My Crazy BadBoy

My Crazy BadBoy
Kembali bersam


__ADS_3

kini pemandangan yang sudah lama tidak di lihat anak SMA HB kembali mereka lihat. pasangan yang bagi mereka sempurna itu kini kembali bersama setelah ada pelakor yang datang di antara mereka.


sudah lama mereka tidak melihat sang pangeran merangkul sang putri dengan posesif kini mereka kembali terlihat bersama.


"udah sana ke kelas kamu, bentar lagi udah masuk," usir Alysa saat mereka sudah sampai di depan kelas Alysa.


"siap tuan putri, jangan nakal ya aku akan selalu ngawasin kamu," ucap Rakha sambil mengelus puncak kepala Alysa dengan gemas.


"siap komandan," ucap Alysa sambil hormat pada Rakha setelahnya mereka saling tertawa bersama melihat tingkah mereka.


sudah lama mereka tidak saling bertukar canda dan tertawa bersama. dan akhirnya kini mereka saling bertukar canda tawa. Alysa bahagia akhirnya hal yang sudah lama tak ia rasakan kembali merasakannya.


"ini pada ngalangin jalan banget dah kayak gak ada tempat pacaran aja," dengus seorang wanita yang tak lain adalah Eliza.


"sewot aja lo, iri lo ya mending cari pacar sana," Ucap Rakha sambil menjulurkan lidahnya mengejek Eliza.


"gue mah jomblo happy ya," ucap Eliza dengan kesal dan langsung masuk kedalam kelasnya dengan kesal.


"pacaran mulu lo, ayo balik ke kelas, belajar yang rajin ya sayang," ucap Jerry sambil menarik Rakha dan menggoda Alysa. Rakha menatap kesal pada Jerry yang dengan berani menggoda kekasihnya.


****


Eliza baru saja keluar dari kamar mandi saat tak sengaja menabrak laki-laki. Eliza menggerutu dengan kesal saat ia terjerembab kebelakang. laki-laki yang menabrak Eliza hanya menatap datar pada Eliza yang sudah terjatuh dengan mengaduh.


"udah gak ada bantuin, minta maaf juga engga, malah diem mulu." Eliza menatap marah kearah laki-laki tersebut yang malah hanya diam menatapnya.


"masalah?" tanya laki-laki tersebut dengan datar.


"masalah lah, ini pantan gue sakit," Ucap Eliza dengan kesal. laki-laki itu tetap tidak menghitaukannya dan tak membantunya malah ia pergi meninggalkan Eliza yang masih menggerutu.


Eliza baru saja akan bangun saat suara tawa menghiasi pendengar nya. "Hahah lo ngapain di sana? kayak gak ada kerjaan banget tuh hidup santuy gitu duduk sana," tawa laki-laki yang tak lain adalah Aldo dengan kerasnya. Eliza menberenggut kesal pada Aldo.


"ribet banget idup lo, bantuin kek ini pantat gue sakit," seru Eliza dengan kesal. Aldo yang merasa kasihan segera membantu Eliza untuk berdiri.

__ADS_1


"lagian lo kenapa duduk di sana dah?" Tanya Aldo dengan kernyitan di dahinya.


"tadi gue nabrak orang, bukannya di bantuin gue malah di tinggal. *** banget gak sih tu orang gak ada akhlak banget," ucap Eliza menggerutu dengan kesal mengungkapkan kekesalannya pada orang yang menabraknya tadi.


"****** dah lo," Ucap Aldo dan segera membawa Eliza menuju kelasnya.


"lah si Aldo ngapain lo rangkul-rangkulan sama Eliza ada something lo ya," ucap Alysa sambil memicingkan matanya curiga sedangkan Aldo sudah melotot dan melepaskan Eliza. yang malah membuat gadis itu kembali terjatuh.


"si Aldo emang anjing banget dah, jatuh dua kali dan gue," Ucap Eliza masih menggerutu. Aldo dan Alysa yang melihatnya hanya tertawa dan membantu Eliza berdiri.


"emang ya adatnya orang Indonesia tawain dulu baru bantuin," Ucap Eliza dengan kesal pada kedua sahabatnya itu.


"lagian lo pakek segala jatuh," Ucap Alysa dengan tawanya yang membuat Eliza mengerucutkan bibirnya kesal.


