik nafas dalam kemudian dihembuskan nya secara perlahan.


“Sebanarnya” Rakha memulai ceritanya sambil menatap nanar kedepan mengulang kembali masa-masa nya bersama seseorang yang dulu sangat ia sayangi.


“Cerita masa lalu ku gak jauh berbeda sama kamu, aku juga punya kekasih namanya Aliza dia ninggalin aku dan pergi sama sahabat aku sendiri sekarang mereka gak ada kabar mulai dia pergi ninggalin aku disina aku mutusin bahwa semuanya sudah berakhi. Itu alasan kenapa aku posesif sama kamu, aku gak mau kamu pergi ninggalin aku” Rakha menatap Alysa dalam. Rakha memeluk Alysa erat tak ingin melepaskan pelukan nya seakan jika ia melepaskan kekasih nya itu maka akan ada yang mengambilnya.


“Aku gak akan seperti dia, percaya sama aku apapun yang terjadi aku akan selalu sayang sama kamu” Ucap Alysa sambil mengelus punggung Rakha yang di peluknya.


“Meskipun saat masa lalu kamu kembali?” Tanya Rakha dengan tatapan nanar nya.


“Kita ada di posisi yang sama, kita memiliki kisah masa lalu yang sama jika aku tanyakan hal sama seperti yang kamu tanyakan sama aku. Apa jawaban mu? “ Tanya Alysa, tidak ada salahnya kan jika Alysa bertanya seperti itu? Jika Rakha yang mendapat pertanyaan seperti yang ditanyakannya pada Alysa lalu apa yang akan Rakha jawab? Alysa sungguh penasaran akan hal itu.


“Aku akan selalu bersama kamu, untuk apa aku bersama orang yang sudah jelas meninggalkan ku , sedangkan sekarang aku memiliki gadis yang tulus sayang sama aku? “ Rakha menangkup wajah Alysa membingkai nya dengan kedua tangannya yang sangat pas pada wajah gadisnya itu.


“Itu jawabanku atas pertanyaan mu, aku gak mungkin ninggalin kamu walaupun masa lalu ku akan kembali dan menawarkan rasa nyaman yang sama seperti itu” Alysa menggenggam tangan Rakha yang masih membingkai wajahnya.


Senyuman terbit di wajah keduanya, menyalurkan kasih sayang satu sama lain lewat senyuman mereka.


“Hmm yang, jalan yuk” Ajak Rakha yang mendapat anggukan semangat oleh Alysa.


“Siap-siap sana sekalian panggil mama kamu, aku mau ijin” Lanjut Rakha yang kembali mendapat anggukan patuh oleh Alysa.


Alysa berjalan menaiki tangga menuju kamarnya untuk bersiap-siap, setelah dirasa cukup Alysa keluar dari kamar nya menuju kamar Mamanya untuk berpamitan. Setelah mendapat ijin dari sang Mama Alysa segera menghampiri Rakha yang masih setia menunggunya diruang keluarga.


“Mama kamu mana?” Tanya Rakha saat melihat Alysa yang mendekat.


“Mama di kamar, aku udah ijin ke Mama” Ujar Alysa. Rakha mengangguk dan segera menyambar tangan Alysa untuk digenggam.


Alysa dan Rakha berjalan beriringan diatas trotoar, mereka hanya berjalan-jalan di depan komplek rumah Alysa yang memang cukup ramai jadi mereka hanya berjalan kaki saja menikmati malam dengan hembusan angin yang menembus kulit.


“Mau makan sate?” Tanya Rakha saat matanya menangkap penjual sate yang cukup ramai. Alysa hanya mengangguk, melihat Alysa yang mengangguk Rakha menarik tangan Alysa menuju pedagang sate.


“Pak sate nya 2 porsi ya” Ucap Rakha sambil tersenyum.


“Asyiiaapp” Ucap Penjual sate tersebut yang diperkirakan umurnya baru memasuki kepala 3 dengan senyuman nya mengikuti gaya bicara salah satu youtubers Indonesia yang cukup terkenal itu.


“Ka” Panggil Alysa saat Rakha sibuk dengan ponsel ditangannya.


“Hmm” Hanya deheman yang menjawab panggilan Alysa membuat Alysa kesal sendiri.

__ADS_1


“Rakha ih” Kesal Alysa yang sukses membuat Alysa mendongak menatap Alysa.


“Kenapa sayang? “ Tanya Rakha lembut saat melihat kekasih nya yang sudah cemberut.


“Kamu lagi ngapain sih? “ Tanya Alysa menatap ponsel yang berada di genggaman Rakha yang sudah kembali pada beranda menampilkan wallpaper foto mereka berdua.


“Lagi main ML yang” Ujar Rakha santai sambil menampilkan cengiran khas nya.


“Ya ampun Rakha ini tempat umum loh , ya kali ML an di sini? “ Tanya Alysa dengan mata yang sudah melotot.