"tadi gue juga jatuh di tabrak orang eh bukannya di bantuin gue malah di tinggal," Ucap Eliza mengingat kejadian saat ia terjatuh di depan toilet saat itu.


"hahaha ****** deh lo udah jatoh ketiban tangga pula untung ketiban tangga bukan ketiban pager," Ucap Aldo dengan tawanya yang menggelegar.


"bacot sangat kau, udah lah gue mau masuk aja sudah ngeladwnin orang kek kalian," ucap Eliza dan segera melangkah masuk kekelasnya meninggalkan Aldo dan Alysa yang masih menertawakannya. hubungannya dengan Eliza memang mulai membaik setelah kejadian beberapa bulan yang lalu itu.


"Al gue balik dulu ya," ucap Aldo yang mendapat anggukan dari Alysa.


****


Alysa baru saja keluar dari kelasnya saat bel pulang sekolah sudah berbunyi lima menit yang lalu.


kini tujuannya adalah parkiran karena tadi Rakha sudah meng-chat nya jika laki-laki itu menunggu Alysa di parkiran bersama sahabatnya yang lain.


"Al lo balik Sama Rakha ya?" Tanya Lia dengan wajah masamnya membuat Alysa mengerutkan keningnya.


"emang kenapa Li," Tanya Alysa masih dengan kerutan di keningnya.


"paling juga lagi nyari tebengan," ucap Retta yang tepat sasaran memang Lia sedang mencari tebengan karena supirnya tidak bisa datang menjemput.

__ADS_1


"ikut gue aja yuk kali aja temen Rakha ada yang kosong dan satu arah sama lo," Ucap Alysa, Lia hanya mengangguk dan mulai mengikuti Alysa bersama sahabatnya yang lain. kedua sahabat Alysa yang lain membawa motor masing-masing sedangkan Eliza sudah pasti gadis itu bersama Jerry.


"lama banget sih, ngapain dulu coba?" Tanya Rakha saat mereka sampai di parkiran.


"nyabe dulu dah tebar pesona kali aja ada yang ke gebet," Ucap Alysa dengan santainya yang langsung mendapat delikan dari Rakha yang sudah menatapnya dengan tajam.


"awas aja kalau berani langsung gue nikahin lo," ancam Rakha pada Alysa yang hanya bergidik ngeri.


"posesif banget sih bang," ucap Anji dengan menggelengkan kepalanya.


"gue bukan abang lo, gak merasa punya adik kek lo gue mah," Ucap Rakha dengan datar menbuat tawa sahabat nya yang lain terdengar.


"Do, lo sendiri kan, satu arah sama Lia kan? iya kan? iya dong, tebengin gih kasian sahabat gue gak ada tebengan," Ucap Alysa pada Aldo meminta Aldo untuk mengantar Lia.


"masih jaman ya nebeng?" Tanya Aldo dengan sinis pada Lia.


"alah bacot lo cepet dah anter gue," Ucap Lia memaksa.


"udah nebeng maksa lagi, gak ada akhlak lo," Ucap Aldo menggerutu pada Lia.


"lo gak ada otak," Ucap Lia kesal. sahabatnya yang lain hanya menggeleng melihat tingkah mereka.


"kamu yakin mau nebengin mereka? bisa di buang di kolong jembatan si Lia sama Aldo," Ucap Jerry pada Alysa yang berinisiatif untuk menitipkan Lia pada Aldo.


"yah pada berantem, udah deh di kasian juga si Lia mending lo anter aja," Ucap Gian yang mendapat anggukan setuju dari sahabatnya yang lain.


"nah sahabat lo setuju kan," Ucap Lia sambil naik keatas motor Aldo.


"belum juga di suruh udah naik aja," ucap Aldo dengan dengusannya.


"bacot banget ayo buruan jalan," Ucap Lia sambil menepuk pun dah Aldo. Aldo hanya pasrah dan segera melajukan motornya di ikuti sahabatnya yang lain.


****

__ADS_1


**Aku Next ya guys akan menceritakan perjalanan kisah sahabat Alysa dan Rakha juga nih guys


jangan lupa buat Vote, Rate, dan koment ya guys**.


__ADS_2