Peletak


Satu Toyoran mendarat mulus pada kepala Alysa membuat si empunya mendengus kesal sambil mengelus kepalanya yang masih terasa sakit.


“Ishh sakit tau, jahat banget sih” Ujar Alysa dengan wajah yang cemberut.


“Mangkanya tuh otak jangan Omes” Rakha terkekeh melihat raut wajah kekasihnya yang menurut nya sangat lucu. Rakha tau apa yang berada dalam pikiran kekasih nya itu, Alysa salah mengartikan ML yang Rakha maksud.


“Siapa yang omes coba? “ Tanya Alysa tidak terima.


“Ya kamu lah” Sergah Rakha sambil mencubit pipi Alysa gemas.


“ML itu Mobile Legend sayang” Rakha berkata lirih yang dijawab anggukan mengerti oleh Alysa.


“Ya mana tau aku” Ucap Alysa ketus.


“Mangkanya otak tuh dicuci jangan Drakor mulu di jabanin” Rakha mengacak rambut Alysa gemes, Alysa mengerucutkan bibirnya kesal.


“Ini neng, den pesanannya” Penjual sate tersebut meletakkan 2 porsi sate pesanan mereka sambil menatap sepasang kekasih itu ramah


“Makasih mang” Ucap Alysa ramah yang dijawab dengan anggukan oleh penjual sate tersebut.


Mereka makan dalam diam hanya suara dentingan sendok yang beradu dengan piring yang bersuara. Mereka sibuk menikmati makanan mereka masing-masing.


Setelah selesai dengan makanan mereka masing-masing mereka segera pergi meninggalkan tempat penjual sate.


“Ka, ke Minimarket dulu ya” Ucap Alysa dan segera menarik Rakha untuk mengikutinya berjalan menuju minimarket yang berada di depan kompleks.


Saat sampai di minimarket Rakha terus saja mengikuti Alysa yang berjalan didepannya.

__ADS_1


“Mbak sini bentar” Panggil Rakha kepada karyawan minimarket yang tengah membereskan barang-barang.


“Ada apa mas? “ Tanya karyawan tersebut ramah pada Rakha, Alysa menatap Rakha dengan mengernyitkan dahinya heran.


“Tolong fotoin ya” Rakha menjulurkan iPhone nya pada karyawan tersebut yang diterima dengan senyuman manis oleh karyawan tersebut.


“Sayang foto yuk” Rakha menarik Alysa mendekat setelah nya mereka berfoto dengan beberapa gaya setelah merasa puas Rakha mengucapkan terimakasih pada karyawan tersebut.


Mereka kembali berjalan untuk membeli keperluan Alysa, setelah merasa semua keperluannya sudah dibeli Alysa berjalan kearah kasir untuk membayar belanjaannya.


“Semua totalnya Rp.256.000 mbak” Ucap kasir tersebut pada Alysa.


Alysa mengeluarkan 3 lembar uang seratus ribuan pada kasir tersebut namun Rakha segera menyodorkan kartu atmnya pada kasir.


“Kamu apa sih? Ini kan belanjaan aku” Ucap Alysa tidak suka, perlu dicatat Alysa tidak seperti cewek lain yang suka di bayarin belanjaannya sama cowok itu bukan Alysa sekali.


“Udah biar aku aja” Rakha masih saja kekeh ingin membayarkan belanjaan Alysa membuat kasir yang sedari tadi menatap mereka bingung harus mengambil yang mana.


“Enggak ini kan belanjaan aku jadi yang bayar ya aku” Kata Alysa tidak Terima


“Udah mbak pakek kartu ini aja” Ucap Rakha sambil menyodorkan kartu ATM nya.


Alysa mendengus kesal dan segera membawa belanjaannya pergi meninggalkan Rakha yang masih membayar.


Alysa menunggu Rakha di depan minimarket sambil duduk menikmati hembusan angin yang menerpa wajahnya.


“Hei” Rakha duduk disamping Alysa, Alysa hanya memandang nya sekilas setelahnya Alysa sibuk dengan ponsel ditangannya. Membuat Rakha mendengus menyadari kekasihnya itu tengah marah kepadanya.


“Jangan marah dong yang” Rakha menarik tangan Alysa untuk di genggam nya.


“Aku gak suka kamu bayarin aku, aku masih bisa bayar sendiri” Ucap Alysa yang masih tidak terima.


“Iya enggak lagi, udah malem pulang yuk” ucap Rakha mengalah karena tidak ingin membuat gadisnya itu ngambek, masak mereka baru baikkan sudah marahan lagi? Kan gak lucu. Rakha menarik tangan Alysa untuk segera pergi. Alysa hanya mengangguk dan mengikuti langkah Rakha yang mulai berjalan kerumahnya.


******


Hai Bagaimana Sama Part Ini?


Maaf Ya Kalau Banyak Typo Dan Feel Kurang Dapet. Jangan Lupa Buat Follow, Rate, Dan Koment Ya 😍

__ADS_1


__ADS_2